แชร์

Antara cemburu dan obsesi

ผู้เขียน: Liya Mardina
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2025-08-29 10:52:30

“P-pak Abian, mohon jangan marah pada Nyonya. Pasti berita ini hanya pengalihan dari skandal panas putri Alpha News. Kebenaran tentang foto itu belum dapat dipastikan dengan jelas,” ujar Kris dengan suara panik. Tubuhnya sedikit menunduk, kedua tangannya bergetar seolah ia tengah mencoba menahan sesuatu yang lebih besar dari dirinya. Meski wajahnya pucat, ada ketegasan di sorot matanya, tekad untuk melindungi istri majikannya bagaimanapun caranya.

'Nyonya, aku yakin kamu bukan orang seperti itu' batinnya berteriak penuh keyakinan.

Abian terdiam. Kedua matanya memejam beberapa saat, napasnya terdengar berat, seolah ia sedang menimbang sesuatu yang sangat rumit. Urat di rahangnya menegang, menandakan betapa keras ia berusaha menahan gejolak emosinya. Setelah beberapa detik, ia membuka mata dan menatap lurus ke arah Kris dengan sorot mata tajam yang tak bisa diartikan sekadar marah. Ada luka, ada kekecewaan, dan ada obsesi yang mendidih.

“Pergi ke ruang kerjaku. Gunakan laptop di sana un
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin   Benar-benar bom waktu

    Lorong rumah sakit memantulkan cahaya putih yang dingin, seperti garis-garis tipis yang membelah gelap. Bau antiseptik menusuk hidung, bercampur samar dengan aroma obat yang menggantung di udara. Di antara bunyi roda brankar yang menderu pelan, napas Lara terdengar patah-patah. Jemarinya gemetar saat berusaha menyeka air mata yang tak juga berhenti.“Abian, aku mohon bertahanlah ….” suaranya pecah di sela isak tangis. Kata-kata itu meluncur serupa doa yang putus-putus, mengikuti langkah cepat perawat yang mendorong brankar tempat Abian terbaring tak sadar. Selang oksigen menempel di hidungnya; dada bidang yang biasanya tegap naik turun tak teratur, bagai perahu ringkih dihantam ombak di malam yang buruk.Kris, yang mendampingi sejak awal, menahan lengan Lara ketika ia hendak menerobos pintu IGD yang mulai menutup. Sentuhan Kris keras namun hati-hati, semacam jangkar di tengah riuh gelombang. “Nyonya, tolong tenanglah. Biarkan dokter bekerja,” ucapnya pelan tetapi tegas, menatap Lara d

  • Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin   Pertunjukan di balik pintu mobil

    Mobil hitam yang dinaiki Calista kini telah berhenti di depan kediaman Mahendra. Dari balik jendela, terlihat puluhan wartawan sudah mengepung area depan rumah megah itu. Delapan petugas keamanan tampak kewalahan menahan terjangan kamera dan mikrofon yang berusaha masuk melewati pagar. Suasana begitu ricuh—teriakan, desakan, dan kilatan lampu kamera silih berganti memenuhi udara.Calista menggenggam ujung tasnya dengan gelisah. Nafasnya memburu, matanya menatap penuh resah pada kerumunan yang terus meneriakkan pertanyaan menyudutkan tentang putrinya. Ia benar-benar tidak tahan mendengar nama Lea disebut-sebut dengan nada penuh tuduhan. Tangan mungilnya akhirnya bergerak, meraih gagang pintu mobil dengan niat untuk turun.Namun, baru saja jarinya menyentuh permukaan dingin logam itu, perhatiannya terhenti oleh sebuah pemandangan dari balik kaca. Abian, menantunya, muncul dari gerbang tinggi kediaman dengan langkah tegap. Di sisinya, Lea berjalan beriringan, wajahnya terlihat pucat namu

  • Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin   Serangan balik

    “Pak, ini aneh, berita itu menghilang secara tiba-tiba. Alpha News kembali menduduki peringkat pertama trending topik di media sosial!” ujar salah seorang karyawan Pak Brata dengan suara panik. Napasnya tersengal karena berlari menuju meja atasannya.Pak Brata yang sedang duduk santai di kursi putarnya sontak berdiri. Telapak tangannya menghantam meja dengan keras.Brak!“Bagaimana mungkin?! Setengah jam yang lalu berita itu masih berada di tingkat teratas!” suaranya berat, sarat amarah bercampur keheranan.Karyawan itu menunduk, lalu menjelaskan dengan terbata. “Sejak video wawancara itu disisipkan cuplikan panas putri Anda, tayangan itu seolah tidak dapat dihentikan, Pak. Bahkan dijeda tayangan iklan pun tidak bisa. Saya menduga ada seseorang yang dengan sengaja mengaturnya. Dan orang yang menekan berita itu, pasti orang yang sama.”'Ya, dari awal, aku sudah curiga. Pasti orang-orangnya Abian yang mengatur semua ini. Tapi apa keuntungan yang mereka dapatkan setelah menghancurkan Alp

  • Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin   Antara cemburu dan obsesi

    “P-pak Abian, mohon jangan marah pada Nyonya. Pasti berita ini hanya pengalihan dari skandal panas putri Alpha News. Kebenaran tentang foto itu belum dapat dipastikan dengan jelas,” ujar Kris dengan suara panik. Tubuhnya sedikit menunduk, kedua tangannya bergetar seolah ia tengah mencoba menahan sesuatu yang lebih besar dari dirinya. Meski wajahnya pucat, ada ketegasan di sorot matanya, tekad untuk melindungi istri majikannya bagaimanapun caranya.'Nyonya, aku yakin kamu bukan orang seperti itu' batinnya berteriak penuh keyakinan.Abian terdiam. Kedua matanya memejam beberapa saat, napasnya terdengar berat, seolah ia sedang menimbang sesuatu yang sangat rumit. Urat di rahangnya menegang, menandakan betapa keras ia berusaha menahan gejolak emosinya. Setelah beberapa detik, ia membuka mata dan menatap lurus ke arah Kris dengan sorot mata tajam yang tak bisa diartikan sekadar marah. Ada luka, ada kekecewaan, dan ada obsesi yang mendidih.“Pergi ke ruang kerjaku. Gunakan laptop di sana un

  • Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin   Lingerie merah berenda

    “Em … itu … apa kamu tidak lapar?” tanya Lara, suaranya terdengar gugup ketika mencoba mengalihkan pembicaraan yang sudah terlalu jauh. Senyum kikuk terpaksa ia tarik di bibirnya, seolah ingin menutupi rasa cemas yang kian menggelayuti.Pria di hadapannya—Abian—justru tersenyum tipis, senyum yang mengandung makna ambigu. “Tadi tidak, tapi setelah ada kamu aku jadi lapar,” ucapnya dengan suara rendah namun penuh tekanan. Tatapannya menyipit, seolah hendak menelan habis sosok wanita di hadapannya. Bibir bawahnya ia gigit perlahan, kemudian langkah kakinya maju mendekati Lara dengan tempo yang teratur namun mengancam.Lara bisa menebak dengan jelas ke mana arah ucapannya. Ia sudah sangat mengenal nada suara Abian yang selalu berubah ketika hasratnya bangkit. Sadar dirinya menjadi sasaran, Lara buru-buru melangkah mundur. Setiap kali Abian melangkah maju, Lara secara naluriah melangkah surut. Suasana kamar yang sempit seolah mengekang kebebasan bergerak Lara, hingga tubuhnya kian terdesak

  • Reinkarnasi Menjadi Istri Presdir Dingin   Foto ambigu

    “Oh, oke. Nanti aku akan memberikannya pada Medina,” ujar Prasetya.Namun seketika wajahnya berubah canggung, seolah rasa bersalah menyergap begitu cepat. Tatapannya melirik ke arah Lara dengan mata gelisah, seakan takut salah langkah.“Lea, jangan salah paham. Aku melakukan ini demi kamu,” jelasnya terbata, nada suaranya mengandung ketakutan.Lara menatapnya lekat. Bibirnya melengkung, menghadirkan senyum lembut yang tampak tulus. Akan tetapi, jauh di dalam hatinya, tawa keras bergemuruh, menertawakan kebodohan Prasetya. Baginya, lelaki di hadapannya itu sudah terjebak dalam kebohongan yang ia ciptakan sendiri.“Ya, aku mengerti,” jawab Lara dengan nada menenangkan, meski tatapannya menyimpan sinisme tersembunyi.Keduanya sama sekali tidak menyadari bahwa di sudut ruangan, di meja yang paling terpencil, seorang pria berpakaian serba hitam sedang memperhatikan. Tudung kepalanya menutupi sebagian wajah, sementara kacamata hitam menambah kesan misterius. Tangan kirinya memegang ponsel,

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status