LOGINHal pertama yang ia lakukan adalah menggunakan handphone tersebut untuk membuat novel online yang baru dengan menggunakan sistem AI bawaan yang tertanam langsung pada handphone tersebut
Ia menggunakan fitur voice writting sehingga yang perlu ia lakukan adalah berbicara dan semuanya akan tercatat rapih tanpa sedikitpun typo Dengan kondisinua yang sangat baik shen long dapat menyelesaikan lima puluh ribu kata hanya dalam satu jam Karena kekecawaan pada penerbit sebelumnya shen long memutuskan untuk tidak menjadikannya sebagai karya eksklusif melainkan karya yang dapat ia terbitkan dimana saja Setelah selesai menerbitkan novelnya dan bermain sebentar ia memutuskan untuk tidur karena besok ia akan memulai rencananya untuk mensejahterakan keluarganya yang merupakan mimpi utamanya Paginya shen long bangun rencana besarnya... setelah mandi ia duduk dihalaman rumah dan menggunakan ponselnya ia membuat akun online untuk bermain di pasar saham Melihat pada keadaan pasar yang ada.. target shen kain adalah saham di salah satu bank terbesar di negaranya Ia kemudian membeli lima puluh persen saham seharga sepuluh milyar dollar atas namanya Setelah melakukan pembelian sebuah sertifikat elektronik kepemilikan saham dikirimkan padanya dari bank tersebut Tak lama kemudian sebuah panggilan telfon masuk ke hanphonenya dari bank "Selamat pagi.. benarkah ini dengan tuan shen long??? Saya Lao Ki direktur dari bank RRC ingin mengundang anda untuk hadir dalam pertemuan para pemegang saham sekaligus memperkenalkan anda sebagai pemegang saham terbesar di bank kami" "Benar saya shen long.. baiklah kapan acaranya berlangsung dan dimana lokasinya?? aku akan kesana jika memiliki waktu" jawab shen long "Acaranya akan berlangsung besok malam pada pukul tujuh bertempat di aula utama hotel Emerald Pallace tuan shen" ucap Lao Ki "Baiklah aku mengerti.. aku akan berupaya menyempatkan diri untuk hadir" kata shen long dengan tenang Ia kemudian menutup telfonnya... disisi seberang nampak lao ki dengan ekpresi terkejut dan kagum "Dari suaranya ia masih muda.. namun dari caranya berbicara ia adalah orang yang tegas dan berwibawa.. aku tidak sabar untuk berjumpa dan melihat wajahnya secara langsung besok" ucap lao ki Kembali pada shen long.. sekarang ia telah dengan rencana awalnya untuk menyiapkan alasan tentang asal - usul uangnya jika orang tuanya bertanya Ia lalu mengeluarkan pil penyembuh dan menelannya.. segera arus energi hangat mengalir diseluruh tubuhnya memberikan kesegaran dan kehangatan yang sangat menyenangkan Karena kondisi tubuh shen long dalam keadaan baik.. pil itu hanya mengembalikan dan menambahkan energi dalam tubuh [Selamat tuan.. misi sistem menggunakan satu pil penyembuh telah telah selesai. Hadiah +5 poin sistem telah ditambahkan] Shen long kemudian pergi meninggalkan rumah setelah berpamitan kepada ibunya dan tujuan selanjutnya adalah membangun sebuah perusahaan namun sebelumnya ia harus memiliki kendaraan terlebih dahulu Dan untuk memiliki kendaraan maka ia perlu memiliki surat izin mengemudi karena itu cara tercepat tentu saja dengan meminta pada sistem " sistem buatkam aku surat izin mengemudi untuk semua jenis kendaraan dibumi.. aku juga butuh skill mengemudi tingkat expert untuk semua kendaraan yang ada di semesta " [Surat izin mengemudi untuk semua jenis kendaraan dibumi telah dibuat, skill mengemudi dewa telah dsiapkan. Diperlukan -10 poin sistem untuk keduanya] "Aku terima.. sistem.. pasangkan skill mengemudi dewa padaku..." [Pemasangan dimulai... 10%...20%...45%...75%...85%...100%.. pemasangan selesai] dalam sekejap shen kai dapat merasakan semua pengetahuan tentang mengemudi dari standar hingga tingkatan tersulit telah dikuasainya Ia kemudian memesan taksi dan pergi mengunjugi tempat penjualan kendaraan terbesar di kota Gu Bang Setibanya disana shen kai berjalan masuk hanya denga satu tujuan yaitu Ducati Panigale V4R yang merupakan motor terbaik yang ia inginkan Ia dapat melewati pintu masuk tanpa kendala karena penampilannya sudah rapih dan mirip seperti pekerja kantoran namun bukan tampilan seorang CEO karena shen long tidak suka menjadi pusat perhatian Setelah berada didalam shen long segera mengedarkan padandangannya untuk menemukan lokasi motor yang ia cari Beberapa detik kemudian matanya mengunci pada sebuah motor berwarna merah dan hitam dengan logo ducati yang terpajang sendiri di atas sebuah panggung kecil dan dikelilingi oleh pembatas Melihatnya shen long segera berjalan mendekat kearahnya lalu mengamati dengan seksama motor dihadapannya.. tidak salah lagi.. itu adalah Ducati Panigale V4R yang ia inginkan Shen kai melirik pada harganya yang menunjukkan 325.000 yuan atau setara dengan 690.000.000 Rupiah Ia kemudian mencari agen penjualan untuk melakukan pembayaran.. setelah mencari sebentar.. seorang agen penjualan magang datang menghampiri dirinya "Selamat datang di Heavenly Motor's.. apakah ada yang dapat saya bantu tuan" tanya petugas itu dengan ramah Tidak jauh dari sana berdiri beberapa agen penjualan senior yang telah bertahun - tahun bekerja ditempat itu Mereka telah menghafal dengan jelas tipe - tipe pembeli yang datang ketempat itu dan shen long jelas adalah seorang pegawai kantoran biasa dalam pandangan mereka Orang sepertinya biasa datang untuk melihat - lihat dan memberi semangat pada dirinya agar dapat membeli salah satu dari kendaraan impiannya di tempat ini "Bagus.. akhirnya ada seseorang yang datang... aku ingin membeli motor itu tolong segwra urus surat-suratnya.. aku tidak punua banyak waktu" shen long berbicara sembari menyerahkan kartunya pada agen magang tersebut "Baik tuan.. mohon tunggu sebentar" agen tersebut mengambil mesin gesek lalu melakukan pembayaran dan setelah dikonfirmasi berhasil ia kembali menghampiri shen long dan mengajaknya masuk ke ruang tunggu VIP Agen itu memintanya menunggu sebentar lalu memanggil manager dan mengurus surat- surat yang dibutuhkan Lima menit kemudian agen itu kembali didampingi oleh manager untuk menemui shen long "Selamat pagi tuan shen.. saya Shi Cuan manager penjualan disini.. saya datang untuk mengucapkan terima kasih atas kepercayaan tuan shen dalam membeli kendaraan disini" "Terima kasih atas sambutan dan pelayanan yang baik manager shi.. jika kedepaannya saya membutuhkan kendaraan lainnya.. saya akan datang kemari" ucap shen long "Suatu kehormatan dapat melayani anda disini tuan shen... ini adalah kartu nama saya.. jika dikemudian hari anda ingin berkunjujng atau memesan kendaaran.. silahkan hubungi saya " kata shi cuan sembari menyerahkan kartu namanya Shi cuan kemudian menyerahkam surat - surat serta kunci motor kepada shen kai dan mengantarkannya ketempat motor diparkir Diatas motor telah diletakkan aksesoris tambahan seperti helm,jacket,dan sarung tangan yang disediakan langsung oleh tempat penjualan.. semuanya adalah kualitas terbaik yang diberikan gratis Shen mengenakkan semuanya lalu menyalakan motornya dan pergi ketempat tujuan selanjutnya yaitu suatu perusahaan teknologi yang nyaris bangkrut karena tidak memiliki investor Beberapa menit kemudian shen long telah tiba di sebuah gedung tiga lantai dengan nama MU.Tec didepannya Ia kemudian memarkirkan motornya di depan pintu masuk tanpa keraguan dibawah pandangan takjub beberapa karyawan yang ada disana "Lihat.. bukankah itu Ducati panigale V4R yang baru saja keluar tahun ini?? Aku tidak menyangka akan melihatnya disini" seru seorang karyawan "Siapa pemuda itu?? Mampu mengendarai motor semahal itu.. ia sudah pasti bukan orang biasa" sambung seorang karyawan yang lain Tiba di depan pintu masuk seorang penjaga bertanya kepadanya tujuan kedatanganya ke sana "Namaku shen long.. sampaikan kepada orang terpenting di perusahaan kalian aku datang untuk membeli perusahaan ini" jawabnya Mendengar perkataan shen long penjaga itu tidak berani menahannya lebih lama dan mempersilahkannya untuk masuk Shen long kemudian menuju ke meja lobby untuk menyampaikan tujuan kedatangannya ke perusahaan tersebut Ia kemudian diminta menunggu sebentar sementara pegawai di sana menghubungi atasan mereka Tidak lama berselang seorang pria berusia 40-andengan setelan modis datang dan menemuinya "Tuan shen.. selamat datang di Mu.Tec.. aku Dong Shao direktur utama perusahaan ini" "Perkenalkan aku shen long.. tujuanku datang kemari seperti yang sudah direktur dong ketahui adalah untuk membeli perusahaan ini" Shen long berbicara tanpa basa - basi dalam menyampaikan apa yang ingin ia katakan "Aku sungguh menghargai niat tuan shen.. tapi sebelum itu saya ingin menanyakan alasan tuan shen membeli perusahaan teknologi yang myaris bangkrut seperti ini?? Bukankah masih ada banyak perusahaan yang bisa menguntungkan jika dibeli??" Tanya dong shao "Alasannya adalah perusahaan ini merupakan perusahaan teknologi yang bagus dan ditopang oleh sumber daya manusia yang berkualitas" "Kendala terutama dari perusahaan ini hanya pada pendanaan dalam pengembangan teknologi terbaru alias tidak ada investor yang masuk" kata shen long "Bagaimana kau bisa mengetahui sampai sedetail ini?? Informasi perusahaan ini tidak pernah diketahui publik sama sekali" kata dong saho heran "Tidak perlu terkejut.. wajar bagiku untuk mencari informasi tentang perusahaan yang akan kubeli bukan??" "awalnya aku hanya ingin menjadi investor.. namun karena alasan tertentu aku harus membeli perusahaan ini" "Tapi tidak perlu khawatir.. aku tidak akan mengganggu operasi perusahaan.. kalian dapat berkerja seperti biasa" "Aku akan menjadi CEO dibelakang layar yang menopang segala kebutuhan kalian" kata shen kai menjelaskan "Baiklah.. dari penjelasan tuan shen saya tidak memiliki keberatan sama sekali dan mewakili seluruh pegawai serta peneliti di perusahaan ini aku mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya kepada tuan shen" ucap dong shao "Aku telah melakukan riset pasar untuk nilai Mu.Tec yang berada di angka 100 juta yuan karena itu aku akan menawar dengan 300 juta yuan apakah ini baik - baik saja??" Tanya shen kai "Baguss.. baguss... tidak ada keberatan sama sekali.. terima kasih atas kemurahan hati tuan shen" jawab dong shao dengan prnuh kebahagiaan "Aku akan segera menyiapkan surat peralihan kepemilikan perusahaan atas nama anda tuan shen" kata dong shao kemudian meminta sekretarisnya untuk untuk segera membuat dokumen tersebut Tidak lama kemudian sekretaris itu kembali dengan membawa surat - surat yang diperlukan lalu memberikannya kepada dong shao dan shen long untuk ditandatangani "Baiklah.. sebagai CEO yang baru.. Ada dua hal tambahan yang ingin aku sampaikan kepadamu untuk dilakukan oleh tim pengembang.." kata shen long "Pertama, mulai dari saat ini nama perusahaan akan berubah menjadi Shen.Corp karena itu segera urus semua keperluannya"Debu semen dan partikel isolasi kabel jatuh seperti salju hitam dari langit-langit Sub-Level 15 yang mulai retak. Di tengah ruangan, **Shen Long** berdiri sebagai pilar energi merah yang mengerikan. Cakar cahaya-padat di tangan kanannya mengeluarkan suara mendesis yang mematikan, setiap getarannya menguapkan kelembapan udara dan menciptakan kabut uap yang tebal di sekelilingnya.Alur merambat sangat lambat saat **Li Lan** mencoba menyeret tubuhnya yang terluka mendekati Shen Long. Narasi membedah setiap **Neuro-Muscular Struggle**: bagaimana rasa sakit dari luka harpun di pahanya mengirimkan sinyal peringatan ke otaknya, namun ia memaksakan kehendaknya untuk terus bergerak. Setiap jengkal pergerakannya di atas lantai logam yang panas diuraikan secara anatomis, menunjukkan bagaimana otot *quadriceps*-nya gemetar karena kehilangan darah."Long... dengarkan aku... kau bukan dia," suara Li Lan pecah, tertutup oleh gemuruh peledak Avalon yang mulai bekerja di atas mereka.Shen Long tidak m
Udara di ruang pusat Sub-Level 15 bergetar hebat saat unit **Sentinel Kelas-D** pertama meluncurkan serangan. Robot laba-laba itu tidak memiliki emosi, namun gerakannya dipandu oleh algoritma penghancuran yang telah disempurnakan selama puluhan tahun. **Li Lan** berdiri tegak, tangannya yang terbalut luka bakar menggenggam pipa logam berat dengan erat.Alur merambat sangat lambat saat Sentinel itu melepaskan serangan pembuka. Narasi membedah fase **Hydraulic Loading**: bagaimana cairan kompresi dipompa ke kaki-kaki baja robot tersebut, menciptakan daya pegas yang mampu melontarkan massa dua ratus kilogram dalam sekejap. Li Lan melihat gerakannya bukan sebagai satu lompatan utuh, melainkan sebagai rangkaian posisi statis yang bergerak cepat.Li Lan tidak menunggu. Ia melakukan **Low-Angle Sweep** (Sapuan Sudut Rendah). Narasi membedah setiap inci gerakan pipa logamnya: bagaimana ia membelah udara, menciptakan suara siulan tipis sebelum menghantam sendi kaki depan Sentinel. Benturan itu
Di pusat gravitasi Sub-Level 15, udara terasa tebal oleh muatan statis yang keluar dari kapsul **Subject Zero**. **Li Lan** membaringkan tubuh **Shen Long** di atas platform induksi yang terhubung langsung dengan tangki prototipe tersebut. Platform itu terbuat dari keramik superkonduktor yang dingin, kontras dengan hawa panas yang mulai memancar dari inti kristal Subject Zero yang terbangun.Alur merambat sangat lambat saat **Liu Xue Lan** mulai mengoperasikan konsol analog yang berkarat. Narasi membedah setiap langkah dari **Energy Decantation Protocol** (Protokol Dekantasi Energi). Ini bukan sekadar memindahkan listrik; ini adalah transfer **Essence-Pattern**—pola cetak biru molekuler yang mendasari kehidupan anomali kristal."Xue Lan, hati-hati. Jika frekuensinya tidak cocok, Shen Long akan meledak dari dalam," bisik Li Lan. Ia menahan kepala Shen Long, merasakan getaran halus yang mulai merambat dari platform ke telapak tangannya.Narasi menghabiskan beberapa halaman untuk mendesk
Di dasar kawah kaca yang masih mengeluarkan uap panas, **Li Lan** berlutut di depan panel logam yang baru saja tersingkap. Panel ini berbeda dari arsitektur Aegis yang mereka kenal; logamnya lebih gelap, dengan urat-urat tembaga yang tertanam di dalamnya, membentuk pola geometris yang menyerupai struktur saraf manusia. Ini adalah pintu menuju **Sub-Level 15**, sektor yang secara resmi dihapus dari setiap peta digital pangkalan.Alur merambat sangat lambat saat Li Lan mencoba membersihkan jelaga perak dari permukaan panel tersebut. Narasi membedah setiap gerakan jemarinya yang gemetar: bagaimana rasa perih dari luka bakar di punggungnya merambat ke ujung syarafnya setiap kali ia membungkuk, dan bagaimana suhu permukaan logam itu secara paradoks terasa hangat, seolah-olah ada sesuatu yang berdenyut di baliknya."Ini bukan kunci digital, Xue Lan," bisik Li Lan. Ia menunjuk ke sebuah ceruk berbentuk telapak tangan di tengah panel. "Ini adalah sistem **Hemo-Biometric** (Biometrik Darah) ku
Sinar orbital Avalon menghantam permukaan Michigan dengan energi yang setara dengan ledakan termonuklir skala kecil, namun tanpa radiasi sisa. Cahaya itu bukan lagi sekadar pancaran, melainkan kolom putih solid yang membelah kegelapan malam. Pada hitungan **0,08 detik** sebelum benturan total meratakan sisa-sisa bunker, **Liu Xue Lan** melepaskan kartu truf terakhirnya.Alur merambat sangat lambat saat Xue Lan memicu fenomena **Quantum Stasis**. Melalui integrasi datanya dengan *mainframe* Aegis yang kini hancur, ia memanipulasi energi *Void* di sekeliling tubuhnya untuk menciptakan kubah pelambat waktu. Narasi membedah proses ini melalui hukum **General Relativity**: bagaimana kepadatan energi yang ekstrem di sekitar Xue Lan membengkokkan ruang-waktu, membuat satu milidetik di dalam kubah terasa seperti satu menit bagi kesadarannya.Di dalam kubah ini, Xue Lan melihat dunia dalam gerak lambat yang mengerikan. Ia melihat gelombang panas pertama dari serangan orbital—sebuah dinding pla
Udara di depan bunker darurat itu kini telah menjadi sup plasma yang mematikan. **Shen Long** masih berlutut, kedua kakinya amblas sedalam sepuluh sentimeter ke dalam lapisan es Michigan yang membeku. Perisai **Geodesic** yang ia bentuk dari lengan cahaya-padatnya berderit keras, mengeluarkan suara seperti ribuan jarum yang patah secara bersamaan.Alur merambat sangat lambat saat **Li Lan** mengamati retakan pada perisai tersebut dari balik punggung Shen Long. Narasi membedah proses **Structural Fatigue** (Kelelahan Struktur): setiap kali bola plasma ungu menghantam perisai, getarannya merambat melalui lengan cahaya Shen Long dan langsung menghantam struktur tulang obsidian di bahunya. Li Lan melihat serpihan kristal kecil mulai luruh dari bahu Shen Long, menguap sebelum sempat menyentuh lantai."Long! Kau tidak bisa menahan ini lebih dari sepuluh detik lagi!" teriak Li Lan.Ia tahu mereka terjebak. Jika Shen Long melepaskan perisai, mereka akan terbakar. Jika ia terus menahannya, tub







