LOGIN“Hanya bisa enam miliar, mari kita berteman!”“Kalau kalian bertiga nggak mau berteman denganku, maka kita akan saling merugikan!”Setiap kata penuh dengan kekuatan!Danny, Nelson dan Hendro saling pandang. Mereka semua terkejut.Ketiganya berkumpul dan berbisik serius selama beberapa saat.Tak lama kemudian, ketiganya menyingkirkan aura membunuh mereka. Danny tersenyum dan memuji, “Sudah sejak lama aku mendengar bahwa direktur Klub Deli sangat tegas dan nggak kalah dari pria. Sekarang sudah menemuinya sendiri dan memang benar! Kalau begitu, kami akan menghormati Bu Kelly. Enam miliar saja dan kami akan berteman dengan Bu Kelly!”Jika tidak terpaksa, mereka juga tak ingin bermusuhan dengan Klub Deli yang begitu besar.Apalagi setelah malam ini mereka tahu Kelly bisa mendatangkan anggota Tim Ksatria. Mereka semakin tidak berani bertarung habis-habisan dengan Kelly.“Elvy, biarkan mereka ambil uangnya dan pergi!”Ujar Kelly.Elvy menghela napas. Meskipun masalahnya sudah selesai, dia mer
“Kamu nggak ingin tahu siapa ayahmu? Nggak ingin tahu tentang latar belakangmu?”Satu kalimat itu membuat mata Freddy tiba-tiba membelalak. Tatapannya bertemu dengan mata Jefri yang dalam.Sejak lahir, Freddy belum pernah melihat ayahnya.Dia dan Fiona selalu dibesarkan oleh ibunya sendirian.Mengenai ayahnya, Fani selalu bicara seadanya, mengatakan bahwa dia menyelamatkan ayahnya yang terluka parah dan hampir mati saat itu. Jadi, mereka berdua pun secara alami menjalin hubungan.Hanya saja, setelah melahirkan Freddy, ayahnya pergi tanpa pamit dan tidak pernah ada kabar lagi.Hingga kini, Freddy bahkan belum pernah melihat foto ayahnya. Dia hanya tahu nama ayahnya adalah Donny Gunawan!Freddy selalu membenci ayahnya. Ayahnya sama sekali tak menjalankan tanggung jawab sebagai seorang ayah dan tidak menjalankan tugas sebagai seorang suami!Oleh karena itulah, ibunya hidup sangat sulit selama bertahun-tahun, selalu diintimidasi dan dicemooh!Setelah dewasa, Freddy pernah menyelidiki ayahn
Wajah Freddy saat ini tidak lagi menunjukkan kelembutan, melainkan aura menekan seperti badai yang membuatnya sangat tidak nyaman.Kelly mengatur napasnya. Dia tetap mengangkat dagunya, mempertahankan harga dirinya. Dia tidak akan pernah menunjukkan sisi lemahnya di depan Freddy!“Kenapa? Kamu pasti bangga sekali, ingin datang pamer di depanku?”“Aku nggak bangga sama sekali. Aku hanya mau datang untuk mengingatkanmu, kerajaan bisnis yang kamu banggakan sudah mulai runtuh. Begitu mimpi buruk ini dimulai, nggak akan pernah berakhir! Aku harap kamu bisa bersiap diri.”Freddy tersenyum meremehkan, “Tentu saja, kalau kamu menyereh lebih awal dan bersedia menyerahkan hak asuh Cindy padaku, mengingat kamu adalah ibu Cindy, aku bisa memberimu sedikit kehormatan.”Seiring suara Freddy terdengar, wajah Kelly pun semakin dingin. Suaranya menjadi sangat dingin, “Freddy, apa yang memberimu kepercayaan diri konyol seperti ini? Hanya dirimu? Bahkan berani mencoba hak asuh Cindy dariku? Kamu sama sek
Tanpa disadari, Jefri sudah berada di depan Sabrina. Dia menatap Sabrina dengan sedikit kecewa.“Pak… Pak Jefri!”Melihat Jefri, tubuh Sabrina bergetar. Ekspresinya terlihat panik.Ini adalah pemimpin Tim Ksatria saat ini!Tindakannya menyalahgunakan wewenang tertangkap basah!Namun, mengapa Jefri bisa ada di Klub Sun?Sabrina menundukkan kepala, seperti anak kecil yang berbuat salah.Orang-orang di lokasi tidak tahu apa yang terjadi. Bagaimanapun, pria tua itu terlihat biasa-biasa saja, tidak ada bedanya dengan kakek-kakek tetangga.“Woi dasar kakek tua! Apa yang kamu lakukan?! Kamu tahu akibat menghalangi aksi Tim Ksatria? Percaya atau nggak, aku akan menangkapmu!”“Cepat minggir! Kalau nggak, jangan salahkan aku bertindak kasar!”Indra sedang sangat bersemangat, ingin melihat Freddy ditangkap. Begitu melihat ada yang menghalangi Sabrina, apalagi hanya kakek yang terlihat sakit-sakitan, dia langsung marah dan mencaci maki.Plak!Tepat ketika Indra menyingsingkan lengan baju dan berni
Julia bertanya dengan penasaran. Dia memang agak tidak mengerti mengapa kakeknya begitu menghargai Freddy, sampai-sampai bersikeras datang sendiri ke sini.Sosok Jefri agak membungkuk. Dia tersenyum dan berkata, “Jangan menilai orang dari penampilan luar! Lihatlah semua data Freddy. Setiap hal yang dilakukannya adalah menghukum kejahatan dan berbuat kebaikan. Jumlah orang yang pernah dia selamatkan jauh melebihi perkiraan kita, bahkan mencapai lebih dari seribu orang. Lalu, lihatlah orang-orang yang pernah dihadapi Freddy, mana ada yang bukan penjahat besar dan keji?”“Yang paling penting…”“Aku merasakan aura yang familiar pada Freddy. Aku nggak menyangka Freddy memiliki identitas setingkat itu!”Tatapan Jefri terus tertuju pada Freddy, seolah mengingat sesuatu. Ekspresinya rumit dan ragu, seolah sedang membuat keputusan penting.“Identitas apa?”Tanya Julia dengan penasaran.Jefri tidak menjawab, dia menggelengkan kepala, “Ayo pergi, jangan biarkan Sabrina terus melakukan kesalahan!”
“Freddy! Cepat suruh bajingan Danny itu dan orang lain keluar dari Klub Deli! Kalau nggak, percaya atau nggak, aku akan langsung menangkapmu dan menjatuhkan hukuman penjara beberapa tahun padamu! Kamu akan menyesal nanti!”Melihat Freddy, Indra yang bersembunyi di belakang Sabrina langsung berbicara dengan garang.Mendengar perkataan itu, Freddy langsung mengerti apa yang terjadi.Harus diakui, Danny dan segerombolannya memang sangat cepat dalam urusan meminta uang perlindungan.Freddy merentangkan tangan, “Aku nggak tahu apa yang kamu bicarakan.”“Freddy! Jangan pura-pura! Kamu berani bilang kalau bukan kamu yang menyuruh Danny dan segerombolannya datang membuat onar?! Berani berbuat, tapi nggak berani mengakui? Kamu laki-laki atau bukan, sih?”Ujar Indra dengan marah.Freddy melirik Indra.Saat tatapan mereka bertemu, Indra langsung ketakutan. Dia buru-buru mengalihkan pandangannya.“Kamu juga berpikir aku yang menyuruh mereka?”Freddy menatap Kelly, tidak ada perasaan di dalamnya.“







