FAZER LOGINKetika pelayan membisikkan bahwa Lady Tatum Falcon berkunjung ke Istana Peony untuk mengantarkan kue setelah mengantre selama dua jam, Selir Carmila hanya bisa mencengkeran cangkir tehnya. Calon menantunya benar-benar berusaha keras untuk menyenangkan Ibu Suri dan Ratu Roserie, tetapi menganggap enteng dia sebagai ibu kandung Pangeran Damien. Selir Carmila merasa marah dan direndahkan.Mengingat kembali tentang keadaan istana yang sepenuhnya berada di bawah kendali Ratu Roserie benar-benar membuat Carmila merasa semakin jengkel. Selama bertahun-tahun, Roserie yang bodoh selalu tertipu dengan satu atau dua keluhannya yang berlinang air mata. Melihat bahwa tiba-tiba wanita itu mempermasalahkan semua hal membuat Carmila yakin ada sesuatu yang Roserie temukan.Namun, mengingat bahwa putranya bahkan menganggap semua itu hanya perubahan tidak penting membuat Carmila tidak bisa mengatakan apapun lagi. Untuk sementara, Damien memintanya untuk mengikuti perubahan yang terjadi karena masih mela
Beberapa hari berlalu lagi akhirnya rombongan tamu-tamu kerajaan yang tersisa kembali ke asal mereka masing-masing. Rakyat jelata di jalan dan rumah makan menonton arak-arakan tamu kerajaan melewati sepanjang jalan utama, kemudian meninggalkan gerbang kota.Di salah restauran kelas atas, seorang gadis melihat rombongan kereta kuda akhirnya menghilang di kejauhan. Reveriela meneguk tehnya dan menghela napas, akhirnya ia tidak perlu melihat Pangeran Calius dan rombongannya lagi.Reveriela beranjak dan keluar dari ruangan, tapi tanpa sengaja melihat seorang gadis yang familiar keluar dari lorong paling dalam dan berjalan menunduk melewatinya. Sekilas Reveriela dapat melihat rambut merah yang unik tersebut. Ia segera mengingat di seluruh Kroia hanya pernah menemukan keunikan itu pada Duchess Alison dalam kehidupan sebelumnya.Reveriela tanpa sadar berjalan menyusuri lorong dan menemukan Gale berbicara dengan seorang pria di depan sebuah ruangan. Gale dan pria itu juga menoleh dan sama-sam
Ruhtroovai Undangan pesta pertunangan antara Pangeran Bupati dan Nona Drunke akhirnya dikirimkan. Pesta jamuan diadakan di Istana Hitam, membuat tamu undangan sangat menantikan untuk bisa menginjakkan kaki di istana Pangeran Bupati. Meskipun sangat santai dan tanpa beban, tidak dipungkiri masih ada sedikit rasa gugup di hati Reveriela menantikan hari spesial yang akan datang. Ketika gadis itu tengah menikmati teh sorenya, pelayan rumah Drunke datang dan memberitahu bahwa Putri Myra dari Kerajaan Orion secara resmi berkunjung dan meminta audiensi dengannya.Reveriela sangat terkejut, tapi segera penasaran mengetahui maksud kedatangan putri tersebut. Ia segera meminta pelayan untuk membawa tamu menuju ruang utama.Ketika Putri Myra digiring menuju ruang tamu utama, Reveriela sudah duduk di sofa tunggal dan mempersilahkannya untuk duduk. Berbeda dari pertemuan sebelumnya, segala kesombongan dan rasa superior putri itu seperti mengempis habis-habisan. Itu membuat Reveriela menaikkan ali
Ketika Reveriela menuruni anak tangga menuju ruang santai, ia melihat Nyonya Drunke sedang meneguk teh sambil terus-terusan menghela napas. Berjalan mendekat dan duduk di samping ibunya, gadis itu bertanya dengan nada penasaran.“Bu, apa yang membuatmu menghela napas berkali-kali?”Nyonya Drunke segera meletakkan cangkir teh di meja, lalu mengutarakan kecemasan pada putrinya.“Saudaramu menolak semua gadis yang diperkenalkan mak comblang selama ini. Tapi kali ini dia benar-benar mau berkencan dengan Nona Isabel dari Rumah Henington.”Reveriela terkejut dan buru-buru ingat tentang masalah Marlow Drunke. Di kehidupan sebelumnya, Marlow memang menolak semua gadis dan hanya setuju ketika mak comblang mengenalkan profil Isabel Henington. Gadis itu merupakan putri pertama dari *Earl Henington.Lady Isabel adalah gadis yang cantik, tapi ia dijuluki sebagai wanita sisa dan dodderflower karena usianya tahun ini telah mencapai dua puluh tahun. Pada umumnya, setiap gadis abngsawan di Kroia akan
Di ruang kerja Istana Hitam, Arcane menyerahkan beberapa gulungan laporan yang baru saja dibaca pada Gale. Mengingat surat undangan yang baru diterima membuat Gale segera melaporkan.“Tuanku, Putri Myra baru saja mengirim undangan untuk bertemu.”Arcane mengangkat pandangannya dan mengingat sesuatu. Ia segera meminta Gale memanggil Athia untuk masuk. Tidak beberapa lama setelah Gale keluar untuk menjalankan pesanan, pria itu masuk kembali bersama seorang gadis ramping. Athia merupakan prajurit perempuan elit yang Arcane tugaskan di samping Reveriela sebagai penjaga bayangan.“Apa yang kau dengar?”Athia segera mengerti maksud Tuannya dan melaporkan, “Putri Myra memprovokasi Nona Drunke dengan rencana merayu Anda dan membuat Young Lady berlutut di kakinya.”Arcane mengetuk jari-jarinya di sandaran tangan dan bergumam mengerti. Setelah mengirim Athia pergi dan melanjutkan tugasnya, pemuda itu bangkit dari duduknya. Lalu meraih jubah di gantungan dan membawa hydes bersamanya.Gale sediki
Kereta kuda Pangeran Bupati telah diparkir di tempat yang tidak mencolok dan jauh dari jangkauan lalu lalang. Melangkah mengikuti Arcane Wilder menuju kereta kuda, Gale bergegas memberikan informasi pada Tuannya.“Tuanku, Nona Drunke mengadakan pertemuan buku dengan para gadis tidak begitu jauh dari sini. Melihat ke waktu, seharusnya sudah saatnya untuk pulang.”Arcane Wilder melirik Gale dan membuat pria itu menyengir penuh arti. Tiba-tiba Arcane teringat pada pelukan membekas yang terakhir kali Reveriela Drunke berikan di tendanya. Matanya tanpa sadar sedikit melembut.“Haruskah kita menjemput?”“Ya, tentu saja, Tuanku!” Sambar Gale sangat cepat dengan senyum lebar penuh rasa kemenangan.Akhirnya, kereta berlambangkan Pangeran Bupati bergulir menuju ke salah satu restauran mewah di pusat ibukota kekaisaran.Ketika para gadis akhirnya menyelesaikan pertemuan buku, mereka bersiap dan saling mengucapkan selamat tinggal. Semua gadis bangsawan dan pelayannya diam-diam memperhatikan pelay
Begitu Kael Grey keluar dari ruangan, Ratu Roserie duduk dengan tenang dan menatap surat yang dititipkan Arcane Wilder melalui keponakannya tersebut. Setelah Kael menjelaskan apa yang terjadi pada Putri Phoebe dan penyelidikan yang sudah Pangeran Bupati lakukan, Ratu Roserie tidak bisa lagi menahan
Ketika Pangeran Damien memasuki ruang belajar istana, Raja Heddar sudah duduk dan menunggunya sambil membaca laporan dari parlemen. Pangeran Damien menunduk kecil untuk memberi hormat, lalu mengambil tempat di seberang Raja Heddar yang akhirnya menutup gulungan di tangan.“Aku dengar dari Asisten H
Di ruang VVIP Paviliun Ailon, Zane Wade duduk dengan lesu dan lelah. Pemuda itu mengeluh tentang kencan buta yang diatur ayahnya dengan Aisley Spenser. Sebagai seorang gentleman, pemuda itu mau tidak mau harus memberi kesan baik dan memenuhi janji minum teh bersama beberapa kali.Melihat betapa fru
Hanya dalam kurun waktu tiga minggu setelah kedatangan Pangeran Bupati, keadaan Kota Selatan berangsur-angsur menjadi normal dan stabil. Setelah ditemukannya sumber wabah penyakit, seluruh warga semakin mempercayai dan mengikuti arahan Pangeran Bupati.Warga Kota Selatan sangat bersyukur, lega, sek







