Share

Bab 525

Penulis: Citra Sari
Tak disangka Lucien akan begitu tiba-tiba mengumumkan hubungannya dengan Gayatri ke publik, Shanaya sampai terpaku.

Belum sempat bereaksi, dia sudah dipeluk di pinggang dan dibawa keluar dari rumah tua Keluarga Pranadipa.

Di dalam rumah tua itu, semua orang masih terkejut oleh kabar tersebut, dan butuh waktu lama sebelum akhirnya sadar kembali.

"Apa maksudnya? Aku ingat ayah Lucien adalah putra sulung Keluarga Wiraatmadja, 'kan? Kalau dia tidak punya hubungan darah dengan Nyonya Besar Keluarga W
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
nia yaya
kasian jg seh Adrian tp ya salah sndiri dulu knp dia begitu mnggilai Bianca smpe prcya seratus persen sm Bianca tnpa dilihat benar tdknya. ah bodoh... skrg baru nyesel. semoga kelak dpt jodoh yg baik jg jngn smpe sm Bianca kasian
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 852

    Aurelia sedikit mengernyit, malas berbasa-basi dengannya. "Reynald, sebenarnya apa yang ingin kamu katakan?"Mungkin karena kini merasa punya kartu truf, Reynald menjawab dengan santai dan penuh percaya diri, "Begini saja. Lucien sekarang benar-benar ingin menghancurkan Keluarga Anandita. Hampir semua bisnis Grup Anandita di Kota Panaraya sudah dia habisi. Kalau kamu ingin bercerai, setidaknya kamu harus membuatnya berhenti dulu.""Aku sudah bilang, itu tidak mungkin."Aurelia menjawab tanpa ragu sedikit pun, nadanya tetap tenang seperti biasa. "Aku tidak punya hak untuk ikut campur dalam keputusan Lucien. Soal perceraian, kalau kamu tidak mau menandatanganinya, kita selesaikan saja lewat jalur hukum."Seberang telepon terdiam sesaat.Tidak lama kemudian, Reynald tiba-tiba tertawa kecil. "Aurelia, kamu memang tidak pernah berubah. Selalu pintar memilih kata-kata supaya tidak ada celah untuk membantahmu."Aurelia tidak menjawab. Dia hanya menunggu Reynald melanjutkan."Kalau begitu, bag

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 851

    Belum lama Reynald duduk di ruang kerjanya, Alan sudah membuka pintu dan masuk."Pak Reynald," ujar Alan dengan sedikit ragu. "Neira baru saja mengirim pesan."Reynald tetap tenang. "Apa katanya?""Dia menanyakan kapan Anda punya waktu untuk mengurus akta cerai dengan Nyonya Aurelia."Alan menyampaikan pesan itu apa adanya. "Katanya belakangan ini Bu Aurelia cukup sibuk, jadi waktunya harus dijadwalkan lebih dulu."Meski disampaikan dengan sopan, maksudnya sudah sangat jelas.Pihak Aurelia sudah begitu yakin Reynald pasti akan datang untuk mengurus perceraian mereka.Di hadapan Aurelia, dia memang sudah tidak punya ruang untuk tawar-menawar.Tiba-tiba, sudut bibir Reynald terangkat membentuk senyum tipis, seolah baru saja mendengar lelucon yang menarik."Balas pesannya. Katakan belakangan ini aku sedang sibuk."Alan tertegun. "Pak Reynald, tapi ....""Kenapa?"Nada suara Reynald tetap santai. "Dia bertanya kapan aku punya waktu, dan aku menjawab sedang sibuk. Apa susahnya memahami itu?

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 850

    Suasana di seberang telepon seolah membeku sesaat.Tidak lama kemudian, suara Tuan Abimana berubah berat, penuh wibawa yang membuat orang gentar. "Reynald, kamu bilang tidak punya waktu untuk pulang?""Benar."Reynald menggenggam ponselnya. Suaranya tidak keras, tetapi terdengar sangat yakin. "Kakek, dengarkan aku dulu. Memang benar Lucien menyerang kita karena ulahku. Tapi masalah ini akan segera selesai.""Selesai bagaimana?""Dia akan menghentikan serangannya."Reynald menegaskan setiap katanya. "Bukan cuma itu. Semua yang sudah direbut Keluarga Wirantara dan Wiraatmadja dari Keluarga Anandita akan kita dapatkan kembali, satu per satu."Kali ini, bukan hanya Tuan Abimana yang terdiam.Alan pun sampai membuka mulut, tetapi akhirnya tidak berani menyela.Selama bertahun-tahun mendampingi Reynald, baru kali ini dia melihat pria itu berbicara seperti itu kepada sang kakek.Dulu, Reynald selalu sangat berhati-hati di hadapan kakeknya.Sebanyak apa pun rencana yang dia simpan dalam hati,

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 849

    Setelah turun dari mobil, Reynald berjalan menuju sedan hitam yang masih terparkir tidak jauh dari sana.Alan yang berdiri di samping mobil segera menghampirinya dan berkata dengan suara pelan, "Pak Reynald, sepertinya Kakek menelepon Anda, tapi tidak diangkat, jadi beliau menghubungiku. Sepertinya beliau mengetahui sesuatu lagi dan sekarang sangat marah."Reynald mengeluarkan ponselnya dan memeriksa panggilan tak terjawab, lalu langsung masuk ke mobil. "Apa katanya?"Alan duduk di kursi pengemudi. Setelah ragu sejenak, dia akhirnya menjawab dengan jujur, "Beliau menyuruh Anda segera kembali ke Kota Selatanaya."Alan berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "Kata-kata beliau persisnya Anda disuruh pulang sekarang juga. Kalau tidak, jangan pernah kembali lagi."Reynald tersenyum sinis. "Kalau begitu, telepon balik dan katakan untuk sementara aku belum bisa pulang."Alan tertegun, mengira dirinya salah dengar. "Pak Reynald?""Kenapa?" Reynald menoleh kepadanya.Setelah bertahun-tahun mendam

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 848

    Herman mengucapkan kalimat itu dengan tenang dan tanpa tergesa-gesa, seperti seorang pemain catur yang sudah yakin dengan langkahnya.Reynald tidak menjawab.Dia hanya menunggu Herman melanjutkan sendiri.Herman pun tidak berharap Reynald akan bertanya. Sorot mata tuanya yang keruh menyimpan kilatan misterius yang sulit ditebak. "Dia adalah putri Keluarga Wirantara yang hilang lebih dari dua puluh tahun lalu. Putri kelima Keluarga Wirantara."Suasana di dalam mobil mendadak hening.Begitu hening hingga Reynald seolah bisa mendengar detak jantungnya sendiri yang mendadak terhenti sesaat. "Tidak mungkin."Kata-kata itu hampir spontan terlontar dari mulutnya.Herman hanya tersenyum, tanpa membenarkan ataupun menyangkal. "Tidak mungkin? Kalau begitu, menurut Pak Reynald, kenapa Keluarga Wirantara begitu peduli pada seorang dokter wanita tanpa latar belakang keluarga terpandang? Kenapa Aurelia sampai turun tangan sendiri dan memperingatkanmu agar menjauhinya?"Reynald perlahan menyandarkan

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 847

    Reynald melirik kartu nama yang disodorkan kepadanya.Kartu itu sangat sederhana, hanya mencantumkan sebuah nama dan nomor telepon luar negeri. Tidak ada informasi lain.Tidak ada nama perusahaan ataupun jabatan."Tadi Tuan Herman bilang ingin menawarkan sebuah kesepakatan."Reynald mengalihkan pandangannya dari kartu nama itu. "Kesepakatan apa?"Herman tidak langsung menjawab. Mata tuanya yang keruh memancarkan kilatan tajam, seolah dia sudah yakin akan mendapatkan apa yang diinginkannya.Dia meletakkan kartu nama itu di sandaran tangan di antara mereka, lalu mengetuknya pelan dengan jari."Aku sedikit banyak tahu situasi Pak Reynald sekarang. Grup Wiraatmadja mulai menyerang, Keluarga Anandita kehilangan sejumlah proyek, bahkan kantor cabang di Kota Panaraya terancam ditutup. Sementara itu, Nona Besar Keluarga Wirantara juga tidak mau mengalah. Posisimu di Keluarga Anandita pasti sedang sulit, bukan?""Memangnya Tuan Herman datang untuk membujukku atas nama seseorang?" Reynald balik

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status