Share

BAB 11A

"Hanin! Hanin, tunggu!" Panggilan Mas Eris dan ketukannya di daun pintu hanya kubalas dengan satu kata, iya. Namun, tak ada niat sedikit pun di hatiku untuk membuka pintu. Kalau dia mau bicara, biar saja bicara di sana dan aku mendengarkannya dari sini.

"Hanin, kamu nggak bisa melakukan ini. Aku nggak mau bercerai. Sampai kapanpun kamu akan tetap menjadi istriku, Nin!" Kalimatnya membuatku membulatkan mata seketika. Bisa-bisanya Mas Eris bicara seperti itu setelah dia mencoreng arti pernikahanku dengannya. Dia benar-benar egois dan tak peka.

Selama ini dia terang-terangan kembali berhubungan dengan mantan istrinya. Dia tega mengabaikanku demi kepentingannya sendiri. Dia tak pernah menganggapku ada dan mungkin hanya menganggapku sebagai penghias buku nikahnya saja. Bahkan sekarang dia ingin menikahi sang mantan karena belum move on setelah sekian lama berpisah dengannya, tapi kenapa saat aku menggugat cerai dia justru menolak? Aneh bukan?!

Apa dia sengaja mengekangku seperti ini agar
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status