Share

BAB 57

Author: Rosela2505
last update Petsa ng paglalathala: 2026-09-14 08:35:30

PRIA YANG MENUNGGU TUJUH TAHUN

Seketika, senyum di wajah Naila menghilang karena suara yang terdengar begitu familiar, namun ia belum bisa langsung mengingat dari mana ia pernah mendengarnya. Suara pria tersebut terdengar tenang, bahkan terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja mengatakan sesuatu yang begitu aneh. Naila menggenggam ponselnya lebih erat dan menanyakan siapa dirinya.

Beberapa detik berlalu tanpa jawaban. Hanya terdengar suara napas samar dari seberang seb
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 60

    BAGIAN 5 — Nama yang Kembali dan Mata yang Mengawasi Pintu ruang kerja Naila masih terbuka ketika sekretarisnya berdiri di hadapannya. “Apakah Ibu mengenal orang ini?” Naila tidak langsung menjawab. Matanya masih terpaku pada nama yang tercetak di atas dokumen itu. Erik. Nama itu membawa kembali banyak kenangan yang hampir terkubur. Seorang pria yang dulu sering berbicara dengannya mengenai bisnis, seorang teman yang pernah mengatakan bahwa dirinya memiliki kemampuan membaca peluang lebih baik daripada yang ia sadari, dan seorang pria yang dulu memperkenalkannya kepada dunia saham. Saat itu, Naila tidak pernah menganggap semua perkataan Erik sebagai sesuatu yang penting. Ia hanya mengira Erik sedang membantu seorang teman. Namun, bertahun-tahun kemudian, Naila baru memahami bahwa keputusan kecil itu ternyata menjadi awal dari sesuatu yang jauh lebih besar. Jika bukan karena Erik, mungkin ia tidak akan pe

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 59

    Awal yang Baru dan Nama yang KembaliKeesokan paginya, Naila bangun lebih awal dari biasanya dan menyadari bahwa tidak ada lagi pesan dari Ardi yang harus ia jawab, tidak ada lagi telepon dari Bu Widya yang harus ia dengarkan, serta tidak ada lagi permintaan Lala yang membuatnya merasa bersalah ketika menolaknya.Pagi itu terasa begitu berbeda karena untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia tidak perlu memikirkan bagaimana membuat orang lain bahagia. Ia hanya perlu memikirkan dirinya sendiri.Setelah bersiap, Naila mengambil tas dan meninggalkan rumah menuju pengadilan, tempat ia akhirnya menerima akta cerai yang selama ini menjadi penanda berakhirnya pernikahannya dengan Ardi.Ketika petugas menyerahkan dokumen resmi tersebut kepadanya dengan kedua tangan, Naila menatap lembaran itu cukup lama. Ia menyadari bahwa tujuh tahun hidup bersama, membangun rumah, memberikan waktu, tenaga, perhatian, bahkan sebagian besar hidupnya, kini hanya tingg

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 58

    Tujuh Tahun yang MenungguTelepon itu terputus begitu saja. Naila masih memegang ponselnya selama beberapa saat, seolah berharap pria di seberang sana akan kembali menghubunginya. Namun, layar ponsel hanya menampilkan riwayat panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di dalam kontaknya. Kalimat tentang tujuh tahun itu terus berputar di dalam pikirannya tanpa henti.Ia tidak berhenti bertanya-tanya siapa pria itu dan mengapa dia mengatakan bahwa dirinya sudah menunggu selama tujuh tahun. Sementara itu, ada satu hal yang paling membuat Naila merasa tidak nyaman, yaitu suara pria tersebut memang terasa sangat familiar di telinganya.Naila perlahan mengangkat wajah dan menatap kaca spion mobilnya, melihat ke arah jalan di belakang yang terlihat sepi. Lampu-lampu jalan menerangi aspal yang mulai basah oleh embun malam, tetapi tidak ada kendaraan yang berhenti di belakang mobilnya. Tidak ada pula orang yang berdiri di pinggir jalan, bahkan tidak terlihat bayangan seseorang yang mencurigakan

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 57

    PRIA YANG MENUNGGU TUJUH TAHUNSeketika, senyum di wajah Naila menghilang karena suara yang terdengar begitu familiar, namun ia belum bisa langsung mengingat dari mana ia pernah mendengarnya. Suara pria tersebut terdengar tenang, bahkan terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja mengatakan sesuatu yang begitu aneh. Naila menggenggam ponselnya lebih erat dan menanyakan siapa dirinya.Beberapa detik berlalu tanpa jawaban. Hanya terdengar suara napas samar dari seberang sebelum pria itu tertawa kecil dan bertanya apakah Naila masih belum mengenali suaranya.Naila menjawab dengan jujur bahwa ia tidak mengenalinya.Pria itu kemudian berkata dengan nada yang tetap santai, “Sayang sekali, tetapi mungkin memang belum waktunya untuk mengetahuinya.”Naila berdiri di samping mobilnya dengan pintu kendaraan yang masih terbuka. Angin malam yang berembus melewati rambutnya tidak lagi terasa menenangkan karena ada sesuatu dalam percakapan tersebut y

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 56

    SELAMAT DATANG DI KELUARGA ARDINaila masih berdiri di dekat meja makan sementara seluruh anggota keluarga Ardi hanya mampu memandangnya dalam diam. Tidak ada lagi yang mencoba menghentikannya maupun berani membantah perkataannya. Bahkan Ardi, yang sejak tadi berulang kali mengatakan bahwa dirinya masih mencintai Naila, kini hanya duduk dengan wajah penuh penyesalan, seakan baru saja menyadari bahwa semua kesempatan yang pernah diberikan perempuan itu telah benar-benar habis.Naila memasukkan dokumen terakhir ke dalam tasnya, lalu merapikan rambutnya yang sedikit berantakan setelah perjalanan panjang malam itu. Tidak ada air mata di wajahnya. Justru terlihat ketenangan yang selama bertahun-tahun tidak pernah mereka lihat sebelumnya.Naila menatap Bu Widya untuk terakhir kalinya dan menyuruhnya untuk tidak perlu menangis. Namun, Bu Widya menggeleng sambil terisak dan memohon maaf dengan tulus. Naila mengakui bahwa ia sudah memaafkan ibunya, tetapi sebelum perempuan itu sempat merasa l

  • Setelah Diceraikan, Mereka Baru Tahu Aku CEO   BAB 55

    YANG SEBENARNYA MEREKA AMBILTidak ada suara yang terdengar setelah ucapan Naila menggantung di tengah ruangan, sementara Ardi masih menatap dokumen yang berada di hadapannya dan Bu Widya beberapa kali mengusap air mata yang terus mengalir di pipinya. Bahkan, Lala tidak berani lagi mengangkat wajahnya karena untuk pertama kalinya mereka dipaksa melihat kehidupan mereka dari sudut pandang seseorang yang selama ini selalu mereka anggap akan tetap berada di sana, tidak peduli seberapa buruk mereka memperlakukannya.Naila membiarkan keheningan itu berlangsung cukup lama karena ia tidak terburu-buru lagi. Mengingat selama bertahun-tahun justru dirinya yang selalu terburu-buru membantu mereka, terburu-buru mencari solusi ketika ada masalah, terburu-buru memastikan tagihan dibayar sebelum jatuh tempo, bahkan terburu-buru mengorbankan kebutuhannya sendiri ketika keluarga Ardi membutuhkan sesuatu. Sekarang, untuk pertama kalinya, ia tidak merasa perlu menyelamatkan siapa pu

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status