Share

Bab 88

Penulis: Citra Sari
Kenapa sekarang tiba-tiba tidak mau lagi?

Susana tersenyum tipis. "Bagaimana kalau setelah aku memberimu surat cerai, kamu malah tidak mau merahasiakan perceraiannya? Apa yang harus kulakukan?"

Shanaya mengingatkan, "Kita sudah menandatangani perjanjian."

"Perjanjian itu hanya mengikat orang yang berhati mulia."

Maksudnya jelas. Menyindir bahwa Shanaya bukan orang semacam itu.

Shanaya tidak marah. "Lalu, kapan Anda akan memberikannya padaku?"

"Nanti kalau Adrian sudah siap menikah lagi..."

"Tida
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (9)
goodnovel comment avatar
Sri Widiya
klu bkn crita jgn bulet bulet mana semakin ke sini babx pendek pendek ah bkn bls meneruskan bc
goodnovel comment avatar
susi lowati
sudah menghabiskan beli koin puluhan ribu eh malah ceritane mbulet2. bagus diawal ditengah2 memancing emosi khas banget.
goodnovel comment avatar
Sharira Nalanda
mau cerai aja ribet
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 847

    Reynald melirik kartu nama yang disodorkan kepadanya.Kartu itu sangat sederhana, hanya mencantumkan sebuah nama dan nomor telepon luar negeri. Tidak ada informasi lain.Tidak ada nama perusahaan ataupun jabatan."Tadi Tuan Herman bilang ingin menawarkan sebuah kesepakatan."Reynald mengalihkan pandangannya dari kartu nama itu. "Kesepakatan apa?"Herman tidak langsung menjawab. Mata tuanya yang keruh memancarkan kilatan tajam, seolah dia sudah yakin akan mendapatkan apa yang diinginkannya.Dia meletakkan kartu nama itu di sandaran tangan di antara mereka, lalu mengetuknya pelan dengan jari."Aku sedikit banyak tahu situasi Pak Reynald sekarang. Grup Wiraatmadja mulai menyerang, Keluarga Anandita kehilangan sejumlah proyek, bahkan kantor cabang di Kota Panaraya terancam ditutup. Sementara itu, Nona Besar Keluarga Wirantara juga tidak mau mengalah. Posisimu di Keluarga Anandita pasti sedang sulit, bukan?""Memangnya Tuan Herman datang untuk membujukku atas nama seseorang?" Reynald balik

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 846

    Tatapan Aurelia tertuju pada wajah pria di hadapannya.Tidak ada kekecewaan ataupun sindiran di matanya. Dia hanya menatap Reynald dengan sikap dingin, nyaris tanpa emosi."Reynald."Aurelia membuka mulut dan berkata dengan suara pelan, "Kamu pikir kamu bisa mengajukan syarat padaku?"Reynald seketika menegakkan punggungnya, tetapi wajahnya tetap menunjukkan ekspresi tulus. "Aurelia, aku bukan sedang mengajukan syarat. Aku hanya ....""Hanya apa?"Aurelia memotong ucapannya dengan nada datar, "Kamu mau bekerja sama mengurus perceraian kita asalkan Lucien berhenti menyerangmu? Kamu pikir sesuatu yang memang sudah seharusnya kamu lakukan bisa dijadikan alat tawar-menawar?"Wajah Reynald perlahan memucat.Ucapan Aurelia memang benar.Akta cerai itu memang harus dia urus, baik secara moral maupun hukum. Tidak ada alasan baginya untuk menghindar."Reynald, dengarkan baik-baik."Aurelia berdiri dan menatapnya dari atas dengan sorot mata dingin dan tegas. "Mau atau tidak, kamu tetap harus men

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 845

    Reynald tiba setengah jam lebih awal dari waktu yang telah disepakati.Saat Aurelia membuka pintu dan masuk tepat waktu, tidak ada seorang pun yang mengikutinya.Hari ini dia mengenakan blus sutra berwarna putih gading dan celana panjang hitam. Bros mutiara di kerahnya memancarkan kilau lembut di bawah cahaya lampu.Dibandingkan dengan sikap formal dan berjarak saat terakhir kali berada di ruang penerimaan ini, aura Aurelia hari ini terasa jauh lebih dingin.Reynald refleks berdiri. Bibirnya bergerak, baru saja hendak menyapa Aurelia ketika wanita itu lebih dulu berbicara, "Silakan duduk, Pak Reynald."Sambil berkata demikian, Aurelia langsung duduk di ujung lain meja panjang, menjaga jarak dua meter penuh darinya.Sama seperti pernikahan mereka.Sejak awal menikah hingga sekarang, selalu ada sesuatu yang menjadi penghalang di antara mereka.Jakun Reynald bergerak. Pada akhirnya, dia menelan kembali panggilan akrab yang nyaris terucap dari bibirnya."Bu Aurelia memanggilku hari ini kar

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 844

    Neira tidak menanggapi.Mungkin karena sudah terlalu lama mendampingi Aurelia, dia tidak perlu bertanya untuk mengetahui apa yang sedang dipikirkan majikannya saat ini.Selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia politik, Aurelia sudah menghadapi banyak hal. Berbagai cara licik dan kotor pernah dia hadapi, tetapi tidak satu pun benar-benar membuatnya marah.Namun, Reynald cukup bodoh hingga berani mendatangi Shanaya. Itu sudah menjadi perkara yang sama sekali berbeda.Shanaya sedang hamil dan usia kandungannya sudah begitu besar. Keluarga Wiraatmadja dan Wirantara sama-sama menjaganya dengan sangat hati-hati, takut dia terlalu banyak memikirkan sesuatu atau emosinya terganggu sedikit saja.Namun, demi kepentingannya sendiri, Reynald malah langsung mendatangi Shanaya di ruang praktiknya.Dan sampai sekarang, belum ada yang tahu apa saja yang dia katakan kepada Shanaya."Dia sudah menyelidiki hubungan Shanaya dengan Keluarga Wirantara?" Aurelia tiba-tiba bertanya."Sudah, tapi dia tidak

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 843

    Setelah telepon diputus oleh Lucien, Reynald tetap duduk di dalam mobil tanpa bergerak untuk waktu yang lama. Wajahnya pun semakin suram.Belum pernah ada orang yang menutup teleponnya begitu saja.Sebagai putra sulung Keluarga Anandita, menantu Keluarga Wirantara, sekaligus pewaris Grup Anandita, gabungan semua status itu membuatnya selalu diperlakukan dengan penuh hormat ke mana pun dia pergi.Namun, nada bicara Lucien barusan tidak ada ubahnya seperti sedang mengusir seekor anjing yang menghalangi jalan.Yang lebih penting, dia khawatir akan semakin sulit menjelaskan semua ini kepada sang kakek."Kembali ke kantor cabang Kota Panaraya."Reynald akhirnya buka suara. Suaranya terdengar sedikit serak.Alan mengiyakan lalu menyalakan mobil.Dari kaca spion, dia melihat Reynald bersandar di kursi dengan mata terpejam. Kerutan dalam terbentuk di antara kedua alisnya."Pak Reynald, lalu selanjutnya kita ....""Kembali dulu."Apa yang harus dilakukan selanjutnya, Reynald sendiri belum menem

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 842

    Lucien menyunggingkan senyum tipis. "Memangnya siapa lagi?"Orang-orang Keluarga Anandita sudah menyelidiki hubungannya dengan Shanaya secara besar-besaran, dan Lucien sama sekali tidak berniat menyembunyikannya.Dia hanya berpikir, setelah Reynald mengetahui hubungan mereka, pria itu tidak akan berani mengganggu Shanaya.Tidak disangka, selera Keluarga Anandita dalam memilih pewaris ternyata seburuk ini.Bisa-bisanya dia sebodoh ini.Reynald menelan ludah dan dengan cepat merangkai kata-katanya. "Pak Lucien, kali ini aku memang bertindak gegabah. Aku hanya ingin mengetahui sikap Keluarga Wirantara melalui Dokter Shanaya dan sama sekali tidak bermaksud menyinggungnya. Kalau aku tahu dia adalah ...."Sampai di sana, ucapannya terhenti sesaat.Saat Alan memberitahunya bahwa Lucien berniat menikahi seorang dokter tanpa kekuasaan maupun latar belakang keluarga terpandang, Reynald masih setengah percaya.Namun sekarang, Lucien sendiri yang mengatakan kepadanya Shanaya adalah Nyonya Wiraatma

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status