Home / Romansa / Simpanan Nyonya CEO / Bab 192. Perdebatan Sengit

Share

Bab 192. Perdebatan Sengit

Author: Andy Lorenza
last update publish date: 2025-03-23 01:19:19

“Husein...!” Opa yang sejak tadi hanya diam mendengar tiba-tiba membentak.

Pak Husein seketika itu juga terkejut, ia tak menyangka jika Opa akan membentaknya setelah berbicara lantang pada Viola, ia hanya berani menatap Opa sejenak lalu alihkan pandangan pada Bu Astrid.

“Apa kamu lupa dulu sewaktu kedua orang tuamu menjodohkan kamu dengan wanita di Qatar sana? Kamu juga menolak dan bersikeras untuk memilih Astrid jadi istrimu. Waktu itu Astrid baru saja menyelesaikan kuliahnya dan hanya bekerj
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 239. Ketulusan Friska

    “Tak ada cara lain selain bertemu dan berbicara langsung padanya.” Tutur Viola.“Hemmmm, ya. Itu emang benar, meskipun aku sebenarnya di minta merahasiakan keberadaannya tapi demi masalah kalian clear aku bersedia mengantarmu bertemu dengan Roy di Jakarta.” Ujar Ardi.“Benarkah Bang?!” Viola terkejut tak menyangka dengan yang di ucapkan Ardi, Ardi menanggapi dengan anggukan kepala.“Tapi Bang, tentunya nggak dalam waktu dekat ini karena masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan di kantor.” sambung Viola.“Hemmm, ya tentu saja. Kapan pun kamu inginkan aku akan luangkan waktu ku untuk menemanimu bertemu dengan Roy di Jakarta.” Ulas Ardi diiringi senyumnya.“Terima kasih Bang,” ucap Viola.“Sama-sama.” Balas Ardi.Lebih kurang setengah jam kemudian mereka pun beranjak dari Mall itu dan kembali ke kediaman mereka masing-masing, Viola benar-benar ceria karena tak disangka apa yang selama ini menjadi beban pikirannya tentang keberadaan Roy telah ia ketahui dari Ardi meskipun permasal

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 238. Memberitahu Keberadaan Roy

    “Alhamdulilah juga lancar,” balas Ardi diiringi senyumnya.“Oh ya Bang, kebetulan sekali bertemu Bang Ardi di sini kami ingin bertanya perihal Mas Roy.” kali ini Puspa yang bicara sembari melirik ke arah Viola, sosok yang dilirik tersenyum dan mengangguk.“Tentang Roy? Maksudnya gimana nih?” Ardi berpura-pura kaget dan tak mengerti padahal dia tahu jika Ryan dan Viola memiliki hubungan selama Roy berada di Pulau Bali itu.“Aku rasa Bang Ardi udah tahu dan Mas Roy mungkin juga udah pernah cerita mengenai hubungan ku dengannya?” ulas Viola, Ardi tersenyum dan mengangguk.“Sejak kejadian itu Mas Roy memutuskan untuk resign dari kantor dan pergi meninggalkan Bali. Nomor ponsel yang biasa dia gunakan sejak hari itu juga nggak pernah aktif lagi, aku nggak tahu ke mana dia pergi apakah kembali ke Jakarta atau pulang ke desanya. Apakah Bang Ardi tahu atau mungkin Mas Roy pamitan hari itu pada Bang Ardi dan bilang ingin ke mana?” sambung Viola.“Roy emang temui aku dan bahkan menginap di hotel

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 237. Roy Dan Friska Makin Dekat

    “Hemmm, ya aku mengerti dengan yang kamu maksudkan itu. Namun meskipun kamu teman biasa akan tetapi saat ini kamu lah wanita yang paling dekat dengan ku,” ujar Roy diiringi senyumnya, hal itu membuat hati Friska senang walaupun dia sendiri tak tahu sedekat apa dirinya yang dimaksudkan pria tampan di sebelahnya itu.Setelah acara makan bareng itu, mereka pun kembali ke kediaman masing-masing. Bagi Friska malam itu adalah malam yang paling membahagiakan yang pernah ia rasakan selama mengenal Roy walaupun di hatinya masih banyak tanda tanya dan belum yakin apakah dirinya cukup berarti bagi pria yang semakin hari membuatnya makin kagum serta makin nyaman bersamanya.Sementara bagi Roy sendiri masih saja sulit menerima kehadiran wanita lain di hatinya setelah Viola, meskipun Roy juga merasa cukup nyaman bertemu dan jalan dengan Friska akan tetapi hatinya tak bisa ia dustakan jika hal itu masih saja sebatas teman biasa baginya.*****Seiring waktu berjalan dan seringnya Roy dan Friska berte

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 236. Di Sela-sela Makan Malam

    Di dalam sebuah restoran tepatnya di sebuah meja malam itu Roy duduk berdua dengan Friska, tak beberapa lama mereka duduk beberapa orang pelayanan restoran datang mengantar menu-menu yang baru saja mereka pesan.“Yuk kita makan, mumpung semua yang dihidangkan masih hangat dan segar.” ajak Roy setelah para pelayan restoran meninggalkan meja itu, Friska mengangguk sembari tersenyum.“Gimana kuliah mu?” sambung Roy.“Alhamdulilah lancar, Mas.” Jawab Friska di sela-sela menyantap menu makan malam di atas meja itu.Tak berselang lama, ponsel Roy yg berada di atas meja pun berbunyi. Roy meraih ponselnya itu melihat sejenak nomor kontak yang melakukan panggilan, lalu ia pun mengangkatnya.“Assalamu alaikum, Bu.” ucap Roy.“Waalaikum salam.” Balas sosok wanita yang melakukan panggilan ke ponsel Roy dan dipanggil dengan sebutan Ibu itu.“Ada apa Bu, tumben nelpon ku malam ini?” tanya Roy penasaran.“Hemmm, ng ada apa-apa. Ibu kangen aja karena udah cukup lama juga kita nggak ngobrol, kamu ng s

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 235. Berusaha Lebih Dekat

    “Oma hanya ingin menyarankan jika memang hati mu belum benar-benar bisa melupakan Roy, sebaiknya jangan berikan harapan apapun pada Bobby. Kamu nggak bisa juga memaksakan diri yang ada nanti Bobby akan kecewa dan itu jelas tidak baik untuk hubungan bisnis kalian ke depannya,” Oma memberi saran.“Iya Oma, aku ngerti itu makanya sampai saat ini aku nggak pernah memberi harapan apapun pada Bobby. Aku hanya bilang sama dia untuk bersabar jika memang dia memiliki perasaan sama aku, jika memang suatu saat nanti aku memiliki perasaan yang sama padanya aku akan menerimanya tapi jika tidak aku nggak bisa memaksakan diri dan antara kami tetap berteman biasa saja.” tutur Viola.“Lalu apa tanggapan Bobby?” tanya Oma.“Dia setuju dan tak ingin pula memaksakan perasaan ku kepadanya.” jawab Viola.“Baguslah jika emang demikian, Oma lega dan tak ada yang perlu dikuatirin lagi.” ujar Oma tersenyum lega.****Malam itu di rumah Leni sahabat Angel, Leni duduk ngobrol bersama putrinya yang bernama Friska

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 234. Rencana Angel Dan Leni

    Siang itu di sebuah restoran mewah, dua wanita yang baru saja datang dan duduk di salah satu meja di dalam restoran itu nampak asyik ngrobrol sambil menikmati menu yang baru saja mereka pesan.“Aku pikir kamu tadinya nggak bisa datang Angel, karena sibuk dengan kerjaan di kantor.” salah seorang dari wanita itu mengawali obrolan.“Sesibuk apapun kalau tiba saatnya istirahat dan makan siang tentu aja semua aktifitas juga harus dihentikan sementara, kamu juga begitu kan Leni?” ulas Angel yang ternyata sosok wanita yang bersamanya itu adalah Leni sahabatnya Mama dari Priska.“Oh ya gimana kabarnya, Roy?” tanya Leni.“Dia baik-baik aja, perusahaan yang ia pimpin pun kian hari kian berkembang.” Jawab Angel.“Kamu beruntung memiliki keponakan angkat seperti dia dan mempercayakannya untuk memimpin perusahaan itu,” ujar Leni yang memuji sosok Roy.“Hemmm, iya Len. Aku memang beruntung bisa kenal dan sekaligus mengangkatnya sebagai keponakan. Sayangnya saat ini ada sedikit hal yang menganggu pi

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 157. Viola Galau

    Panggilan melalui ponsel itupun langsung diputuskan oleh Pak Husein, Viola terdengar menarik napas yang begitu berat sembari pandangannya masih ia tujukan ke layar ponsel miliknya itu.“Sepertinya kali ini Papa sangat serius ingin menjodohkan aku dengan anak temannya itu. Oh Tuhan, apa yang mesti a

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 156. Viola Akan Dijodohkan

    Satu Tahun Kemudian......Di sebuah meja makan mewah di dalam rumah yang super mewah pula, terlihat sepasang suami istri tengah menikmati menu-menu makan malam mereka. Yang pria berparas tampan berwajah pria timur tengah, sementara wanita berwajah cantik seperti wanita asia pada umumnya.Mereka tid

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 154. Terjalinnya Hubungan Kasih

    Seiring berjalannya waktu Roy dan Viola pun menjalin hubungan spesialnya layaknya sepasang kekasih, hal itu terjalin secara alami karena semakin kerapnya mereka bertemu dan jalan bareng.Cukup lama juga Roy merasa risih dengan hubungan itu, secara sejak dulunya Roy memang tak pernah jatuh hati pada w

  • Simpanan Nyonya CEO   Bab 153. Kaget Dan Bingung

    Karena sering bertemu dan jalan bareng di luar, Roy pun merasa ada perbedaan sikap yang ditunjukan Viola padanya. Akan tetapi sejauh ini Roy tak berani menduga-duga apalagi yakin jika sikap Viola itu menunjukan jika CEO cantik pemilik perusahaan pariwisata itu suka padanya.Sejauh ini Roy juga belum

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status