author-banner
Heiho
Heiho
Author

Novels by Heiho

Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

Rara Hestelia, seorang mahasiswa tingkat akhir yang terjebak hubungan toxic dengan Satrio Ricardo, tidak sengaja menceritakan kemalangannya kepada ayah dari sahabatnya, Jefri Nicelson. Rara yang selalu disakiti Satrio tiap berhubungan intim berpikir kalau berhubungan intim akan selalu menyakitkan. Tapi, Jefri dengan lembut membantahnya, "Hubungan yang baik itu dilakukan untuk menyenangkan pasangan, bukan menyakiti." Mendengar hal itu, Rara menantang Jefri, "Kalau gitu, om coba ajarin aku cara melakukannya yang benar!"
Read
Chapter: CHAPTER 69: Taktik Rara
{Om malam ini kosong? Aku pingin ketemu …]Jefri menatap datar pesan yang masuk ke dalam ponselnya. Sudah lama sekali ia tidak mendapat pesan dari Rara. Jefri segera menoleh ke Leo, sekretarisnya, yang sedang menyusun dokumen. “Apa saya ada jadwal malam ini?” tanya Jefri. Leo menggeleng, “Tidak ada, pak. Bapak baru ada jadwal besok malam untuk penyambutan nyonya Rachel yang akan menginap di hotel Diamond,”Jefri mengangguk paham. Ia lalu mengetik balasan pesan untuk Rara. [Kosong. Ketemu di mana?]Balasan dari Rara segera datang.[Di rumahku aja! Aku tunggu ya! Nggak usah bawa apa-apa!]Jefri menaikkan satu alisnya dan membalas pesan Rara dengan ‘ya’ singkat. Ia lalu bangkit dari kursinya dan memakai jas yang tersampir di lengan kursi. “Bapak mau pulang?” tanya Leo melihat bosnya sudah besiap pergi. “Ya. Saya ada urusan,” balas Jefri, “Kamu juga segera pulanglah. Sudah beberapa hari ini lembur, kan?”Leo mengangguk. “Saya akan pulang setelah merapihkan dokumen-dokumen ini,” ucap
Last Updated: 2026-01-04
Chapter: CHAPTER 68: Menyelamatkan Rara
Rara menatap pantulan dirinya di cermin. Matanya masih terlihat membengkak meski sudah dikompres. Semalam dia memang kembali menangis setelah Jefri pergi dan itulah yang membuat matanya sangat bengkak pagi ini. Rara menghela napas. Setidaknya sudah tidak terlalu terlihat seperti sebelumnya. Rara mengambil ponselnya di atas meja ketika ponselnya berbunyi. Ada pesan dari Septa. [Maaf. Hari ini aku tidak bisa menjemputmu.]Rara segera mengetikkan balasan ‘tidak masalah’ dan mengirimnya. Ia justru bersyukur Septa tidak menjemputnya karena pria itu pasti akan menyadari matanya yang bengkak dan Rara harus mencari alasan jika ia bertanya. Rara melangkah keluar dari kamarnya. Perhatiannya teralihkan sejenak pada counter dapurnya yang kosong. Biasanya tiap pagi, ia akan melihat bungkusan plastik berisi makanan dari Jefri di sana. Hal itu membuat Rara kembali teringat dengan kejadian semalam. Rara menghela napas. Ia harus segera mencari cara ag
Last Updated: 2026-01-03
Chapter: CHAPTER 67: Dugaan Septa
Alis Jefri mengernyit. Mata hitamnya menatap Rara lamat-lamat, tapi ia tetap memperdalam ciumannya. Suara kecipak basah dari ciuman mereka perlahan terdengar memenuhi ruangan. Rara memisahkan bibirnya ketika nafasnya mulai habis. Ia terengah-engah dengan mata sayu dan wajah memerah. Tapi, wajahnya kembali naik dan mencium rahang tegas Jefri. Suara kecupannya memenuhi telinga Jefri. Tangan Jefri perlahan mendekap punggung Rara dan menekan perempuan itu semakin dekat padanya. Rara tersentak pelan dan kembali lanjut menciumi rahang Jefri. Jantungnya berdebar-debar kencang. Rencananya berhasil–“Apa yang Rachel lakukan padamu?” bisik Jefri. Mata Rara seketika membesar. Ciumannya terhenti, tapi ia masih belum menjauhkan dirinya dari Jefri. Jefri melirik Rara. Ia tak bisa melihat wajah gadis itu karena Rara memalingkan wajahnya. Tapi, ia bisa merasakan tubuh gadis itu gemetar. “A-aku nggak ngerti maksud, om,” balas Rara terbata-ba
Last Updated: 2026-01-03
Chapter: CHAPTER 66: Batas Satu Minggu
“Bukan seperti itu, nyonya!” Rara menggeleng cepat dengan panik, “Saya benar-benar tidak melakukan keduanya!”“Lalu apa?” buru Rachel, “Jefri itu pria yang tidak gampang tergoda. Kalau ia sampai terjatuh padamu, kau pasti sudah melakukan hal licik padanya!”“Kami melakukan kesepakatan!”“Apa?”Alis Rachel mengerut dalam. Raut wajahnya tampak tidak percaya. Tapi, melihat wajah putus asa Rara, ia tahu ucapan perempuan itu tidak bohong.“Kesepakatan apa?” tanya Rachel dengan nada rendah. Ia menurunkan tangannya yang memegang gaun.Melihat Rachel mau mendengarkannya, Rara buru-buru me
Last Updated: 2026-01-02
Chapter: CHAPTER 65: Gertakan Rachel
“Urusan? Urusan apa?” tanya Hani. Ia bolak-balik memandang Rachel dan Rara.“Rara tidak bilang apa-apa dari tadi!” lanjut Hani dengan alis mengerut.Rachel tertawa pelan yang membuat Rara berjengit sedikit. Tubuhnya kembali gemetar sedikit, tapi ia berusaha tetap bersikap normal agar tidak menimbulkan kecurigaan.“Rara pasti lupa bilang. Karena gaun dia tadi nggak muat, jadi tante mau ajak Rara ke butik buat cari penggantinya!” lanjut Rachel yang ditimpali anggukan dari Rara.Hani mengangguk-angguk paham. Ia melirik Rara sejenak lalu kembali menatap Rachel. “Emang mau ke butik mana, tan?” tanya Hani ke Rachel. Keduanya lalu lanjut dalam pembicar
Last Updated: 2026-01-02
Chapter: CHAPTER 64: Ketahuan
‘Aku benar-benar tidak bisa memakai gaun ini,’ batin Rara resah ketika melihat pantulan dirinya di cermin yang sudah memakai gaun itu. Gaun yang memiliki model bahu terbuka itu membuat pundak Rara terekspos dan menampilkan dengan jelas kissmark yang ditinggalkan Jefri. Rara menggigit bibir. Ia merapihkan rambutnya, yang untungnya sedang digerai, untuk mencoba menutupi kissmark tersebut. Percobaannya berhasil, tapi hal itu tetap membuat Rara was-was karena tatanan rambutnya bisa saja berubah ketika ia bergerak yang akhirnya memperlihatkan kissmark itu lagi. Rara mengeratkan bibirnya. Sial! Kalau tahu begini, Rara akan menolak ketika ditawari tadi!Rara segera memutar cepat otaknya untuk mencari alasan agar tidak memakai dress itu. Kalau ia bilang ada bagian gaun yang rusak, Rachel pasti akan langsung menemukan kebohongannya dan mencurigainya!Apa ia bilang saja kalau gaun itu tidak muat karena badannya ternyata bertambah besar?Rara menelan ludah. Alasan itu memang masih tidak terlal
Last Updated: 2026-01-01
Pak Direktur, Saya Butuh Kerja!

Pak Direktur, Saya Butuh Kerja!

Hana Sullivan tiba-tiba didepak secara tidak adil dari perusahaannya. Merasa frustrasi, Hana kemudian mabuk-mabukan dan meracau ke pria yang ditemuinya di bar tentang masalahnya. Siapa sangka, pria yang menjadi sasaran curhatnya adalah Mahendra Hastungkoro, seorang direktur rumah sakit tempat adik Hana dirawat! Yang lebih mengejutkan lagi, pria itu tiba-tiba menyodorkan kontrak kerja untuk menjadi istrinya?!
Read
Chapter: CHAPTER 33: Fakta yang Terungkap
Tubuh Hana menegang. Sangat, sangat tegang. Lebih tegang daripada saat ia menghadiri acara-acara pesta Mahendra. Meski jantungnya kini berdebar-debar kencang, ia berusaha memasang wajah setenang mungkin. Gadis itu hanya mengerjapkan mata dan mengerutkan alis untuk bereaksi atas pertanyaan Rendry. “Saya tidak paham maksud tuan,” jawabnya tenang, “Pernikahan kontrak? Saya rasa hal itu sudah tidak ada di dunia modern ini,”“Maafkan kelancangan saya,”Rendry melepas genggamannya yang membuat Hana seketika menarik napas lega. Pasalnya, ia bisa merasakan tangannya mulai berkeringat karena perasaan tegangnya sekarang. “Saya hanya tidak percaya kalau Hendra benar-benar sudah menikah sekarang,”Kali ini, kebingungan benar-benar membanjiri pikiran Hana. Alisnya semakin tertekuk dalam. Mengapa pria itu berbicara seolah hubungannya dengan Mahendra sangat dekat?“Apa hubungan kalian sangat dekat, tuan?” tanya Hana. “Oh, dia tidak cerita?” balas Rendry retoris. Seringainya tertarik semakin leba
Last Updated: 2025-11-12
Chapter: CHAPTER 32: Ketahuan?
“Kamu sedang menjauhi saya ya akhir-akhir ini?”Tubuh Hana menegang seketika. Ia menelan ludah melihat tatapan tajam Mahendra kemudian menggeleng kaku. “Mana ada saya menjauhi bapak. Kan saya masih suka ikut ke acara bapak,” bantah Hana dengan nada senormal mungkin. Perkataan Mahendra tak salah. Hana memang benar-benar menjauhi pria itu! Walaupun tentu saja ia tak melakukannya terang-terangan, hanya mengurangi frekuensi pembicaraan mereka dengan tidak menanggapi ejekan Mahendra. Meski sebenarnya itu langkah yang cukup terlihat karena selama ini Hana suka menanggapi ejekan bosnya, tapi tetap saja hanya sebatas itu! Ia pun juga tidak berusaha menolak tiap Mahendra menyentuhnya saat mereka berada di sebuah acara, meski dia sangat enggan melakukannya karena teringat dengan waktu itu. Lagipula, sudah sebulan berlalu dari family gathering itu. Ia tidak menyangka Mahendra tiba-tiba akan bertanya seperti itu karena pria itu selalu terlihat biasa saja selama ini. Mahendra masih menatapnya
Last Updated: 2025-11-11
Chapter: CHAPTER 31: Yang Patah dan Tumbuh
“Kemarin seru perjalanannya, kak?”“Seru, kok,” Hana tersenyum kecil, “Kita main di pantai. Sayang banget kemarin kamu nggak ikut,”Alex menggerutu kecewa sementara Annette dan David saling bertatapan. Entah kenapa, raut wajah sahabatnya terlihat ganjil. Seolah ada yang sedang ditutupi oleh gadis itu. Hari ini, keduanya datang untuk membantu membawakan barang-barang Alex di rumah sakit karena ini hari terakhirnya. Hana yang meminta keduanya dan mumpung sedang weekend, mereka menyanggupi untuk membantu. “Nggak ada kejadian apa gitu, Han?” tanya Annette berusaha memancing. Walaupun ia tahu hal itu tak akan segera memancing Hana untuk bercerita karena gadis itu lebih suka memendam. “Nggak ada kejadian yang spesial, sih,” balas Hana berbohong yang membuat Annette memicingkan matanya. Hana yang menyadari pandangan sahabatnya tersenyum semakin lebar. “Emang kejadian kayak gimana?”“Apa gitu. Orang kaya kan banyak gosipnya!”David mendelik kepada Annette yang cengengesan. Ia mendengus pe
Last Updated: 2025-11-10
Chapter: CHAPTER 30: Orang Lain di Matanya
Hana berusaha mendorong tubuh besar Mahendra. Tapi, tentu saja tenaganya kalah kuat sehingga alih-alih Mahendra yang mundur, ia malah terdorong ke belakang dan berakhir di atas kasur.Mahendra tak henti-hentinya menyatukan bibir mereka hingga Hana tak sempat berbicara lagi. Ia tersentak ketika Mahendra mulai menaruh bibirnya di leher Hana.“Pak Mahendra! Sadar!” seru Hana sambil mendorong bahu Mahendra.Ciuman Mahendra terlepas. Pria itu menggeram kesal. Tangannya terangkat dan menyingkap kerah piyama Hana hingga bahunya terekspos.PLAK!Gerakan Mahendra seketika terhenti. Hana terengah-engah. Ia buru-buru mendorong tubuh
Last Updated: 2025-11-09
Chapter: CHAPTER 29: Harapan yang Tumbuh Sebentar
Hana pikir, acara family gathering yang dia hadiri sekarang akan berbeda dengan family gathering yang ia datangi sebelumnya ketika di kantor lama. Berbeda yang dia maksud adalah family gathering tersebut akan lebih kaku dan tidak seseru sebelumnya.Tapi, pemikirannya ternyata salah.Ia tidak menyangka orang-orang akan sangat ‘lepas’ di acara ini. Mereka saling berguyon ketika berkompetisi, menyanyikan yel-yel, dan keseruan lainnya yang sama seperti family gathering di kantor lama Hana.Bahkan, Mahendra yang terkenal dengan ekspresi datarnya, juga terlihat lepas meski sedikit saja. Dia hanya tersenyum kecil dan tertawa pelan saja setiap ada melihat tingkah para koleganya. Tapi, hal itu sudah cukup bagi Hana untuk memotret ekspresi berbeda itu dal
Last Updated: 2025-11-08
Chapter: CHAPTER 28: Berubah
“Pak Mahendra, bangun. Sudah sampai,”Mata hitam itu terbuka pelan. Hal pertama yang ia lihat adalah wajah Hana yang begitu dekat. Mahendra segera bangkit dari posisinya. Ia menoleh keluar dan melihat bis sudah berhenti di depan villa. Ia kembali menoleh ke Hana.“Apa tadi saya–?”Hana mengangguk pelan. Mahendra menghela napas. Ia merapihkan rambutnya yang berantakan dan berkata, “Maaf yang tadi,”Hana menggeleng. Ia tidak merasa keberatan sama sekali. Malah itu menjadi kesempatan yang sangat langka untuknya karena mereka jarang berada sedekat itu. Atau bisa dibilang memang hanya sekali saat mereka memakai masker bersama.
Last Updated: 2025-11-07
You may also like
Biarkan Aku Pergi!
Biarkan Aku Pergi!
Romansa · Selatan Dangkal
6.1M views
Saat Matanya Terbuka
Saat Matanya Terbuka
Romansa · Kesunyian Sederhana
4.7M views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status