Inicio / Romansa / Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin / EPISODE 26 GARIS YANG SENGAJA DILANGGAR

Compartir

EPISODE 26 GARIS YANG SENGAJA DILANGGAR

last update Última actualización: 2026-01-15 10:18:18

Happy Reading ☺️

Pagi itu, Nadira datang lebih awal dari biasanya.

Ruang kerja CEO masih gelap, hanya cahaya matahari tipis yang menembus tirai kaca. Dadanya berdegup tidak wajar sejak ia melangkah masuk ke lantai eksekutif. Bukan karena takut—melainkan karena ingatan semalam yang terus berputar di kepalanya.

Sentuhan singkat itu.

Tatapan Arka yang terlalu lama.

Dan kalimat yang tak pernah selesai ia ucapkan.

Nita…

Ia meletakkan tas di meja, menarik napas panjang, lalu mulai menyiapkan agenda s
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin    EPISODE 35 DI BAWAH SUMPAH DAN KAMERA

    HAPPY READING 🥰 Pagi datang terlalu cepat. Nadira hampir tidak tidur sama sekali. Ia hanya sempat memejamkan mata sebentar sebelum alarm berbunyi, memaksa tubuhnya bangkit di tengah rasa lelah yang masih menggantung. Hari ini bukan hari biasa. Hari ini adalah hari di mana semuanya bisa runtuh—atau justru terbuka. Ia memilih pakaian dengan hati-hati. Bukan untuk terlihat cantik. Bukan untuk terlihat kuat. Tapi untuk terlihat tak tergoyahkan. Setelah menarik napas panjang, Nadira mengambil map berisi dokumen-dokumen yang semalam ia periksa ulang. Bukti transfer, email internal, rekaman rapat, catatan koreksi laporan. Semuanya ada di sana. Semuanya siap. Saat ia keluar dari apartemen, dua orang keamanan perusahaan sudah menunggunya di lobi. “Perintah langsung dari Pak Arka,” kata salah satu dari mereka. Nadira tidak membantah. Ia tahu—hari ini tidak ada yang boleh terjadi secara kebetulan. Gedung pusat Arkadia Group dipenuhi suasana tegang. Bukan hanya karyawan internal. B

  • Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin    EPISODE 34 HARGA DARI KEBENARAN

    Happy Reading ☺️Pengumuman resmi keluar pukul sepuluh pagi.Email dari sekretariat dewan masuk serentak ke seluruh jajaran manajerial. Nadira membacanya di ruang proyek sementara—ruangan tanpa jendela, dinding abu-abu, meja lipat yang terlalu bersih untuk disebut nyaman.Keputusan sementara:Audit forensik disetujui.Kewenangan CEO tetap berlaku.Akses tertentu dibatasi selama proses berjalan.Tidak ada nama yang jatuh hari ini.Tidak ada yang menang.Namun semua orang tahu—ini baru permulaan.Ponsel Nadira bergetar.Arka: Kamu baca?Nadira: Sudah.Arka: Tetap di ruanganmu. Jangan menemui siapa pun sendiri.Ia mengunci ponsel, menarik napas dalam-dalam. Baru sepuluh menit berlalu ketika pintu diketuk.Seorang staf keamanan berdiri di ambang. “Mbak Nadira, mohon ikut kami. Ada klarifikasi tambahan.”“Klarifikasi apa?”“Instruksi dari dewan.”Nadira berdiri. “Saya minta perwakilan legal.”Staf itu ragu sepersekian detik. “Permintaan dicatat.”Koridor menuju ruang klarifikasi lebih semp

  • Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin    EPISODE 33 SIDANG YANG TIDAK NETRAL

    Happy Reading ☺️Ruang komite etik terletak di lantai tertinggi—dinding kaca, meja oval panjang, dan kursi-kursi kulit yang selalu terasa lebih dingin dari suhu ruangan. Nadira melangkah masuk dengan map hitam di tangan, punggungnya tegak, wajahnya terkendali.Semua mata tertuju padanya.Arka sudah duduk di ujung meja. Tidak menoleh. Tidak memberi isyarat. Jarak itu disengaja—sebuah pementasan yang harus sempurna.Ketua komite membuka sidang tanpa basa-basi. “Agenda kita hari ini adalah klarifikasi dugaan penyalahgunaan kewenangan dan kebocoran data.”Nadira duduk di kursi yang disediakan, tepat di sisi layar presentasi. Ia meletakkan map hitam itu di depannya, menahan dorongan untuk menyentuhnya terlalu sering.“Sebelum kita mulai,” kata salah satu anggota dewan senior, suaranya halus, “kami ingin mendengar dari sekretaris CEO. Mengingat namanya beberapa kali muncul.”Nadira mengangguk. “Saya siap.”Arka tetap diam.Pertanyaan pertama datang seperti peluru kecil—tanggal, akses sistem

  • Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin    EPISODE 32 RUANG ARSIP B2

    Happy Reading ☺️Langkah Nadira bergema pelan di lantai beton B2. Udara di ruang arsip terasa lebih dingin, bercampur bau kertas lama dan logam. Lampu neon berkedip samar, membuat bayangan rak-rak besi memanjang seperti jeruji.Ia menghentikan langkah di depan meja kecil tempat map hitam itu tergeletak.Namanya tertulis rapi.Terlalu rapi.Nadira menarik napas, lalu membuka map itu.Di dalamnya tersusun dokumen lama—laporan audit internal, memo rapat, dan salinan kontrak yang ditandai stabilo merah. Tanggal-tanggalnya meloncat ke masa ketika Arka belum menjadi CEO. Nama-nama muncul berulang, beberapa sudah tidak lagi bekerja di perusahaan.Satu foto terjepit di antara kertas-kertas itu.Arka. Lebih muda. Wajahnya lebih keras, sorot matanya tidak setenang sekarang. Di sampingnya, seorang pria yang Nadira kenali dari profil lama di intranet—mantan direktur operasional yang diberhentikan secara mendadak.Di balik foto itu, tertulis tangan:Dia memilih bertahan. Kami yang dikorbankan.Nad

  • Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin    EPISODE 31 JARAK YANG DIPERTONTONKAN

    Happy Reading ☺️Pagi datang terlalu cepat.Nadira tiba di kantor lebih awal dari biasanya. Rambutnya terikat rapi, riasan wajahnya tipis dan netral—nyaris seperti perisai. Ia berjalan lurus menuju mejanya tanpa menoleh ke arah ruang kerja Arka di ujung koridor.Lift eksekutif terbuka.Arka keluar dengan langkah mantap. Jasnya sempurna. Wajahnya dingin. Tidak ada satu pun tanda bahwa malam tadi pernah terjadi.“Pagi,” ucapnya datar saat melewati Nadira.“Pagi, Pak.”Tidak ada tatapan. Tidak ada jeda.Profesionalitas dipertontonkan dengan rapi—terlalu rapi.Namun Nadira bisa merasakannya: kehadiran Arka yang menekan, seperti medan magnet yang dipaksa saling menjauh.Rapat dewan dimulai pukul sembilan.Nadira duduk di sisi ruang, laptop terbuka, fokus pada notulen. Satu per satu direktur datang, termasuk Alena—dengan senyum yang terlalu percaya diri.“Pagi, Nadira,” sapa Alena ringan. “Kamu terlihat… segar.”Nadira membalas dengan senyum formal. “Terima kasih.”Arka masuk terakhir. Ruan

  • Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin    EPISODE 30 GARIS YANG TAK LAGI DIJAGA

    Happy Reading ☺️Hujan turun pelan ketika Nadira melangkah keluar dari lift lantai eksekutif. Kantor hampir sepenuhnya gelap, hanya beberapa lampu meja yang masih menyala—tanda orang-orang penting yang belum selesai dengan urusannya.Langkahnya terhenti di depan ruang kerja Arka.Pintu tidak tertutup rapat.Ia bisa saja berbalik. Menunggu besok. Bersikap profesional seperti beberapa hari terakhir yang terasa menyiksa.Namun Nadira justru mengetuk pelan, lalu mendorong pintu.Arka berdiri membelakanginya, menatap kota dari balik dinding kaca. Jasnya tergantung di sandaran kursi, lengan kemejanya tergulung, dasinya entah diletakkan di mana. Sosoknya terlihat lebih manusia malam ini—lelah, tapi penuh tekanan yang belum dilepaskan.“Maaf,” ujar Nadira pelan. “Saya kira Bapak sudah pulang.”Arka menoleh.Tatapan mereka bertemu, dan ada jeda sepersekian detik yang terlalu panjang untuk disebut kebetulan.“Kamu masih di sini,” katanya. Bukan pertanyaan.Nadira mengangguk. “Laporan terakhir s

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status