Share

Sistem Tanpa Batas
Sistem Tanpa Batas
Author: Kairon

bab 1 awal

Author: Kairon
last update publish date: 2025-10-02 22:08:52

Tiga belas tahun kemudian Shen Long menjadi seorang pemuda berusia dua puluh lima tahun yang hidup bersama kedua orang tuanya Shen Mo Han dan Lee Juyi

Ia memiliki dua orang saudara dan seorang saudari

Kedua saudaranya (shen Lu dan shen Jiayi) sudah berkeluarga dan pergi meninggalkan rumah dengan pasangannya masing-masing

Hanya saudara bungsunya Shen Kai yang tinggal dan bekerja membantu kedua orang tua mereka serta merawat dirinya yang lumpuh sejak usia dua belas tahun

Tidak diketahui dengan pasti apa penyebabnya namun yang pasti karena hal itu ia tidak bisa kemana-mana karena penyakit misterius yang bersarang ditubuhnya.

kedua orang tuanya telah berupaya sebaik mungkin untuk menyembuhkan penyakit anaknya baik melalui perawatan modern maupun tradisional, namun hasilnya nihil.. bahkan mereka semakin kesulitan karna biaya pengobatan yang begitu besar sehingga menghabiskan semua tabungan mereka dan pada akhirnya mereka hanya bisa pasrah dan memutuskan untuk merawat anaknya dirumah karena sudah tidak memiliki uang apalagi ayahnya hanya seorang guru sd dan ibunya adalah ibu rumah tangga biasa yang untuk menghidupi keluarga semuanya bergantung pada penghasilan dari ayahnya yang tidak seberapa

* Di kota Gu Bang

Di halaman salah satu rumah seorang wanita paruh baya sedang menyapu

" Shen Kaii!!.. ayo bangun.. sudah jam tujuh, bangun dan bantu ibu menyiapkan bubur untuk kakakmu "

teriak Juyi dari halaman depan rumah dimana ia sedang menyapu membersikan daun yang berjatuhan dari pohon.

Shen Kai yang mendengar teriakan ibunya langsung terbangun dan duduk di tempat tidurnya yang sederhana, ranjang tua tanpa kasur yang hanya diberi tikar dan bantal untuk tempat beristirahatnya

Shen long yang masih tertidur juga bangun setelah mendengar suara ibunya

" baik ibu.. aku akan segera menyiapkannya "

dengan segera shen kai beranjak dari tempat tidurnya dan pergi ke dapur di bagian belakang rumahnya, menyiapkan air didalam panci, memasukkan kayu kedalam tempat pembakaran dan menyalakan api kemudian meletakkan panci diatasnya, lalu ia membersihkan beras dan memasukkanya..

Sambil menunggu buburnya matang, kai memutuskan untuk membantu ibunya membersihkan bagian dalam rumah

Shen long yang telah bangun berusaha keras untuk bangun dan bersandar di bagian sandaran ranjang yaang ada

Ayah mereka telah lebih dulu pergi kesekolah tempatnya mengajar dari jam enam tadi karna jaraknya yang jauh dari rumah mereka.

Setelah selesai bersih-bersih shen kai kembali ke dapur dan menyiapkan bubur untuk kakaknya, setelah sampai di depan pintu kamar kai mengetuk pintu

*tok tok.. Kak..

"kakak Long.. apakah aku boleh masuk?" Kata shen kai

"Masuklah adik, tidak apa-apa" shen long yang mendengar suara adiknya segera mempersilahkannya masuk

kai pun masuk sambil membawa nampan dengan mangkuk berisi bubur dan segelas air

"Kakak.. ayo bangun dan makan bubur ini" kata shen kai

sambil meletakkan nampan yang dibawanya, shen kai membantuk shen long untuk bangun dan duduk di kasurnya.

Ya satu-satunya dirumah itu yang masih menggunakan kasur diranjangnya hanyalah shen long yang sedang sakit

" maafkan kakakmu ini shen kai.. karena penyakitku aku menjadi beban bagi keluarga ini" kata shen long

" apa maksud kakak?? kakak itu adalah saudaraku dan anak dari ayah dan ibu, bagaimana mungkin kami menganggapmu sebagai beban.. sekalipun kakak tidak dapat melakukan apa-apa, kakak tetap menjadi kakak terbaikku.. kakak yang selalu menemaniku bermain sejak kecil, kakak yang selalu melindungiku saat aku diganggu oleh anak - anak lain" kata shen kai penuh emosional karena mengingat masa lalu yang bahagia bersama kakaknya dulu

apa yang dikatakan shen kai memang benar, shen long pada masa kecilnya adalah anak laki-laki normal yang sehat dan kuat

Ia sering bermain bersama ketiga adiknya dan selalu memperhatikan shen kai karna dia yang paling kecil diantara mereka, namun naas pada usia dua belas tahun tanpa alasan yang jelas shen long mengalami kelumpuhan total pada kedua kaki dan tangan kirinya

Berbagai macam cara telah ditempuh oleh kedua orang tua mereka namun semuanya berujung sia-sia, bahkan dokter terbaik yang datang untuk melihat kondisi shen long menyerah untuk mengobatinya karna dari hasil pemeriksaan menyeluruh yang telah di lakukan ia tidak menemukan keanehan apapun pada tubuh shen long.

" aku tau kamu sangat menyayangi kakakmu ini, tapi kakak tidak mau terus-menerus seperti ini.. kenapa aku harus lumpuh??, kenapa aku tidak bisa sembuh?? " kata shen long penuh kekecewaan pada dirinya sendiri

seiring dengan kata-katanya air mata shen long mulai mengalir tanpa deras.. ia sangat membenci dirinya sendiri saat ini

" kakak.. kakak jangan menangis.. kakak shen long yang aku kenal tidak akan mudah untuk menangis bahkan ketika dikeroyok banyak orang waktu melindungi ku dulu kakak tidak menangis sedikitpun"

Shen kai berusaha menghibur kakaknya walaupun dalam hatinya ia sangat terpukul dengan kondisi kakaknya.

Lee Juyi yang baru saja masuk kedalam rumah segera mendengar suara tangisan shen long segera dengan terburu-buru berlari ke arah kamarnya

" ada apa ini??.. shen long kenapa kamu menangis nak.. shen kai ada apa dengan kakakmu??" Tanya Juyi

" aku tidak apa-apa ibu.." jawab shen long segera menghentikan tangisnya dan dibantu shen kai mengusap air matanya

" shen kai jujur pada ibu ibumu apa yang terjadi sampai shen long menangis??" tanya juyi sambil menatap pada shen kai

" i.. itu ibu.. sebenarnya kakak..."

Sebelum selesai berbicara shen long memotong

" sudahlah ibu.. aku tidak apa-apa, shen kai juga tidak melakukan apa-apa jadi jangan menekannya lagi"

Kata shen long sambil menatap ibunya kemudian beralih kepada shen kai

Mengerti dengan maksud tatapan kakaknya, shen kai memutuskan untuk tidak berbicara atau menjawab pertanyaan ibunya, ia sangat paham dari tatapan mata shen long, ia tidak mau kalau alasan kesedihanya akan membuatnya ibu bersedih dan ikut menangis

Shen long sudah cukup banyak melihat air mata ibunya terjatuh saat harus menerima kenyataan bahwa dirinya tidak dapat disembuhkan

Melihat kedua anaknya tidak mau berbicara, juyi tidak bisa memaksa lagi

" baiklah kalau kalian tidak ingin menjawabnya.. shen kai bukankah sudah waktunya untuk kamu ke pasar?? Ini sudah jam delapan"

Shen kai yang masih diam langsung tersadar dan beranjak untuk ke kamar mandi

" kakak aku mau siap-siap dulu, ibu tolong temani kakak"

"Baiklah" jawab keduanya

Shen kai pergi mandi dan setelah itu dia bersiap-siap kemudian kembali untuk pamit kepada kakak dan ibunya

"Kakak.. ibu.. aku pergi dulu"

"Hati-hati" kata shen long

" jangan terlalu lama bekerja ingat untuk beristirahat" sambung juyi

"Baik" jawab shen kai

Sepeninggalan shen kai.. shen loang kembali ditanyai oleh ibunya terkait alasannya bersedih namun dengan tenang ia mengatakan kepada ibunya bahwa dirinya baik - baik saja jadi tidak perlu mengkhawatirkannya

Lee juyi pun sebagai seorang ibu yang sangat mengetahui karakter anaaknya tidak lagi meminta penjelasan darinya dan berkata kepadanya apakah ia ingin pergi kehalaman untuk berjemur

Shen long segera mengiyakan dan juyi mengambil kursi roda lalu menempatkannya di sisi ranjang agar shen long bisa naik

Setelah itu shen long meminta tablet yang biasa ia gunakan untuk bekerja kepada ibunya agar dapat bekerja sambil

Meskipun dalam keterbatasan ia masih berusaha agar hidupnya masih memiliki arti

Tablet bekas yang dibelikan shen mo ia gunakan untuk bekerja menulis novel dan mendapatkan uang

Dalam sebulan ia menghasilkan seratus dollar dan terkadang saat mendapat bonus ia bisa mendapatkan hingga dua ratus dollar

Jumlah yang tidak besar sama sekali namun dapat membamtu kehidupan keluarganya

Shen long duduk di teras rumah hingga pukul dua belas siang namun ia tidak kepanasan karean ada kanopi di bagian atasnya sehingga ketika waktu berjalan dan bumi melanjutkan perputarannya

cahaya matahari sudah tidak lagi mengenai dirinya jadi ia dapat melanjutkan pekerjaan dengan tenang

Ketika jam menunjukkan pukul dua belas lewat dua pukuh menit ada seorang pria mengendarai motor datang dan memarkirkan kendaarannya di halaman rumah

Shen long mengamati pria tersebut dan tidak mengenalinya sama sekali

Pria itu kemudian berjalan menghampiri shen kai dan bertanya kepadanya

" selamat siang anak muda..apakah benar disini adalah rumah dari ibu Lee Juyi" tanya pria itu

Karena cuaca yang sedang panas pria itu mengenakan masker yang menutupi hampir semua bagian wajahnya

"Benar.. ini adalah rumah beliau dan saya adalah anaknya.. apakah ada yang bisa dibantu" tanya shen long dengan sopan

"Jadi benar ini rumahnya.. huhh susah payah aku mencarinya" pria itu dengan cepat merubah gaya bicaranya begitu shen long mengatakan bahwa ini memang rumah mereka

Ia tidak tahu mengapa pria itu merubah gaya bicaranya.. namun dari penampilannya sepertinya ia bukan orang baik - baik

"Jadi pak apakah ada yang bisa saya bantu.. ada apa anda mencari ibu saya " tanya shen long

"Oh .. itu bukan masalah besar.. namaku Huang Shao maaf karena terlambat memperkenalkan diri"

"Dan tunuan kedatanganku kemari adalah untuk menagih biaya pinjaman online ibumu.." kata huang shao dengan nada tenang namun ada penekanan ketika sampai pada kata pinjaman online

"Apa?? Pinjaman online??" Mendengar dua kata ini shen long langsung diliputi ketidaknyamanan dalam pikirannya karena dalam bisnis ini apalagi di negaranya biaya pinjaman yang ditawarkan sangan fantastis dengan iming - iming bunga rendah

Namun saat kontrak telah ditanda tangani.. akan muncul banyak kejanggalan didalamnya seperti bunga yang tiba - tiba melonjak karena kebijakan yang tidak masuk akal, peraturan pembayaran yang tidak normal lalu masih banyak lainnya

Shen long hanya bisa berharapa bahwa tempat yang ibunya pilih buakn merupakan salah satunya

" berapa jumlah pinjaman yang diterima oleh ibu saya pak " tanya shen long dengan hati - hati

"Tidak banyak.. ibumu menerima pencairan dana sebesar seratus ribu yuan sudah mengembalikan sekitar tujuh puluh lima ribu yuan"

"Namun sayang seklai tagihan bulan ini belum dibayarkan yang merupakan pelanggaran kontrak dimana semua peminjam kami tidak diijinkan untuk terlambat dalam membayar tagihan bulanan"

" jika hal tersebut terjadi maka dengan sangat menyesal bunga tagihan akan meningkat lima kali lipat " kata Huang shao sambil tersenyum dan memberikan kontrak yang pernah ditanda tangani oleh ibunya

Melihat kontrak tersebut shen long menahan nafasnya karena jumlah yang belum dikembalikan adalah dua puluh lima ribu yuan dan dengan peningkatan bunga lima kali lipat maka mereka masih berhutang sekitar sembilan puluh ribu yuan

Itu hanya kurang sepuluh ribu yuan dari total pinjaman yang diterima ibunya.. ini jelas perampokkan yang berkedok bisnis pinjol

Namun setelah membaca isi kontrak dengan seksama.. shen long menyadari bahwa tidak ada satupun pernyataan yang dibuat-buat

Semuanya sesuai dengan kontrak yang berada ditangannya.. tidak ada bekas perubahan pada dokumen tersebut yang menyatakan keabsahaan dari kontrak itu

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Comments (1)
goodnovel comment avatar
KUDALUMPINGKU KUDALUMPINGKU
semuanya sesuai dengan kontrak yang berada di tangannya.. tidak ada bekas perubahan pada dokemon tersebut yang menyatakan keansahaan dari kontrak itu ...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Sistem Tanpa Batas   238

    Di dalam kedalaman Data-Vault, kesadaran Li Lan yang tadinya berbentuk cahaya biru murni kini tampak redup di hadapan The Archivist. Sosok ini tidak memiliki bentuk tetap; ia adalah kumpulan wajah-wajah manusia yang terdistorsi dalam aliran data, suara-suara ribuan teknisi Avalon yang telah mati dan diunggah paksa ke dalam sistem.Alur merambat sangat lambat saat The Archivist memulai Cognitive Suppression (Penekanan Kognitif). Narasi membedah proses Neural Entrapment: Li Lan tidak diserang dengan kode perusak, melainkan dengan Information Flooding. Sang Archivist menyuntikkan ribuan tahun sejarah manusia yang tidak relevan, data cuaca yang rusak, dan jutaan baris log sistem ke dalam pikiran Li Lan. Ini adalah taktik untuk membuat "otak" digital Li Lan mengalami crash akibat beban memori yang tak tertahankan."Kau ingin rahasia Thorne? Jadilah bagian dari arsip ini, Anomali," suara itu bergema dalam ribuan frekuensi sekaligus.Narasi menghabiskan beberapa halaman untuk mendeskripsikan

  • Sistem Tanpa Batas   237

    Udara di dalam Sub-Level 15 semakin tipis, dipenuhi aroma ozon dan logam terbakar. Setelah Li Lan berhasil melumpuhkan satu Sentinel melalui jaringan, unit cakram baja tersebut kini menjadi onggokan mati di depan Kapten Marcus. Namun, lima Sentinel lainnya tidak berhenti; mereka mengkalibrasi ulang sensor mereka, menyadari bahwa rekan mereka telah diretas.Alur merambat sangat lambat saat Marcus memutuskan untuk tidak membuang amunisi plasmanya. Narasi membedah proses Momentum Transfer: Marcus menghujamkan cakar titaniumnya ke inti Sentinel yang lumpuh tersebut, mengangkat bangkai seberat dua ratus kilogram itu dengan satu tangan. Ia menggunakannya sebagai Improvised Ballistic Shield (Perisai Balistik Darurat).Sentinel kedua meluncurkan serangan berupa proyektil High-Frequency Sonic Bolts. Narasi membedah proses Acoustic Wave Deflection: saat gelombang suara berfrekuensi tinggi itu menghantam bangkai Sentinel di tangan Marcus, struktur baja unit yang mati itu menyerap sebagian besar

  • Sistem Tanpa Batas   236

    Pintu utama Sub-Level 15 yang telah terpotong jatuh dengan dentingan logam yang teredam oleh uap nitrogen. Di ambang pintu, enam unit Sentinel Class-V melangkah masuk. Mereka tidak memiliki bentuk humanoid; tubuh mereka adalah cakram baja mengkilap yang dikelilingi oleh delapan lengan manipulator yang berakhir pada pisau vibrasi frekuensi tinggi.Alur merambat sangat lambat saat Kapten Marcus menyambut Sentinel pertama. Narasi membedah proses Kinetic Combat Analysis: Marcus tidak bisa menggunakan meriam plasmanya di ruang tertutup ini karena ledakannya akan merusak tabung embrio. Ia harus bertarung secara fisik. Saat Sentinel pertama meluncur ke arahnya dengan kecepatan tinggi, Marcus mengaktifkan Overclocked Servo-Motors pada lengannya.Setiap detik pergerakan diuraikan secara mekanis. Marcus menangkap salah satu lengan vibrasi Sentinel dengan tangan kirinya. Narasi membedah Material Friction: gesekan antara pisau vibrasi dan telapak tangan titanium Marcus menciptakan percikan api mi

  • Sistem Tanpa Batas   235

    Keheningan yang mengikuti berhentinya pangkalan di Sektor Satu terasa lebih mengancam daripada dentuman inersia sebelumnya. Di luar dinding Sub-Level 15 yang kini bersandar pada rel magnetik terowongan Cradle-0, sistem pertahanan otomatis Avalon telah merespons anomali ini. Unit keamanan Sektor Satu bukan lagi robot pembersih atau Algojo terbang, melainkan Sentinel Class-V—unit khusus yang dirancang untuk terminasi senyap di ruang hampa.Alur merambat sangat lambat saat unit-unit tersebut mulai bekerja pada pintu utama pangkalan. Narasi membedah proses Thermal-Molecular Cutting: tidak ada ledakan besar. Sebaliknya, tiga titik cahaya putih muncul di permukaan baja pintu, bergerak dengan presisi algoritma. Ini adalah penggunaan Oxygen-Iodine Laser (COIL) yang disetel pada frekuensi untuk memutus ikatan karbon baja tanpa menimbulkan suara.Kapten Marcus berdiri di balik pintu yang membara itu, tangannya yang retak menggenggam meriam plasma yang masih mendingin. Narasi membedah Sensory Tr

  • Sistem Tanpa Batas   234

    Pangkalan Sub-Level 15 kini bukan lagi sebuah bunker statis, melainkan proyektil seberat jutaan ton yang meluncur di dalam terowongan magnetik Cradle-0. Dengan Li Lan yang pingsan dan koneksi otomatis Pohon Saraf yang terputus, sistem pengereman otomatis pangkalan gagal berfungsi. Kapten Marcus berdiri di depan konsol manual yang telah berkarat, mencoba menjinakkan inersia raksasa yang membawa mereka menuju kehancuran.Alur merambat sangat lambat saat Marcus mencoba melakukan Electromagnetic Braking Manual. Narasi membedah proses Eddy Current Induction: Marcus harus mengalirkan sisa energi dari baterai obsidian pangkalan ke rel-rel magnetik terowongan. Namun, karena kecepatan mereka telah mencapai Mach 3, gesekan udara di ruang sempit terowongan menciptakan Aero-Thermodynamic Heating yang luar biasa di sepanjang dinding pangkalan."Xue Lan! Pegangan pada apa pun yang bisa kau temukan!" teriak Marcus. Tangannya yang berupa logam bergetar saat ia menarik tuas pengereman darurat.Shutter

  • Sistem Tanpa Batas   233

    Keadaan di dalam Dormancy Chamber telah mencapai titik jenuh. Medan gravitasi dari Dark-Matter Camouflage tidak bisa lagi ditahan; ruang di sekitar Shen Long mulai mengerucut, mengancam untuk menelan seluruh pangkalan ke dalam titik singularitas. Liu Xue Lan menyadari bahwa satu-satunya cara untuk selamat adalah dengan melakukan Kinetic Discharge—mengubah energi potensial gravitasi yang terperangkap menjadi energi kinetik murni untuk melontarkan mereka melalui jalur bawah tanah yang ditemukan Marcus.Alur merambat sangat lambat saat proses Energy Phase-Inversion dimulai. Narasi membedah proses Gravitational-to-Kinetic Conversion: Li Lan harus bertindak sebagai pengatur katup energi melalui Pohon Saraf. Ia mulai menarik benang-benang gravitasi yang melengkung di sekitar Shen Long dan mengarahkannya ke sistem pendorong elektromagnetik pangkalan yang sudah tua."Long... lepaskan jangkar obsidianmu... sekarang!" perintah Li Lan, suaranya bergema dalam frekuensi yang terdistorsi oleh dilat

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status