หน้าหลัก / Male Adult / Suami Terbuang Ternyata Penguasa / Bab 14: Sisi Rentan Di Balik Gaun Mewah

แชร์

Bab 14: Sisi Rentan Di Balik Gaun Mewah

ผู้เขียน: Puteri Bulan
last update วันที่เผยแพร่: 2026-08-21 22:46:40

"Bawa dia ke tempat terisolasi dan kunci mulutnya sampai fajar!" pangkas Reno dingin seraya memberi isyarat mata kepada Albert.

Dua personel militer privat menyeret Siska yang meratap histeris keluar dari hangar, meninggalkan koper titanium berisi hard drive Adijaya di tangan Vanya.

Maybach berarmor membelah kegelapan dini hari menuju Sky Tower dalam keheningan yang mencekat.

Pukul 03.20, pintu penthouse terdorong terbuka.

Suasana ruangan yang temaram diselimuti bayang-bayang hujan yang mem
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Suami Terbuang Ternyata Penguasa    BAB 18: Sindiran Babu Naik Kelas

    "Reno Elric? Pemilik restoran ini? Hahaha, Nona Vanya, Anda pasti sedang bergurau!" seru Clarissa dengan tawa melengking yang memecah keheningan Restoran Le Mirage. Suara tawa Clarissa bergema nyaring di bawah langit-langit kristal, disusul oleh gelak tawa empat teman sosialitanya yang saling berpandangan penuh cemooh. Mereka menatap Reno dari ujung rambut hingga ujung sepatu kulitnya dengan pandangan paling merendahkan yang bisa ditunjukkan oleh manusia. Bagi mereka, kebenaran tentang identitas asli Reno terlalu absurd untuk diterima oleh akal sehat. "Nona Vanya, Anda mungkin sudah ditipu mentah-mentah oleh pria ini!" lanjut Clarissa seraya melangkah maju dua tindak, melipat tangannya di dada dengan angkuh. "Pria yang Anda gandeng ini cuma mantan babu pencuci piring, tukang masak, dan pelayan rumah tangga Shena selama tiga tahun!" seru wanita bergaun biru di samping Clarissa menimpali. "Benar sekali! Shena sendiri yang dulu sering menceritakan betapa tidak bergunanya pria ini d

  • Suami Terbuang Ternyata Penguasa    BAB 17: Kehadiran Pasangan Penguasa

    "Aaaakkhhh!" jerit Shena histeris saat rasa panas membakar kulit dadanya secara brutal. Clarissa melempar mangkuk kosong itu ke lantai hingga hancur berkeping-keping, lalu menunjuk wajah Shena yang menangis histeris. "Ini hadiah lima puluh jutamu, Pengemis Gila!" "Suara jeritanmu merusak selera makan para tamu terhormat di tempat ini, Shena!" cemooh Clarissa seraya mengibaskan tangannya dengan wajah berlagak jijik. Shena terkulai berlutut di atas lantai marmer Restoran Le Mirage, memegangi dadanya yang melepuh hebat. Kuah sup penyu yang mendidih meresap ke dalam serat gaun lusuhnya, membakar kulit dadanya dengan rasa perih yang menyengat hingga ke tulang. Airmata bercampur minyak kuah kental menetes parau dari dagu Shena yang bergetar. "Panggil sekuriti sekarang!" perintah Clarissa pada manajer restoran yang berdiri panik di dekat meja. "Seret gembel busuk ini keluar sebelum dia mengotori karpet sutra impor kita!" Para pengunjung VIP berhiaskan perhiasan gemerlap berbi

  • Suami Terbuang Ternyata Penguasa    Bab 16: Jebakan Pesta Palsu

    Di dalam kabin depan, sopir pribadi refleks menginjak pedal rem dan menatap cermin tengah dengan raut wajah panik. "Tuan Reno! Wanita gila itu menghadang tepat di depan mobil!" seru sopir itu dengan nada bergetar. Reno menatap tubuh Shena yang berdiri kaku di tengah jalan melalui kaca depan mobil. Raut wajah Reno tidak berkedip sedikit pun, pancaran matanya berubah menjadi gelap dan penuh keputusan taktis yang mematikan. Aura Dark Executive Mastermind memancar penuh dari tubuh pria tegap itu. Reno menyandarkan punggungnya ke jok kulit, lalu memberikan instruksi dingin yang memutus semua rasa kemanusiaan: "Injak gasnya lebih dalam dan tabrak saja!" Perintah dingin Reno menggelegar di dalam kabin Maybach, memutus seluruh sisa kemanusiaannya tanpa sedikit pun keraguan. Sopir pribadi menekan pedal gas sekuat tenaga, membuat mesin V12 itu meraung ganas membelah keheningan malam. Shena membelalakkan mata saat sorot lampu depan Maybach melaju kencang menerjang tubuhnya. R

  • Suami Terbuang Ternyata Penguasa    Bab 15: Pembantaian Di Dalam Gelap

    "Merunduk di balik meja marmer dan jangan pernah bersuara," perintah Reno seraya menghantamkan gagang senjatanya ke panel kontrol utama di dinding. BZZT! Percikan api hijau meletup pendek, disusul suara dengung halus sistem tenaga yang mati mendadak. Seluruh aliran listrik penthouse padam seketika. Kegelapan pekat menyelimuti ruangan raksasa itu, hanya disirami pantulan kilat hujan badai dari balik dinding kaca. Vanya secara refleks merunduk di balik meja marmer tebal, menekan dadanya yang bergemuruh hebat. Ia bisa merasakan kehadiran Reno melangkah tanpa suara, menyatu sempurna dengan kegelapan malam bagaikan bayangan pemangsa sejati. KLIK. Pintu akses darurat penthouse terdorong terbuka pelan. Tiga siluet tubuh berompi taktis bergerak masuk dengan formasi delta yang sangat presisi. Moncong senapan serbu berperedam suara milik para penyusup menyapu setiap sudut ruangan yang gelap gulita. "Pusat kontrol mati, cari target dan amankan area!" bisik pimpinan penyusup dengan sua

  • Suami Terbuang Ternyata Penguasa    Bab 14: Sisi Rentan Di Balik Gaun Mewah

    "Bawa dia ke tempat terisolasi dan kunci mulutnya sampai fajar!" pangkas Reno dingin seraya memberi isyarat mata kepada Albert. Dua personel militer privat menyeret Siska yang meratap histeris keluar dari hangar, meninggalkan koper titanium berisi hard drive Adijaya di tangan Vanya. Maybach berarmor membelah kegelapan dini hari menuju Sky Tower dalam keheningan yang mencekat. Pukul 03.20, pintu penthouse terdorong terbuka. Suasana ruangan yang temaram diselimuti bayang-bayang hujan yang membasahi dinding kaca raksasa. Vanya berjalan melepaskan mantel mewahnya, melemparkannya sembarangan ke sofa kulit tanpa memedulikan kerapiannya lagi. Ia melangkah mendekati meja bar, menjangkau botol kristal berisi whiskey dengan jemari yang mendadak hilang kendali. KLING! Mulut botol menghantam tepi gelas kristal berulang kali, berdenting nyaring akibat getaran hebat pada tangan Vanya. Sebuah tangan tegap bernuansa dominan mendadak mencengkeram pergelangan tangan Vanya dari belakang, menghe

  • Suami Terbuang Ternyata Penguasa    Bab 13: Pembersihan Pengkhianat

    "Bekukan seluruh ruang udara sektor empat detik ini juga!" pangkas Reno langsung ke mikrofon satelit seraya mengenakan kemeja barunya dengan gerakan kilat. Vanya menyambar mantel mewahnya dari sofa, matanya memancarkan amarah dingin yang berkilat bahaya. Seluruh kehangatan emosional di dalam penthouse menguap tanpa sisa, tergantikan oleh insting berburu dua penguasa puncak. "Siska memegang enkripsi utama jaringan logistik Adijaya," desis Vanya seraya melangkah cepat ke arah lift VIP bersama Reno. "Jika hard drive itu bocor, lima puluh persen saham proyek lima puluh triliun milikku bisa disita secara ilegal oleh pihak asing." "Dia tidak akan sempat melintasi perbatasan," balas Reno datar, menyambar senjata berpenyadap suara dari brankas tersembunyi di dinding lift. Maybach hitam berarmor melesat membelah hujan badai dengan kecepatan dua ratus kilometer per jam, memotong arus lalu lintas malam bagaikan histeria baja.

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status