Share

BAB 42

Author: Rosela2505
last update Petsa ng paglalathala: 2026-08-29 23:54:05

Nama yang Mengejutkan

Sejak beberapa hari terakhir, Ardi berusaha menjalani kehidupannya seperti tidak terjadi apa-apa, meskipun sebenarnya setiap kali ponselnya bergetar, jantungnya selalu berdetak lebih cepat karena ia takut pesan atau kabar baru akan kembali membawa masalah yang belum sanggup ia hadapi. Kepergian Rani, tagihan rumah yang terus berdatangan, serta tekanan dari keluarganya membuat pikirannya semakin penuh, tetapi ada satu hal yang paling ia sembunyikan dari semua orang, yaitu k
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 78

    BAYANGAN DI BELAKANG NAILAPRIA YANG SALAH MEMILIH SASARANKening Naila mulai berkerut.Ia mencoba meyakinkan dirinya bahwa semua itu hanya kebetulan. Mungkin pengemudi mobil tersebut memang memiliki tujuan yang sama, atau mungkin ia terlalu lelah sehingga mulai memikirkan hal-hal yang tidak perlu. Namun, ketika mobil hitam itu masih terlihat di belakangnya setelah beberapa kali melewati persimpangan, rasa tidak nyaman mulai merayapi dadanya.Naila akhirnya tidak langsung pulang ke kantor. Ia mengarahkan mobil menuju sebuah pusat perbelanjaan yang ramai, lalu memasuki area parkir dan berhenti di dekat pintu masuk utama. Setelah mematikan mesin, ia memperhatikan kaca spion untuk memastikan apakah kendaraan tersebut masih mengikutinya.Mobil hitam itu melintas di depan pintu keluar parkir, melambat selama beberapa detik, lalu kembali melaju tanpa berhenti.Naila menghela napas lega, tetapi perasaan gelisahnya tidak benar-benar hilang. Ia mengambil ponsel dan hampir menghubungi pihak kea

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 77

    #BAYANGAN DI BELAKANG NAILA SESEORANG SEDANG MENGAWASIKUSenyum di wajah Naila perlahan berubah menjadi lebih lembut. Ia menunduk sejenak, tidak tahu harus menjawab apa, karena ada ketulusan dalam suara Erik yang membuat dadanya terasa hangat.“Aku juga senang bisa menghabiskan waktu seperti ini,” jawabnya akhirnya.Erik tidak meminta penjelasan lebih jauh. Ia hanya mengangguk, seolah jawaban sederhana itu sudah cukup baginya untuk malam ini.Setelah mengantar Naila pulang, Erik memastikan perempuan itu masuk ke rumah dengan selamat sebelum kembali menuju mobilnya. Naila berdiri sebentar di balik pintu, memandangi kendaraan Erik yang perlahan menjauh dari halaman rumahnya.Begitu mobil itu menghilang dari pandangan, ia menyandarkan punggung pada pintu dan menutup wajahnya dengan kedua tangan. Senyum lebar muncul tanpa bisa ditahan.Ia merasa konyol karena bersikap seperti seorang gadis yang baru pertama kali menerima pe

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 76

    #DEBARAN YANG KEMBALIPRIA YANG BERANI MELANGKAHNaila menghabiskan beberapa menit untuk memeriksa dokumen bersama Erik sebelum akhirnya menyadari bahwa pria itu tidak segera meninggalkan ruangannya seperti biasanya. Setelah pekerjaan utama mereka selesai, Erik justru menutup berkas yang ada di hadapannya dan menatap Naila dengan ekspresi yang sulit ditebak.“Ada apa?” tanya Naila ketika menyadari tatapan tersebut.“Aku ingin mengajakmu makan malam.”Naila yang sedang merapikan dokumen langsung menghentikan gerakannya. Ia mengangkat wajah, memastikan bahwa dirinya tidak salah mendengar perkataan Erik.“Makan malam?”“Ya. Kita sudah cukup lama bekerja bersama, tetapi hampir semua waktu yang kita habiskan selalu berkaitan dengan pekerjaan. Aku ingin mengajakmu pergi ke suatu tempat tanpa harus membicarakan laporan, rapat, atau urusan perusahaan.”Naila menatapnya beberapa saat sebelum tertawa kecil. “Bukankah kita

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 75

    #PRIA YANG BERANI MELANGKAHLELAKI DI BALIK JABATANArdi tidak bisa berhenti memikirkan Erik sejak percakapan terakhirnya dengan teman kuliah mereka. Semakin ia mengingat masa lalu, semakin banyak hal yang terasa janggal, terutama keputusan Erik yang tiba-tiba menjauh ketika dirinya mulai menjalin hubungan dengan Naila. Selama bertahun-tahun, Ardi menganggap perubahan itu sebagai sesuatu yang wajar karena setiap orang memiliki jalan hidup masing-masing. Namun, setelah mengetahui bahwa Erik mungkin menyimpan perasaan kepada Naila sejak masa kuliah, ia mulai melihat kenangan lama mereka dari sudut pandang yang berbeda.Pagi itu, Ardi duduk di sebuah warung kopi kecil di pinggir jalan, ditemani ponsel yang sejak tadi menampilkan sejumlah halaman hasil pencarian. Ia sengaja menggunakan jaringan internet gratis di tempat tersebut karena tidak ingin menghabiskan uang untuk sesuatu yang belum tentu memberinya jawaban. Kehidupannya sekarang jauh berbeda dibandingkan beberapa bulan lalu. Ia ha

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 74

    TEMAN LAMA YANG MENYIMPAN RAHASIAIa teringat pada bunga, cokelat, dan berbagai hadiah yang belakangan ini sering dibawa ke ruangan mantan istrinya. Dahulu, ia tidak pernah terlalu memedulikannya. Namun, sekarang, setelah mendengar pengakuan Erik tentang perempuan yang telah ditunggunya selama tujuh tahun, setiap hal kecil terasa seperti potongan teka-teki yang mungkin mengarah pada jawaban yang sama.“Hadiah itu dikirim oleh siapa?” tanya Ardi kepada petugas resepsionis.Perempuan di balik meja itu menggeleng sopan. “Maaf, Pak. Nama pengirimnya tidak tercantum.”Ardi terdiam. Ia sebenarnya tidak berhak mencampuri kehidupan pribadi Naila lagi, apalagi mempertanyakan siapa yang mengirimkan hadiah kepadanya. Namun, ketika membayangkan Erik berdiri di ruangan Naila dan menyaksikan perempuan itu tersenyum karena hadiah dari seseorang yang identitasnya dirahasiakan, dadanya mendadak terasa sesak.Ia tidak tahu apakah rasa tidak nyaman itu munc

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 73

    PENGAGUM RAHASIAPagi itu, Ardi masih belum bisa mengusir percakapan semalam dari pikirannya. Bahkan setelah matahari muncul dan suara kendaraan mulai memenuhi jalanan, kalimat Erik yang didengarnya di kafe terus terngiang, seolah sengaja mengingatkannya pada sesuatu yang selama ini tidak pernah ia anggap penting.Aku sebentar lagi akan mendapatkan cinta yang selama ini aku tunggu tujuh tahun.Ardi duduk di tepi ranjang kecil di kamar kontrakannya, menatap foto lama yang masih tergeletak di atas meja. Dalam foto itu, ia berdiri di samping Erik dengan senyum lebar, sementara Erik hanya menunjukkan senyum tipis seperti kebiasaannya dahulu. Mereka pernah begitu dekat, berbagi banyak hal sebagai teman kuliah, tetapi ternyata ada bagian dari kehidupan Erik yang tidak pernah benar-benar ia ketahui.Jika perempuan yang dimaksud Erik memang Naila, lalu sejak kapan perasaan itu tumbuh? Apakah sejak masa kuliah, ketika mereka masih sering menghabi

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status