Masuk“Dan ini pun sudah termasuk kondisi di mana Tim Ksatria telah melonggarkan standar perekrutan anggota baru!”“Kalau dulu, orang-orang seperti Thomas dan Sabrina yang kamu kenal itu, nggak akan punya kualifikasi untuk bergabung menjadi anggota Tim Ksatria!”Keduanya terus berjalan semakin jauh ke dalam.Jefri tersenyum dan melanjutkan, “Di sinilah letak batu nisan para wakil pemimpin dan pemimpin tertinggi Tim Ksatria.”Freddy menatap satu per satu batu nisan para pemimpin Tim Ksatria yang berdiri membisu dalam kegelapan. Saat melihat nama-nama yang pernah mengguncang dunia itu, perasaannya bercampur aduk.Seketika, Freddy seolah bisa melihat bagaimana para mantan pemimpin Tim Ksatria ini berjuang melewati rintangan, membakar diri mereka dan menunjukkan wibawa yang luar biasa di masanya!Beberapa menit kemudian, Jefri dan Freddy tiba di ujung pemakaman. Jefri menunjuk ke sebuah nisan dan berkata, “Bukannya kamu ingin tahu siapa ayahmu?”“Siapa dia?”Jantung Freddy berdebar kencang.Jefr
Mengenai latar belakang dirinya, Freddy selalu punya obsesi yang mendalam!“Kelihatannya, kamu sangat benci dengan ayahmu?”Tanya Jefri dengan tenang.“Seorang suami yang pergi tanpa pamit, seorang ayah yang melahirkan tanpa membesarkan anaknya, alasan apa yang membuatku nggak membencinya?”Setiap anak biasanya menganggap ayah mereka sebagai pahlawan pertama.Namun, sejak Freddy mulai mengerti, perasaan yang dirinya miliki untuk ayahnya hanyalah benci!Seandainya ayahnya sedikit lebih bertanggung jawab, dirinya, Fiona dan ibunya tidak akan menjalani masa kecil yang begitu menderita!“Kurasa kepergian ayahmu mungkin karena ada alasan mendesak.”“Alasan mendesak?”Jefri menatap keluar jendela, tidak lagi menjawab pertanyaan Freddy.Freddy cukup tahu diri untuk tidak terus mempertanyakan.Sekitar satu jam kemudian, mobil berhenti di depan sebuah komplek pemakaman yang gelap.“Pak Jefri? Kenapa kamu ke sini?”Seorang penjaga makan yang berjalan menggunakan tongkat menghampiri. Tubuhnya pen
“Benar, pasti begitu! Kelly, kamu jangan sampai goyah!”Steve mengerutkan kening, “Keputusan kami sama sekali nggak ada hubungannya dengan Kak Freddy.”“Cih, siapa yang percaya?!”Kelly terdiam seribu bahasa.Dia teringat saat pertama kali membuka klub. Waktu itu, situasinya sangat sulit. Tidak ada orang, tidak punya koneksi dan sering diganggu oleh preman setempat.Saat itu, Freddy yang menenangkannya dan meyakinkan dirinya bahwa semuanya akan baik-baik saja. Freddy juga yang turun tangan langsung menyelesaikan setiap masalah satu per satu.Begitulah awal mula berdirinya Klub Deli yang sekarang.Setelah Klub Deli berdiri kokoh, Freddy tanpa ragu mengundurkan diri. Dia lebih memilih tinggal di rumah untuk menjaga Cindy, hingga akhirnya Kelly mengira bahwa kesuksesan Klub Deli adalah keajaiban yang dirinya ciptakan sendiri!Kini, gelembung kesombongan itu pecah dengan penuh kekejaman!“Pak Steve, jangan terburu-buru mengambil keputusan. Kalau kamu punya syarat tertentu, kamu bisa ajukan
Kelly selalu percaya bahwa setiap orang punya harganya masing-masing!Baginya, Randy dan gerombolannya ini hanya sedang memanfaatkan keadaan untuk menaikkan harga!Dan dia sanggup membayar harga itu!“Kalian benar-benar beruntung!” cibir Indra pelan.Namun, di luar dugaan Kelly dan yang lainnya, Randy tetap menggelengkan kepala dan berkata, “Bu Kelly, keputusan kami sudah bulat untuk pergi.”“Kenapa?”Kelly benar-benar tidak mengerti. Apakah pesona Freddy benar-benar sehebat itu?Anzela dari Band Meteor masih bisa dirinya maklumi, seorang wanita memang mudah tertipu rayuan manis pria, mudah terbawa emosi dan sering bertindak tidak rasional.Namun, Randy dan gerombolannya seharusnya jauh lebih realistis!Wajah Randy menunjukkan ekspresi mengenang kembali kenangan, “Bu Kelly, mungkin kamu nggak tahu, alasan kami bergabung dengan Klub Deli sepenuhnya karena menghargai Kak Freddy. Dulu, Kak Freddy yang menyelamatkan nyawa kami. Kami memang hanya preman-preman yang nggak berpendidikan tingg
Ternyata selama ini mereka berdua hampir tidak pernah berinteraksi karena Freddy sengaja menjaga jarak?Kelly menatap wajah Anzela. Sebenarnya, kecantikan dan bentuk tubuh Anzela tidak kalah darinya, dia bahkan punya daya tarik tersendiri yang unik.Jika dirinya seorang pria, dirinya pun pasti akan menyukai Anzela!Jadi, pria yang sudah dirinya buang itu ternyata sangat dicintai oleh orang lain?Suasana hati Kelly semakin kacau. Dia tak ingin mendengar lebih jauh dan berkata dengan suara berat, “Jadi, kamu benar-benar harus pergi? Nggak ada ruang untuk negosiasi sama sekali?”“Maaf, Bu Kelly.”Kelly mendengus pelan, “Sepertinya kamu sudah lama menjalin hubungan gelap dengan Freddy. Begitu keluar dari Klub Deli, kamu pasti akan langsung ke Grup Sun, ‘kan? Ini salah satu bentuk balas dendam Freddy padaku, ‘kan?! Hebat sekali permainannya!”“Bu Kelly, kamu salah paham.”Anzela menggelengkan kepalanya, “Ini murni keputusanku sendiri, sama sekali nggak ada hubungannya dengan Kak Freddy.”“T
Kelly baru teringat bahwa dulu saat Anzela masih bukan siapa-siapa, Freddylah yang berkali-kali menyemangatinya untuk mengejar mimpi. Freddy memberikan banyak bantuan hingga akhirnya Anzle bisa bertahan dan mencapai pengaruh besar seperti sekarang.Anzela tampil gagah dengan celana kulitnya, sosoknya terlihat tangguh, tapi menawan dengan wajah cantik yang tampak menyentuh hati.Saat nama Freddy disebut, senyuman lembut pun muncul di wajah Anzela. Dia tak mencoba menyangkal dan menjawab, “Benar, Bu Kelly.”Anzela melanjutkan, “Bu Kelly, kamu pasti tahu betapa terpuruknya aku dulu. Betapa banyak orang yang merendahkanku. Aku nggak malu mengakuinya, bahkan malam sebelum bertemu dengan Kak Freddy, aku sudah hampir menyerah untuk menyanyi. Aku sempat terpikir untuk menjadi wanita penghibur, tapi kehadiran Kak Freddy yang memberiku keberanian untuk terus berjuang….”“Selama bertahun-tahun ini, banyak agensi yang mencoba merekrutku dengan kontrak bernilai fantastis, tapi semuanya kutolak. Ala







