Share

Bab 256

Author: Jimmy Nugroho
Jarum perak itu langsung memelesat memaku Willy di atas lantai.

Sekujur tubuh Willy mulai tidak bisa bergerak. Dia merasa titik akupunkturnya seolah-olah tersegel. Kekuatan sejatinya sama sekali tidak bisa dikerahkan.

"Kenapa jangan bunuh dia?!" kata Kelvin dengan mengerutkan keningnya.

Tubuh Willy memang sudah disegel, tapi dia malah menjerit, "Iya, Usman, kamu suruh dia bunuh aku. Aku memang seharusnya mati di sini pada 20 tahun lalu. Kalau kamu berani, suruh dia bunuh aku!"

Usman menghela nap
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 296

    Bahan obat keempat dan kelima!Pemurnian Pil Pemeliharaan Spiritual membutuhkan total sembilan macam bahan obat.Di samping, Andriyan menelan ludah.Mengikuti urutan, bahan obat kelima adalah Rumput Pemeliharaan Spiritual.Ketika bahan obat kelima masuk, ekspresi Kelvin sedikit berubah. "Selesai!"Tungku di dalam magma mulai bergetar hebat.Dung!Suara ledakan terdengar dari dalam tungku.Kekuatan obat mulai meluap dari tungku. Kemudian, gelombang energi menyapu keluar dan membuat magma muncrat ke segala arah."Astaga!" Andriyan terkejut dan segera berlari.Kelvin mengerutkan kening. Dia menggunakan energi sejati untuk menepis magma itu. Keningnya berkerut makin dalam dan dia tenggelam dalam pikirannya.Upaya pertama pemurnian ini ... gagal.Melihat Kelvin yang merenung, Andriyan tidak mengganggunya. Dia berjalan mendekat dan mengeluarkan kotak kedua sambil berkata, "Jangan terburu-buru. Tenangkan diri saja dulu. Ayo kita lanjutkan!""Aku pulihkan diri dulu!" Kelvin duduk bersila, lalu

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 295

    Andriyan mengangguk. Dia mengembuskan napas panjang, kemudian salah satu tangannya mengusap ke atas permukaan lantai!Seketika muncul sebuah kotak di atas lantai. Kotak itu terbuat dari kertas, tapi kelihatannya agak indah. Dia membuka kotak itu. Di dalamnya disusun rapi satu per satu bahan obat. Kelihatan sekali semua itu adalah bahan obat yang dibutuhkan untuk meramu Pil Pemeliharaan Spiritual.Raut wajah Kelvin menjadi agak membara!Pil Pemeliharaan Spiritual adalah pil obat level tiga!Dalam perjalanan Kelvin menjadi ahli alkimia, ini pertama kalinya dia meramu Pil Pemeliharaan Spiritual. Dia juga merasakan sejenis tekanan.Asalkan Kelvin berhasil meramunya dan bisa mempertahankan tiga kali keberhasilan dalam satu kali percobaan, itu berarti … dia tergolong berhasil masuk ke dalam jajaran ahli alkimia level tiga.Dengan bahasa Andriyan, setelah dokter hebat hilang, ahli alkimia level tiga telah menjadi tingkat tertinggi dalam kultivasi di muka bumi ini."Jangan sampai kamu merasa t

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 294

    Dia adalah pembunuh bayaran peringkat tiga di situs gelap … Iblis Berwajah Senyum!Mereka berdua satu di depan dan satu di belakang. Mereka meninggalkan bandara, lalu memasuki mobil masing-masing.….Pada saat yang sama, di dalam gua magma Pulau Cropeda."Berdiri!"Kelvin menyatukan jari-jarinya seperti pedang. Saat kekuatan sejatinya mengalir, sebuah tungku melayang keluar dari dalam magma, lalu jatuh ke atas tanah dengan suara keras.Kelvin dan Andriyan segera mendekat dan melihat ke dalam tungku tersebut. Sesaat kemudian, raut wajah mereka berdua menunjukkan ekspresi kegembiraan. Andriyan bahkan merasa sangat girang, dia langsung memeluk Kelvin sambil berkata, "Astaga, hebat sekali, baru pertama kali bikin langsung berhasil, bahkan ada empat butir, hebat sekali!"Kelvin mendorongnya dengan ekspresi risi, lalu berkata, "Nggak masalah kalau kamu merasa senang, tapi jangan peluk-peluk!"Andriyan juga tidak merasa marah. Dia berkata dengan tersenyum, "Biasanya orang lain butuh tiga tung

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 293

    Setelah Felix melontarkan ucapannya, raut wajah yang lain langsung berubah!Hanya saja, mereka serempak melihat Felix. Disusul, mereka pun saling bertatapan.Beberapa saat kemudian, orang tua itu baru menggeleng dan berkata, "Bos, sepertinya nggak terlalu memungkinkan. Vila Lamur Prime ditempati oleh kita, sisa dua penghuni lainnya juga …."Ketika berbicara sampai di sini, dia terdiam sejenak, baru berkata, "Itu berarti anggota keluarga mereka. Anggota keluarga mereka itu semuanya orang biasa. Penanggung jawab Nomor 0 seharusnya nggak mungkin adalah orang biasa!"Tatapan Felix mulai menyapu ke semua orang. Dia berkata, "Coba kalian katakan pendapat kalian!""Jangan tanya aku. Aku nggak tahu apa-apa." Wanita berdada rata yang duduk di belakang kelihatan tidak senang.Yang lain juga tidak merasa marah.Pria yang mengambil teko arak itu menengadah kepalanya untuk meneguk arak. Dia menyeka ujung bibirnya, lalu berkata, "Aku merasa nggak terlalu memungkinkan. Vila Lamur Prime selalu berada

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 292

    Tak lama kemudian, mereka berdua berjalan ke sisi magma. Andriyan menarik napas dalam-dalam, lalu berkata, "Astaga, aku benar-benar nggak menyangka akan ada dunia lain di sini."Kelvin berjalan ke pinggir sungai magma. Dia membalikkan satu tangannya untuk mengeluarkan tungku.Seiring dengan dimasukkan kekuatan sejati, tungku itu pun mulai membesar."Astaga, kamu juga punya artefak spiritual?" ucap Andriyan dengan kaget. "Betul juga, ahli alkimia nggak pernah kekurangan uang. Dulu, aku pernah menghadiri acara kumpul bersama dengan beberapa kultivator. Dengar-dengar, hingga saat ini, hanya ada dua atau tiga ahli alkimia level tiga saja, dan nggak ada satu pun ahli alkimia level empat. Kalau ingin meminta ahli alkimia level tiga untuk meramu pil obat, mesti dibayar dengan artefak spiritual."Kelvin bertanya dengan nada bicara berat, "Apa artefak spiritual … bisa dibeli dengan uang? Berapa estimasi harganya?""Mana mungkin!" kata Andriyan. "Uang itu hanyalah tumpukan kertas saja. Artefak s

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 291

    Di pintu masuk dermaga tepi laut Kota Lamur.Seorang pria muda mengenakan pakaian santai berdiri di sana dengan tangan disilangkan, seolah-olah sedang menunggu sesuatu.Di wajahnya terukir sedikit senyuman. Matahari pagi terbit dari permukaan laut, menyinari tubuhnya, membuatnya tampak begitu selaras dengan pemandangan sekitar.Dia berambut cepak, tetapi memberikan kesan pria tangguh. Wajahnya yang tampan berbeda dengan selebritas di televisi yang memakai riasan. Dia tidak memakai riasan apa pun di wajahnya. Alisnya tegas, matanya tajam berbinar, dan batang hidungnya mancung.Dia memang cukup tampan, bahkan para pria juga akan merasa iri ketika melihatnya.Orang-orang yang berjalan melewati sisinya, terutama wanita, juga spontan meliriknya sekilas, lalu berbisik-bisik.Bahkan dalam sesaat saja, sudah ada beberapa orang yang datang untuk meminta nomor WhatsApp-nya.Di antaranya terdapat banyak wanita cantik, tapi semuanya malah ditolaknya.Cit!Mobil berhenti di sekitar. Kelvin menuruni

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 128

    Melihat pemandangan ini, si manajer benar-benar terpaku dan tidak bisa berkata apa-apa.Tiga orang yang ada di hadapannya ini bukanlah orang sembarangan. Selain pria tua berkaki pincang itu, Edric adalah sosok yang membuat banyak orang di Kota Lamur merasa gentar. Sekitar 80% industri setengah legal

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 132

    Saat orang tua itu mendengar ucapan Kelvin, dia pun berkata dengan terbelalak, "Nak, jangan ucapkan kata-kata yang begitu nggak enak didengar. Tubuhku masih sangat bugar. Kalau kamu sembarangan bicara lagi, aku akan merobek mulutmu sampai hancur."Kelvin berkata dengan acuh tak acuh, "Terserah mau p

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 137

    Kecepatan peluru itu sangat cepat. Kelvin mengaktifkan kedua mata batinnya. Dia pun dapat melihat jelas setiap tempat yang dilewati peluru, ruangan seakan-akan sedikit beriak.Sebenarnya Kelvin ingin menghindar, tetapi semuanya sudah terlambat. Peluru itu sudah berada tepat di depan matanya.Suara p

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 138

    Raut wajah Kelvin sedikit berubah, kemudian dia berkata dengan sedikit mengangguk, "Boleh juga, kita pergi sama-sama ke sana!"Deven juga segera mengikutinya. Saat berjalan keluar pintu besar, hal yang membuat Kelvin merasa kaget adalah Niveria sudah kembali tenang dari keadaan panik tadi.Tadi Nive

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status