Inicio / Romansa / Resep Cinta Miri / Bab 20. Ultimatum Nenek Aisha

Compartir

Bab 20. Ultimatum Nenek Aisha

Autor: Mozze Satrio
last update Fecha de publicación: 2026-06-24 20:05:03

“Cucuku sayang!” seru Nenek Aisha.

“Nenek! Seperti janjiku, aku bawain torta!” Miri melagu, merentangkan tangannya sambil berjalan ke arah sang nenek.

Baskara hanya tersenyum simpul, gemas melihat kedekatan dua perempuan lintas generasi itu.

Miri memeluk neneknya erat, merasakan tubuhnya yang kian ramp

Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Resep Cinta Miri   Bab 26. Makan Siang dengan Klien Istimewa

    “Arman Arkani! BURUAN!” teriak Wisnu dari lorong kantor.“Semoga sukses, ya! Kabarin kalau lampu ijo!” dukung Seno.Arman menggaet tas kerja, laptop, ponsel, dan buku catatannya. Ia memasukkan seluruh gawai dan setengah berlari menyusul Wisnu ke pintu depan.Saat matahari sedang tinggi-tingginya, mobil sedan yang Arman kendarai telah menempati area parkir Alternata, sebuah restoran eksklusif di pinggiran Jakarta. Wisnu yang duduk di kursi penumpang, mengecek waktu yang ditunjukkan jam tangannya.“Oke, kita nggak telat,” ujarnya, setelah mobil berhenti di halaman parkir.“Gue laper. Kalau mereka belum dateng, kita pesan makan duluan, ya,” gumam Arman sambil memegangi perut.

  • Resep Cinta Miri   Bab 25. Arman Mulai Galau

    “Arman.”Belakangan ini, Arman Arkani merasa ia bukan menjadi dirinya sendiri. Setiap kali ia bersama dengan seorang teman wanita, pikirannya tak pernah ada di tempat. Tubuhnya masih bereaksi alami ketika bersanggama dengan lawan main.Namun, seminggu ini kepalanya tak sedetik pun beranjak dari pertemuannya dengan Miri.Miri versi bioskop, bukan pekerja restoran berpenampilan kusut. Arman tak dapat melupakan wujud menawan itu. Dalam balutan gaun putih ketat bermotif bunga, bukan seragam kerja ala chef berwarna putih yang dua nomor kebesaran.“Arman.”‘Bagaimana bisa seseorang berubah menjadi jelita di satu hari dan lusuh di waktu lain?’ tanya Arman dalam hati.Rambut hitam Miri yang biasanya

  • Resep Cinta Miri   Bab 24. Jihan Menjemput Miri Pulang

    “Mir, aku udah sampai–langsung ke atas aja? Oke. Mal, aku ke atas dulu, ya,” ucap Jihan, memutuskan kontak dengan Miri di telepon.“Oke. Aku tunggu di basement aja, ya,” balas Kemal.Jihan turut menyeret Kemal yang menjadi supir untuk menjemput Miri malam ini. Awalnya pria itu menolak, tapi Jihan bilang Miri menangis di telepon. Mereka tak bisa tinggal diam.Tiga puluh menit telah berlalu sejak telepon terakhir Miri. Jujur, mendengar suara sendu Miri di tengah malam cukup mengkhawatirkan. Ia mengira Baskara melakukan hal buruk pada Miri.“Kamu nggak papa, kan, Mir?” tanya Jihan.“Tolong temani aku pulang,” balas Miri.Bagaimana

  • Resep Cinta Miri   Bab 23. Malam yang Panas

    “Peluk aku, Bas,” pinta Miri.Belum juga mereka melangkah jauh ke dalam apartemen Baskara, Miri telah menuntut perhatian lebih. Bukan karena ia haus kehangatan, tapi Miri ingin mendistraksi pikirannya dari ide-ide liar yang tak mau pergi. Keduanya berpelukan di ruang tamu, dalam gelap yang menyembunyikan mereka dari dunia.Dalam pelukan Baskara, ingatannya tentang anting pink muda yang ia temukan di lantai mobil memudar. Lengan Miri memeluk pinggang Baskara lebih erat. Kecupan singkat perlahan meningkat jadi gairah.“Jangan di sini, Miri,” bisik Baskara dengan telinga memerah.“Aku nggak mau pulang hari ini,” sahut Miri.Suara-suara dunia pun teredam. Di antara desahan napas dari bibir yang

  • Resep Cinta Miri   Bab 22. Pertaruhan Miri

    Selepas menonton film, Miri dapat merasakan mood Baskara mulai membaik. Selama menonton, ia banyak tertawa dan menikmati adegan-adegan komedi. Keduanya juga berbagi popcorn besar yang Arman berikan.Sekedar kompensasi karena tak sengaja menabrak Miri dan menjatuhkan popcorn yang dibeli. Saat makan malam pun, Baskara tak berhenti membicarakan film itu.“Setelah ini mau ke mana lagi, Sayang? Kamu bilang mau coba mampir ke toko kue yang lagi viral itu, kan?” ajak Baskara.“Beneran nih? Asyik!” seru Miri riang, mengeratkan genggaman tangannya yang menggandeng Baskara.Setelah kenyang, Miri dan Baskara beriringan menuju area parkir. Saat hendak membuka pintu, ponsel Baskara berdering. Ia membuang napas panjang saat melihat layar.

  • Resep Cinta Miri   Bab 21. Kencan di Bioskop

    “Buat nonton nanti, aku yang beliin popcorn dan minumnya, ya, Sayang. Kan kamu udah beliin tiketnya,” kata Miri, memecah keheningan.Baskara tak menjawab. Ia sibuk menatap lurus ke depan. Kedua tangannya menggenggam kemudi erat. Miri melirik, menangkap rahang Baskara yang mengencang.Semenjak meninggalkan rumah Nenek Aisha, keduanya diam seribu bahasa. Tanpa perlu saling melempar kata, keduanya memikirkan hal yang sama.“Pokoknya kalian menikah sebelum Miri berusia 30 tahun. Masalah uang, tidak usah kalian pikirkan,” pesan Nenek Aisha saat mengantar Miri dan Baskara ke mobil.“Nek … nanti aku kirim kabar setelah kami sepakat, ya,” dalih Miri.Dalam hatinya, ia tahu tengah berbohong.

  • Resep Cinta Miri   Bab 13. Malam pun Berakhir

    “Selamat malam, Miri,” sapa Seno Narendra dengan senyum mengembang.“Malam, Pak–eh, Om–” balas Miri gugup.Seno Narendra tertawa kecil.

  • Resep Cinta Miri   Bab 12. Kekasih Arman Datang

    “Kamu kenapa, Man?” tanya wanita cantik itu, mendekati Arman.“Nggak papa,” balas Arman dalam tawa kering sambil mengelus tulang kering yang ditendang Miri.

  • Resep Cinta Miri   Bab 11. Arman Arkani

    “Siapa di situ?” teriak Miri, menegakkan diri.“Maaf. Saya nggak bermaksud nguping,” suara seorang laki-laki membalas.Sosok tinggi itu keluar dari k

  • Resep Cinta Miri   Bab 1. Kedatangan Serigala Betina

    “Selamat malam. Selamat datang di Nero&Bianco. Ini tiramisu pesanan Anda,” ucap Miri pada wanita paruh baya di hadapannya.“Hm,” gumam Amara Wibowo, calon ibu mertua Miri, rendah.Wanita tua itu mengambil sendok dan mulai mengambil lapisan utuh tiramisu. Ia melahapnya dalam satu suap. Setelah mulut

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status