
REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR
Arjon mengira semuanya telah berakhir saat ia meninggal di ranjang rumah sakit pada usia lima puluh lima tahun.
Namun ketika membuka mata, ia justru terbangun di Bonua Toru, dunia misterius yang dulu hanya ia kenal dari dongeng sang kakek.
Di dunia asing itu, Arjon mewarisi Batu Waktu, artefak legendaris yang memberinya kekuatan untuk mengendalikan waktu. Tetapi kekuatan tersebut ternyata adalah kutukan.
Sejak hari pertama, para Penguasa Waktu mulai memburunya. Mereka percaya tidak boleh ada Pengendali Waktu yang hidup.
Untuk bertahan hidup, Arjon harus menjadi lebih kuat, mengumpulkan kekuatan yang tersebar di seluruh Bonua Toru, dan mengungkap rahasia di balik Batu Waktu.
Namun di balik semua itu, ia hanya memiliki satu tujuan.
Pulang.
Kembali kepada anak-anaknya yang ia tinggalkan saat kematian menjemput.
Tapi ketika semakin dekat dengan kebenaran, Arjon menemukan fakta yang jauh lebih mengerikan.
Bagaimana jika alasan dirinya bereinkarnasi bukanlah kebetulan?
Dan bagaimana jika nasib keluarganya ternyata terhubung dengan kehancuran Bonua Toru?
Read
Chapter: BAB 80TIGA NYAWA RAJA HEREK Lira menatapnya dengan serius. "Dan kau berhasil melemahkannya?"Sera tersenyum. "Sedikit."Damar kemudian memandang pisau yang tergeletak di atas meja. "Bagaimana dengan tiga batu itu?""Masih berada di tubuhnya.""Berarti besok kita harus memisahkannya satu per satu."Aku mengangguk sambil menatap seluruh anggota tim. Besok tidak akan ada lagi penyamaran, tidak ada lagi pengintaian, dan tidak ada lagi menunggu kesempatan. Kami akan masuk ke istana Raja Herek dan menghadapi makhluk yang selama bertahun-tahun telah membuat seluruh Desa Tarutung hidup dalam ketakutan.Namun, ada satu hal yang terus terngiang di kepalaku. Raja Herek sudah mengetahui keberadaan kami. Jika itu benar, kemungkinan besar dia juga sudah menyiapkan sesuatu untuk menyambut kedatangan kami.Aku mengepalkan tangan."Besok kita akhiri semuanya."Tidak seorang pun menjawab, tetapi dari tatapan mer
Last Updated: 2026-10-06
Chapter: BAB 79TIGA NYAWA RAJA HEREK Selama ini aku mengira Raja Herek hanyalah seekor kera yang memperoleh kecerdasan luar biasa. Namun, ternyata perubahan yang terjadi jauh lebih besar daripada itu. Batu Hewan bukan hanya memberinya kecerdasan, tetapi juga telah mengubah seekor hewan menjadi makhluk yang mampu memimpin, memerintah, dan menguasai manusia. "Jadi semua cerita itu memang benar." Sera mengangguk. "Raja Herek memang bukan manusia." Tidak seorang pun membantah. Kami semua sudah melihat wujud aslinya dengan mata kepala sendiri. Namun, mendengar kepastian tersebut tetap terasa aneh, karena itu berarti lawan yang akan kami hadapi bukan sekadar seorang tiran. Kami sedang berhadapan dengan seekor hewan yang memperoleh kekuatan luar biasa dan menggunakan kekuatan itu untuk menguasai manusia. "Lalu batu ketiga?" Kali ini Sera terdiam selama beberapa saat sebelum akhirnya menjawab.
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: BAB 78RAHASIA 3 BATU part 2Namun kenyataannya, ia kini berdiri tepat di hadapan kami dengan ekspresi santai seolah baru kembali dari jalan-jalan sore.Dan entah kenapa, melihat senyum kecil di wajahnya membuatku sadar bahwa kemungkinan besar wanita itu membawa sesuatu yang jauh lebih berharga daripada sekadar dirinya sendiri. Ia membawa informasi. Rahasia yang mungkin dapat menjadi kunci untuk menjatuhkan Raja Herek.Selama beberapa saat setelah Sera memasuki kamar, tidak ada seorang pun yang mengucapkan sepatah kata. Aku masih memandangi wajahnya dengan perasaan yang sulit dijelaskan, berusaha meyakinkan diriku sendiri bahwa perempuan yang berdiri di hadapanku benar-benar Sera dan bukan ilusi, penyamaran, atau jebakan yang dikirim oleh Raja Herek untuk menguji kami.Namun semakin lama aku memperhatikannya, semakin yakin pula aku bahwa orang itu memang Sera. Tatapan tajamnya yang khas, ekspresi kesal yang selalu muncu
Last Updated: 2026-10-04
Chapter: BAB 77RAHASIA 3 BATUMalam di Desa Tarutung semakin larut, tetapi rasa kantuk sama sekali tidak datang menghampiriku. Sejak Sera dibawa ke Istana Raja Herek siang tadi, pikiranku terus dipenuhi berbagai kemungkinan yang tidak ingin kubayangkan. Dari jendela penginapan, cahaya obor yang menyala di puncak bukit masih terlihat jelas, menerangi siluet istana yang berdiri kokoh di tengah kegelapan seperti seekor monster yang sedang mengawasi seluruh desa dari kejauhan.Semakin lama aku memandang ke arah sana, semakin sulit bagiku untuk duduk diam.Sudah berjam-jam berlalu tanpa kabar apa pun.Tidak ada sinyal.Tidak ada pesan.Tidak ada petunjuk mengenai keadaan Sera.Perasaan tidak tenang yang sejak sore menggangguku akhirnya mencapai batasnya hingga aku bangkit dari kursi dan mengambil senjata yang kusandarkan di dekat dinding."Aku akan pergi."Kalimat itu langsung menarik perhatian semua orang d
Last Updated: 2026-10-03
Chapter: BAB 76RENCANA SERASera segera menyimpan informasi itu dalam ingatannya. Mungkin batu itu berkaitan dengan kecepatan, mungkin berhubungan dengan kekuatan fisik, atau mungkin memiliki fungsi lain yang belum ia pahami. Apa pun jawabannya, informasi sekecil apa pun bisa menjadi pembeda antara kemenangan dan kematian."Kau sedang memikirkan sesuatu."Suara Raja Herek membuatnya kembali fokus.Sera segera menggeleng pelan."Tidak."Raja Herek kembali tertawa."Kau bukan pembohong yang baik."Kalimat itu membuat nalurinya langsung waspada. Untuk sesaat, ia bertanya-tanya apakah penyamarannya telah terbongkar. Namun, setelah memperhatikan ekspresi Raja Herek, ia menyadari bahwa monster itu tampaknya hanya sedang bermain-main. Tidak ada tanda-tanda bahwa identitasnya diketahui.Setidaknya untuk saat ini.Sebelum percakapan mereka berlanjut, suara ketukan terdengar dari luar ruangan.Pintu terbuka dan seorang pengawal masuk dengan langkah tergesa."Yang Mulia."Raja Herek menoleh dengan ekspresi tid
Last Updated: 2026-10-02
Chapter: BAB 75PEMBURU DI KANDANG MANGSA part 2Ruangan pribadi Raja Herek berada jauh di bagian terdalam istana.Pintu kayu hitam yang menjulang tinggi dijaga oleh beberapa pengawal bersenjata, sementara simbol-simbol aneh terukir di permukaannya seperti penanda bahwa tidak sembarang orang diizinkan masuk.Ketika pintu akhirnya dibuka, aroma yang tidak biasa langsung menyambut Sera.Ada bau dupa yang menyengat.Ada aroma darah yang samar.Dan ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan, sesuatu yang membuat nalurinya langsung waspada.Di tengah ruangan, Raja Herek sedang duduk di atas kursi besar yang menyerupai singgasana.Mata kuning keemasannya langsung tertuju pada Sera begitu ia masuk.Tatapan itu terasa seperti tangan tak kasat mata yang sedang berusaha membedah isi pikirannya."Itu pilihan yang cerdas."Suara Raja Herek terdengar berat dan kasar."Kebanyakan manusia menangis sebelum
Last Updated: 2026-09-24
Chapter: BAB 72OBSESI ENERGI WANITA Tangan Arga mencengkeram pergelangan tangan Rosela dengan kekuatan yang cukup kuat untuk membuatnya nyeri sekaligus tak berdaya melawan, lalu menariknya berjalan masuk menuju kamar utama mereka ruangan yang dulu rosela pikir adalah kamar pribadinya, namun kini terasa begitu asing, dingin, dan mengerikan di bawah bayang-bayang sosok yang berdiri di sampingnya. Langkah Rosela terasa berat seakan kakinya tertanam di lantai, setiap langkah yang dipaksakan mengikuti arah tarikan tangan itu terasa seperti berjalan menuju tempat hukuman yang tak terelakkan, sementara air mata terus mengalir membasahi pipinya tanpa henti, menyadari bahwa tidak ada suara yang akan didengar, tidak ada bantuan yang akan datang, dan tidak ada jalan keluar yang tersisa baginya malam ini. Pintu tertutup rapat di belakang mereka, bunyi kunci yang diputar terdengar nyaring di keheningan ruangan itu, seakan menandakan bahwa pintu itu tidak hanya menutup
Last Updated: 2026-10-04
Chapter: BAB 71TUJUAN SEBENARNYA Rosela berdiri mematung di tempatnya, sementara seluruh tubuhnya gemetar hebat seakan diguncang dingin yang tak tertahankan, meskipun udara di sekitarnya justru terasa panas dan menyesakkan. Ia sama sekali tidak mampu memalingkan wajah maupun menggerakkan seujung jari pun, bahkan ketika setiap tarikan napas terasa begitu berat dan menyakitkan, seakan ada sesuatu yang menindas dadanya tanpa ampun. Pemandangan yang baru saja ia lihat sekilas dari balik tubuh Arga kini terpatri begitu jelas di dalam pikirannya, seakan terbakar permanen di sana: Nadia, yang dulu selalu berdiri tegak dan penuh percaya diri, kini terbaring tak berdaya di atas tempat tidur, tubuhnya dibiarkan tanpa perlindungan apa pun, terikat dalam kesunyian yang memilukan tanpa ada tanda-tanda ia akan segera dibebaskan. Rasa bersalah yang luar biasa segera menyergap hati Rosela saat menyadari bahwa keputusan Nadia untuk berpihak kepadanyalah yang
Last Updated: 2026-10-03
Chapter: BAB 70Di Balik Pintu TertutupSuara teriakan yang memecah keheningan malam itu terdengar begitu tajam, menusuk hingga ke tulang sumsum, seakan setiap jengkal rasa sakit dan ketakutan dikumandangkan sepenuhnya dari balik pintu kayu tebal yang kini tertutup rapat di hadapan Rosela. Ia hanya berdiri agak jauh di sana, membiarkan kakinya menancap di lantai dingin tanpa mampu melangkah maju maupun mundur. Sementara itu, air mata terus mengalir membasahi pipinya tanpa henti, membawa rasa bersalah yang begitu berat, bercampur dengan ketakutan yang tak terlukiskan.Di dalam sana, Nadia perempuan yang dulu pernah berdiri di sisi Arga, yang pernah bersamanya, bahkan sempat menjadi lawan sekaligus saingannya sedang menanggung akibat dari keberaniannya untuk memilih berpihak kepada Rosela.Setelah sekian lama terjebak dalam keraguan, setelah menyadari segala kebenaran tentang parfum itu, tentang pengaruh yang menguasai Arga, dan tentang rencana mengerikan yang sedang berjalan, akhirnya Nadia memutuskan
Last Updated: 2026-10-02
Chapter: BAB 69PINTU YANG TERTUTUPArga tidak memberikan kesempatan kepada Nadia untuk mengatakan apa pun. Dalam sekejap, tangannya meraih rambut perempuan itu dengan gerakan kasar, membuat Nadia terkejut dan refleks berusaha melepaskan genggamannya. Namun, tenaga Arga jauh lebih kuat. Ia menarik Nadia menjauh dari Rosela dan menyeretnya menuju ruangan sebelah, sementara langkah Nadia beberapa kali tersandung karena ia berusaha mempertahankan keseimbangannya.“Arga, lepaskan aku!” teriak Nadia dengan suara bergetar.Rosela yang melihat kejadian itu langsung bergerak maju, tetapi kakinya terasa begitu lemah hingga tubuhnya hampir kehilangan keseimbangan. Ia ingin menghentikan Arga, ingin menarik Nadia kembali, tetapi ketakutan yang begitu besar membuat tubuhnya seolah tidak mau mendengarkan perintahnya.“Arga, jangan!”Arga hanya menoleh sekilas kepadanya. Tatapan sapphire itu membuat Rosela langsung berhenti.Tidak ada lagi Arga yang
Last Updated: 2026-09-22
Chapter: BAB 68HUKUMAN ARGALaki-laki yang berdiri di hadapan mereka memang masih tampak seperti Arga yang selama ini mereka kenal, tetapi ada sesuatu yang berbeda dari dirinya, sesuatu yang sulit dijelaskan hanya dengan melihat perubahan pada wajah atau sikapnya. Tatapannya terlihat jauh lebih dingin, ekspresinya terasa asing, dan yang paling membuat Rosela merasa tidak nyaman adalah senyum yang perlahan muncul di bibirnya. Senyum itu sama sekali bukan senyum Arga yang dulu. Ada sesuatu yang mengerikan di baliknya, sesuatu yang membuat tubuh Rosela seketika menegang dan tanpa sadar membuatnya menahan napas.Arga menatap mereka berdua secara bergantian tanpa mengatakan apa pun selama beberapa saat, seolah sedang menikmati keterkejutan yang terlihat jelas di wajah mereka. Kemudian, senyum di bibirnya perlahan melebar, berubah menjadi senyum yang begitu aneh dan terasa seperti senyum seseorang yang sudah tidak lagi memiliki keraguan ataupun rasa bersalah dalam d
Last Updated: 2026-09-21
Chapter: BAB 67 ArgaElena menatapnya dengan ragu.“Bagaimana caranya kau akan mencegah hal itu terjadi jika kau bahkan tidak bisa menghapus darahmu sendiri?”“Aku akan menghancurkan parfumnya dulu,” jawab Erevan mantap.“Kalau hanya parfumnya yang dihancurkan, belum tentu cukup karena kekuatannya sudah terbagi ke dalam banyak hal,” koreksi Elena dengan lembut, namun jujur.“Kalau begitu, aku akan menghancurkan sumber kekuatannya, apa pun yang terjadi,” ucapnya dengan api yang kembali menyala di matanya.“Elena tahu itu tidak akan mudah dan harganya mungkin sangat mahal,” peringatnya dengan cemas.“Tidak ada yang mudah sejak aku dilahirkan ke dalam keluarga ini,” balas Erevan tegas sambil berjalan menuju meja di sudut ruangan dan mengambil buku tua yang sebelumnya menjadi pusat perhatian mereka berdua.Ia membukanya perlahan dengan hati-hati, menelusuri halaman-halaman tua yang dipenuhi tulisan tangan kuno yang sebagian besar
Last Updated: 2026-09-20

Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO
Selama tujuh tahun menikah, Naila selalu menjadi penopang keluarga suaminya. Gajinya digunakan untuk membayar cicilan rumah mertua, biaya kuliah adik ipar, bahkan utang-utang keluarga yang bukan tanggung jawabnya.
Namun, semua pengorbanan itu tak pernah dianggap cukup.
Ketika Naila kehilangan pekerjaannya dan tak lagi mampu mengirim uang setiap bulan, keluarga suaminya menunjukkan wajah asli mereka. Ia dihina, dicap menantu tidak berguna, bahkan didesak untuk menjual warisan terakhir milik orang tuanya.
Yang paling menyakitkan, suaminya memilih membela keluarganya daripada istrinya sendiri.
Merasa tak lagi dihargai, Naila memilih pergi dan mengakhiri pernikahan itu.
Tidak ada yang menyangka bahwa wanita yang selama ini mereka perlakukan seperti ATM ternyata adalah pemilik perusahaan investasi yang selama ini diam-diam berkembang pesat di bawah namanya.
Saat kesuksesan Naila menjadi sorotan publik, mantan suami dan keluarganya mulai menyesali semua yang telah mereka lakukan.
Sayangnya, penyesalan mereka datang terlambat.
Read
Chapter: BAB 717 TAHUN YANG SAMA Ardi masih duduk di atas kasurnya dengan ponsel yang masih berada di tangannya, meskipun layar perangkat itu sudah lama tidak lagi ia perhatikan. Pikirannya justru kembali membawanya ke masa kuliah, ketika dirinya dan Erik memang cukup dekat. Mereka sering bertemu, terkadang mengerjakan tugas bersama, makan di tempat yang sama, bahkan beberapa kali berbicara hingga larut malam mengenai rencana masing-masing setelah lulus.Erik bukan tipe orang yang mudah menceritakan perasaannya kepada orang lain. Namun, ada satu malam yang sampai sekarang masih diingat Ardi. Saat itu, mereka duduk berdua di sebuah tempat makan sederhana yang berada tidak jauh dari kampus. Erik terlihat berbeda dari biasanya karena lebih banyak diam dan sesekali hanya menatap jalanan di depan mereka. Ardi yang merasa penasaran akhirnya bertanya, “Kau kenapa?”Erik hanya tersenyum dan menjawab singkat, “Tidak apa-apa.”“Bohong.”Erik tertawa ke
Last Updated: 2026-10-06
Chapter: BAB 70PENGGEMAR RAHASIARumah baru Naila terasa jauh lebih tenang dibandingkan rumah yang pernah ia tinggali bersama Ardi. Rumah itu memang tidak terlalu besar, tetapi cukup untuk membuatnya merasa nyaman karena setiap sudutnya perlahan mulai dipenuhi barang-barang yang ia pilih sendiri. Tidak ada lagi perabot yang harus disesuaikan dengan keinginan orang lain, tidak ada suara yang memanggilnya hanya ketika membutuhkan sesuatu, dan tidak ada pula perasaan bahwa dirinya harus selalu bertanggung jawab atas kehidupan banyak orang.Malam itu, Naila baru saja sampai di rumah setelah seharian berada di kantor. Begitu membuka pintu, ia melihat sebuah buket bunga besar yang diletakkan di depan teras sehingga langkahnya langsung terhenti. Ia menatap buket tersebut dengan heran. Bunga-bunga itu tersusun begitu rapi, warnanya lembut dan terlihat segar, bahkan ukurannya jauh lebih besar dibandingkan kiriman-kiriman sebelumnya.Tidak ada nama pengirim, hanya sebuah kart
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: BAB 69TUJUH TAHUN YANG TERLALU LAMA Ia mengepalkan tangannya dan mencoba meyakinkan dirinya bahwa semua itu mungkin hanya kebetulan. Namun, sebelum pikirannya berhasil menemukan alasan lain, suara Erik kembali terdengar dari meja tersebut. “Aku sudah menunggu tujuh tahun.” Ardi langsung mengangkat wajah. Tujuh tahun? Angka tersebut membuat tubuhnya terasa kaku. Ia menatap Erik dengan tatapan tidak percaya karena tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. Lebih mengejutkan lagi, angka tersebut sama dengan lamanya pernikahan Naila dan dirinya. Tujuh tahun. Angka yang sama dengan waktu yang pernah disebut oleh pria misterius melalui telepon kepada Naila. Ingatan lama tiba-tiba muncul kembali dalam benaknya. Ketika masih bersama Naila, pernah ada masa ketika perempuan itu menerima saran mengenai saham dari seorang teman. Saat itu, Ardi tidak pernah merasa perlu menge
Last Updated: 2026-10-04
Chapter: BAB 68RAHASIA ERIKErik.Pria itu sedang duduk bersama beberapa orang dan tampak sedang membicarakan sesuatu dengan serius. Ardi mengenali dua orang yang berada di meja tersebut sebagai kolega bisnis yang pernah beberapa kali ia lihat dalam acara perusahaan. Mereka berbicara dengan suasana yang cukup serius, sementara Erik sesekali tersenyum dan menanggapi pembicaraan mereka dengan tenang.Ardi memilih berdiri agak jauh agar tidak langsung terlihat.“Berarti benar dia masih bekerja di Nexora,” gumamnya dalam hati.Ia baru saja hendak mendekat ketika salah seorang pria di meja itu mulai berbicara kepada Erik.“Selamat siang, Pak Erik. Bagaimana hari Anda?”Ardi mengangguk kecil sambil memperhatikan dari kejauhan.“Pantas saja aku melihatnya bersama Naila.”Namun, sebelum ia sempat melangkah lebih jauh, arah pembicaraan di meja tersebut tiba-tiba berubah. Salah seorang kolega Erik menatapnya dengan ekspresi ser
Last Updated: 2026-10-03
Chapter: BAB 67SIAPA ERIK? Setelah keluar dari gedung Nexora Group, Ardi tidak langsung pulang. Ia berjalan beberapa langkah menuju area parkir, tetapi kemudian berhenti di dekat trotoar dan menoleh ke belakang. Gedung tinggi yang berdiri megah di hadapannya tampak begitu berbeda dari apa yang ia ingat tentang Nexora beberapa tahun lalu. Namun, bukan perubahan perusahaan itu yang terus memenuhi pikirannya, melainkan pemandangan yang baru saja ia saksikan di dalam lobby.Naila tertawa bersama Erik.Bukan senyum basa-basi yang biasa ia lihat ketika Naila sedang berbicara dengan rekan bisnis, bukan pula ekspresi dingin yang perempuan itu tunjukkan kepadanya beberapa menit sebelumnya. Ada sesuatu yang berbeda dari cara Naila berada di dekat Erik. Perempuan itu terlihat santai, seolah tidak perlu menjaga sikap atau menyembunyikan perasaannya ketika berada di samping pria tersebut.Yang paling mengganggu pikiran Ardi adalah ketika Naila tiba-tiba menggenggam tangan Erik dan meminta pria itu untuk tidak p
Last Updated: 2026-10-02
Chapter: BAB 66AKU SUDAH SELESAI DENGANMU part 2 Ardi hanya mengangguk kecil, kemudian kembali mengarahkan pandangannya kepada Naila. Ada banyak hal yang ingin ia tanyakan, tetapi keberadaan Erik membuatnya merasa seolah ada jarak yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. “Aku sebenarnya datang untuk bertemu Naila,” katanya akhirnya. Mendengar itu, Erik melihat jam tangannya. “Kalau begitu, aku pergi dulu.” Erik baru saja hendak melangkah ketika tiba-tiba Naila meraih tangannya dan menahannya. Gerakan tersebut membuat Ardi terdiam. Naila menggenggam tangan Erik dengan begitu santai, seolah apa yang dilakukannya bukanlah sesuatu yang perlu dipikirkan. Erik sendiri terlihat sedikit terkejut dan menoleh kepadanya. “Kau yakin?” tanyanya. Naila mengangguk. “Tidak perlu pergi. Aku tidak punya alasan untuk meninggalkanmu ha
Last Updated: 2026-09-24