ホーム / Romansa / Sentuhan Lembut Om Duda / CHAPTER 132: Dia Waliku

共有

CHAPTER 132: Dia Waliku

作者: Heiho
last update 公開日: 2026-02-28 15:00:14
“Kamu benar Rara, kan?”

‘Bukannya dia pergi ke kota Timur?!’ jerit Rara dalam hati yang masih tidak menghilangkan rasa syoknya.

Apa Hani salah mendapatkan informasi? Apa Hani semalam sempat memberitahukannya lewat pesan dan ia belum membukanya?

Atau … apa rencana pria itu sekarang berubah jadi menyebarkan orang ke berbagai daerah?

Rara menoleh cepat ke bagian depan motel. Tidak ada mobil Jefri di sana. Pantas saja ia tidak mengira akan bertemu Jefri di sinI!

“Rara?”

Rara kembali menoleh ke Jefr
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 168: Jauhi Dia

    “Apa benar tidak terjadi sesuatu antara kak Sandra dan om Jefri?” tanya Rara ke Sandra. Ia sudah berada di luar kantor sekarang, tapi masih belum beranjak pergi.Rara masih memikirkan interaksi Jefri dan Sandra tadi. Padahal, ini pertama kalinya Jefri menyetujui ajakan Sandra dengan cepat dan hal tersebutlah yang dinanti Rara selama ini.Apa Rara terlalu memikirkannya saja?Sandra menaikkan alisnya, “Kami baik-baik saja. Bahkan hubungan kami lebih dekat kan sekarang?“ Sandra menyeringai.“Buktinya tuan Jefri mau menerima ajakanku tanpa berpikir lama-lama,”Rara menelan ludah. Perkataan Sandra benar, tapi rasanya tidak benar juga. Entahlah, rasanya hubungan mereka tidak ‘baik’ yang seperti Rara bayangkan.Melihat wajah kesulitan Rara, Sandra menepuk pelan bahu perempuan itu hingga ia tersentak kaget.“Harusnya kamu senang karena tidak perlu susah payah lagi menyatukan kami sekarang, bukan malah berpikiran macam-macam,” de

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 167: Terlihat Baik?

    [Acaramu berjalan lancar? Besok temui aku di kantorku]Hani mengernyitkan alisnya ketika membaca pesan Septa. Kenapa tiba-tiba sekali pria itu mengajaknya bertemu? Apa Septa ingin Hani segera memenuhi janjinya? Bukankah dia terlalu buru-buru?Hani menghela napas. Yasudahlah, Septa memang kadang suka tidak sabaran. Hani membalas pesan tersebut dengan ‘ya’ singkat. Ia lalu memasukkan kembali ponselnya ke tas. Hani kemudian menatap tangannya.Tangan yang masih terasa hangat karena genggaman Leo saat berdansa tadi. Hal itu membuat Hani teringat wangi musk pria itu dan betapa hangat tubuh sang pria ketika mereka berdekatan.Baiklah, sepertinya dia harus berhenti mengingat karena Hani merasa seperti orang mesum sekarang.Hani menarik napas lalu menghembuskannya perlahan. Ia menatap pantulan dirinya di cermin toilet, berusaha menguatkan dirinya untuk bertemu Leo lagi.Ya, tadi setelah berdansa, Hani buru-buru menuju

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 166: Leo Adalah ...

    “Te-tentu saja sudah! Ayo kita masuk ke dalam!” jawab Hani gelagapan. Ia segera melangkah masuk ke dalam hotel sambil menarik tangan Leo. Begitu masuk ke dalam, para staf segera menyapa Hani. Mereka menganggukkan kepala dengan sopan ke Hani, bahkan sesekali ada yang memanggil dengan sebutan ‘bu direktur’. Hani menjawab semua sapaan tersebut dengan kaku. “Apa kita tidak bisa menyuruh para staf untuk tidak memanggilku bu direktur?” bisik Hani ke Leo, “Rasanya aneh mendengar itu. Lagipula, aku juga hanya perwakilan ayah hari ini!”Leo menggeleng pelan, “Sayangnya kita tidak bisa. Semua orang sudah menganggap anda sebagai pimpinan dari kemarin, jadi anda sebaiknya menerima panggilan itu,”Hani menghela napas. Ia tidak menyangka dipanggil dengan sebutan seperti itu akan membebani dirinya. Dulu, waktu kecil, ia selalu kagum tiap ada yang memanggil Jefri dengan ‘pak direktur’. Ia juga ingin dipanggil dengan penuh kesanjungan seperti ayahnya i

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 165: Menjadi Pasanganmu

    Hani sudah menduga para staf itu akan berkata aneh-aneh, tapi ia tidak menduga malah perkataan itu yang keluar!Kalau boleh jujur, Hani sebenarnya tidak keberatan atas dugaan itu. Tapi, bagaimana kalau Leo yang tersinggung?!Ia tidak ingin melihat Leo menunjukkan wajah tidak suka.Hani buru-buru membuka mulutnya, hendak mengklarifikasi perkataan staf itu. “Jaga ucapan kalian,”Terlambat! Leo lebih dulu membuka mulutnya. Hani buru-buru menoleh padanya. Jantungnya berdetak keras ketika melihat wajah mengeras Leo.Apa pria itu beneran tersinggung atas ucapan staf tadi? Dilihat dari wajahnya, sepertinya Leo benar-benar tidak menyukai ucapan itu.Hani merasakan hatinya berdenyut sakit.“Nona Hani itu bos kalian sekarang. Tapi, bisa-bisanya kalian berkata seenteng itu?” tatapan Leo berubah dingin.“Perkataan kalian itu sama sekali tidak menghormati nona Hani!”“Ma-maafkan kami!” seru para staf kompak. Mereka membungkukkan badan dalam-dalam.“Kami tidak bermaksud seperti itu! Kami hanya–”“S

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 164: Hadiah Jefri

    “Terima kasih sudah mengantarkan kak Sandra pulang, om,” ucap Rara pada Jefri yang berdiri di depannya. Ia sekarang sedang berdiri di depan kamar Jefri. Tadi, Rara tidak sempat menyambut kedatangan Jefri karena tengah membersihkan piring-piring kotor para tamu seusai makan malam. Setelah urusannya selesai, barulah Rara mendatangi Jefri ke kamarnya. Jefri tersenyum dan mengangguk pelan. Ia menatap Rara yang terlihat resah. “Omong-omong, om,” Rara menelan ludah sejenak, “Apa kak Sandra mengungkit hal yang aku bilang di pesan tadi?”Sudah Jefri duga Rara akan mengungkit soal itu. Sebaiknya apa yang harus dia katakan, ya?“Iya, dia memang mengungkitnya,” balas Jefri ringan, “Dugaanmu benar. Kamu memang hebat,”Rara mendengus, “Bagaimana tidak benar kalau kak Sandra juga memperlihatkannya dengan jelas? Ini juga karena om yang tiba-tiba banyak melakukan hal aneh,”Jefri tertawa pelan. Ia mengangkat bahunya dengan santai. “A

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 163: Anda Menyukainya?

    “Apa?”Sandra tertegun. Ia menatap Jefri tak percaya yang masih santai mengemudikan mobil, seolah ia baru saja mengeluarkan ucapan ringan.“Tunggu, eh, saya tidak mengerti,” ucap Sandra lagi terbata. “Apa ucapan saya kurang jelas?” tanya Jefri masih dengan santai. “Bukan, bukan seperti itu,” sela Sandra, “Kenapa anda bertanya balik? Bukankah seharusnya anda menegaskan kalau kalian benar wali dan anak asuh?”Jefri menarik sudut bibirnya lebih lebar. Ia memutar sejenak setir mobil ketika berada di belokan sebelum menjawab pertanyaan Sandra, “Menurut anda karena apa?”Sandra bisa merasakan kepalanya bertambah pusing dari sebelumnya. Ucapan Jefri yang terbolak-balik ini benar-benar memutar isi pikirannya. Tapi, lebih dari itu, Sandra merasa kebingungan teramat sangat atas jawaban ambigu Jefri. Bukankah ucapan pria itu justru menunjukkan kalau dia dan Rara memang ada hubungan lain?Sandra menghela napas.

  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHPATER 93: Perseteruan Jefri dan Septa

    “Mana mungkin!’ Rara tertawa kaku, “Kalau pun bener karena aku, pasti karena–” ‘Karena dia sudah melampiaskan hasratnya padaku’ batin Rara yang tak ia suarakan. Wajahnya memerah, terlalu malu dengan isi pikirannya sendiri. Tapi, pasti benar begitu, kan?

    last update最終更新日 : 2026-03-27
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 87: Bukan Untukmu

    “Apa?” Hani kembali mencerna ucapan Jefri di otaknya yang lambat, “Mengungkap … kenapa tiba-tiba ..?”Bukan berarti Hani tidak menyetujuinya. Ia sangat setuju jika ayahnya ingin mencari keadilan atas kasusnya itu. Tapi, ayahnya tadi bilang apa? Ia ingin mengungkap kasus itu agar semua or

    last update最終更新日 : 2026-03-27
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 88: Pesan dari Hani

    “Jadi, kau mau bicara apa?”Septa menatap tajam Rachel yang memerhatikan jam tangannya dengan tak acuh, seolah tak sabaran untuk pergi. Pemandangan itu membuat alis Septa mengernyit. Padahal, mereka baru bisa bertemu setelah beberapa hari berlalu dari kejadian artikel itu. Rach

    last update最終更新日 : 2026-03-27
  • Sentuhan Lembut Om Duda   CHAPTER 90: Cara Menebusnya

    Percakapan Hani dan Rara berakhir menggantung. Hani tidak lagi melanjutkan pembicaraan mereka setelah melihat raut wajah sahabatnya.Mereka akhirnya saling berdiam diri hingga siang hari sebelum pergi ke tempat pertemuan mereka dengan Mario.“Kamu tidak bilang kalau Septa juga datang!” sungut Hani

    last update最終更新日 : 2026-03-27
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status