MasukDi kehidupan lalu, suamiku tiba-tiba mengalami pendarahan otak dan meninggal. Dia juga meninggalkan sejumlah besar utang. Demi putraku yang masih SMA, aku menjual rumah yang diwariskan orang tuaku dan bekerja 3 pekerjaan untuk membayar utang. Setelah terlalu banyak bekerja, aku jatuh sakit dan akhirnya masuk rumah sakit. Di samping ranjang pasien, putraku yang sudah diterima di universitas bergengsi malah menelepon dengan gembira. “Halo? Ayah, ini aku. Wanita ini sudah mau mati. Aku ada belikan asuransi untuknya. Kita setidaknya bisa dapat kompensasi 10 miliar. Kamu dan Bibi Susi cepat kembali dari luar negeri.” Bibi Susi yang dimaksudnya adalah teman semasa kecil dan juga tetangga suamiku. Ternyata, yang disebut utang itu adalah hasil pencucian uang dalam jumlah besar yang dilakukan suamiku dan kekasih gelapnya. Demi menutupinya, mereka membuat pembukuan palsu, bahkan berpura-pura mati untuk menghindari tanggung jawab hukum. Sementara itu, demi menjadi anak orang kaya, putraku membiarkanku mati karena kelelahan. Saat membuka kembali mataku, aku sudah kembali ke hari di mana suamiku berpura-pura mati.
Lihat lebih banyakゼーレ神聖帝国、リーベンブルク宮殿。
ここ数百年にわたり帝位を守り続ける白亜の宮殿に、今宵、波乱の鐘が鳴ろうとしている。領邦諸侯と貴族たちが大広間に集い、年に一度の「帝国統治祭」の開会を飾る夜会が始まる。
楽団が演奏を始め、身分の低い者から順に貴族が入場し始めた。
「殿下は、またエスコートに来ないようだな」
「想定どおりです。今に始まったことではありませんから」 皇太子の婚約者・レオノーレ・フォン・ロートリンゲン=アイゼンシュタットは、父・コンラート宰相に無味乾燥な口調で答える。その鋭い紫紺の瞳からも、感情はうかがえない。彼女は父にエスコートされて入場する。
スカイブルーのシンプルなドレスを纏い、銀白の長髪をなびかせたレオノーレ。その姿は、まるで冷たい彫像のように美しかった。それは長身でスリムな体形を際立たせ、冷たい美貌とあいまって、ファッションモデルであるかのようだ。それでいて、静かで|凛《りん》とした中にキビキビとした動きが感じられる。 入場した先に、皇太子・ジークフリート・フォン・リーベンブルクが待ち構えていた。 彼の腕には、フローラ・フォン・リーベンブルグ公爵令嬢がすがる。淡い|薔薇《ばら》色のドレスを纏い、女神のようにほほ笑んでいる。 その家門は五大公爵家の一つ。彼女は長女でジークフリートの|幼馴染《おさななじみ》。その艶やかさから、「宮廷の華」とも呼ばれている。 ジークフリートはレオノーレへ指を突き付け、声高らかに告げる。 「来たな、レオノーレ。|愛嬌《あいきょう》の欠片もない冷血女め。このような女らしさに欠ける者は、国母としてふさわしくない。 今この時をもって、我は、きさまとの婚約を破棄する!」周囲が|唖然《あぜん》として沈黙する中、彼の声が大広間に響いた。
後から入場してきた皇帝マクシミリアンは、この様子を見て目を丸くし、言葉を失っている。
片や皇后アマーリエは、薄い笑いを浮かべていた。「皇太子殿下。それは両陛下のご承認あってのことでしょうか?」
レオノーレは、眉一つ動かさずに淡々と言葉を紡ぐ。「黙れ! 女の分際で、俺に逆らう気か!」
「殿下の独断だと? 次期皇帝の婚姻は国の大事。これを陛下の承認なく殿下が専断なさってもよろしいのですか?」 喚く皇太子と対照的に、あくまでも冷静にレオノーレは問い質す。「女は男の言うことを素直に聞いていればいいんだ! それが女の美徳というものだ」
「まったくもって非論理的ですね。殿下は、従順と盲目をはき違えておいででは?」 辛辣な言葉が、感情に乏しい氷の美貌を引き立たせる。「そればかりではない。きさまは、ここにいるリーベンブルク公爵令嬢に何度も難癖をつけた挙句、|剃刀《かみそり》や猫の死体を送り付けて脅迫したというではないか! これは犯罪だ! おとなしく従えば、見逃してやったものを……」
論破できずに焦れたジークフリートは話題を変え、ヒステリックに喚き散らす。「難癖とは、ご令嬢の都合の良い偏見では? 私は公爵令嬢にあるまじきふるまいに、何度かご忠告申し上げただけです。剃刀なども、送り主へ返送したまでですが……」
「おのれ、口先ばかりのでまかせを……詭弁で逃れられると思うな! 犯罪に対して、まったく罪の意識がないなら、我にも考えがある。 きさまを国外追放の刑に処す!」「それも殿下の独断ですか?」
「悪いか! これは次期皇帝の決定である!」一瞬の気まずい沈黙……。
「御意に従います、殿下」
レオノーレは一切表情を変えず、悠然と答える。 会場がざわつく中、彼女は視線だけをわずかに下げた。ジークフリートはニヤリと酷薄な笑みを浮かべる。貴族たちへ向き直ると――、
「代わって、我はリーベンブルク公爵令嬢フローラと婚約することを、ここに宣言する!」と意気盛んに告げた。 「謙虚に務めます」と、芝居がかった声でフローラが応える。諸侯たちがざわめく。
「鉄血令嬢が……」「失脚か?」「帝国の外交は大丈夫なのか?」という声が交錯する。一部の軍官や外政担当者の顔は青ざめているが、口をつぐんでいる。
皇帝マクシミリアンは、皇后アマーリエに向かって口をパクパクさせている。けれども皇后は意に介さず、裏のありそうな笑みを浮かべている。 長男ジークフリートの幼馴染フローラは、皇后のお気に入りでもあった。そもそも、レオノーレの婚約は、皇帝マクシミリアン主導で決まったものだ。皇后は一度折れたが、不満を抱えていたのだろうか?
騒動が冷めやらぬ中、レオノーレは無言で退席した。 その背を見て、「鉄血令嬢」の真の姿を知る者たちに不安がよぎる。☆ ★ ☆
リーベンブルク宮殿の一室。
父コンラートとレオノーレは一時退いた。コンラートは、疲れた様子でドサリとソファーに腰を下ろすと、頭を抱えた。
「バカ皇子めが! あの様子では、婚約破棄について一切事前調整していないだろう。ローラを有責とする根拠もないというのに! しかも、司法総局をすっ飛ばして、独断で罪を宣告するとは! 皇太子が率先して法秩序を無視してどうする! 次期皇帝として失格だ! そもそも、ローラが犯罪を犯すはずがないだろう!」 数々の不満が口をついて出る。冷徹な戦略家にあるまじき動揺ぶりだ。レオノーレは対面に背筋を伸ばして座り、父の姿を眺めていた。すこしだけ目じりを下げながら。
「内容が空虚であれ、権威ある者の決断が下されたのです。衆人環視の中で発言した以上、帝国の面目にかけて取り消せようはずもありません。もはや、賽は投げられたのです」 と、静かに客観的な事実を述べる。その言葉で、コンラートは一気に現実に引き戻された。まじまじと娘を見つめる。
「……それもそうだな。しかし、ローラは侮られたままでいいのか?」 「たかだか国外追放です。命を懸けて抗うほどのことではありません」「そうか……ローラにしては、引き際が良すぎるようだが?」
「身一つで退くつもりはありません。私の息がかかった者は、すべて引き上げます」一呼吸おいて……、
はーっ、とコンラートは大きなため息をつく。 「ローラが帝国に貢献する義理がなくなったのは確かだ。……しかし、ローラの力がなくなるのは大きな痛手だ。痛すぎる。 表立ってはいないから、宮中伯や幹部級の官僚には想像もできないだろうが……まして、実務を顧みない殿下なら、なおさらだ」コンラートは視線を落とし、床をボーっと見つめる。
やがて目をつぶり、黙考した……。 寸刻ののち、再び口を開く。「当面は、外交顧問としてガリカ王国の大使館へ滞在するのがいいだろう。そこならば、私の目も届く。ローラも土地感があるだろう?」
コンラートは、過去に長年ガリカ大使を務めており、レオノーレも少女時代の数年を同国ですごしていた。
「私も、そう考えていました」 「……すまないな。こんなことしかできなくて」 「いえ。これは、むしろ好機です。私はもう、殿下に遠慮して“装う”必要がなくなりますから」それは、追放に等しい“栄転”だった。ガリカ王国へは“亡命”的に派遣されるに過ぎない。口にこそ出さないが、二人の共通了解だった。
だが、レオノーレの目には、もう光が戻っていた。☆ ★ ☆
帰り際、廊下でフローラと邂逅した。もっとも、待ち構えていた可能性も否定はできないが。
彼女はレオノーレを呼び止め、勝ち誇ったように囁く。「人形みたいに冷たい女より、ちょっとくらい泣いたり笑ったりできる女のほうが、男心をつかむものよ。その程度のことが、わからないの?」
「……貴女のような小芝居は、私には不要です。それを人は、”あざとい”と言うのです──これにて失礼します」 フローラの反応も待たずに、彼女はクルリと振り返る。「天の加護と、光ある道があなたにありますように」
と、フローラの目も見ずに付け足しのように述べると、レオノーレは泰然として去っていく。宮殿の馬車寄せでは、見送りに出た若い近衛士官たちが、遠くから敬礼した。
レオノーレはそれに微かに頷き、馬車に乗り込む。 馬車の扉が閉まる音が、静まり返った夜の宮殿に響いた。馬車の窓の外に、冷たい夜風が吹いていた。
帝都の石畳に蹄の音が反響し、静けさの中にだけ、微かな余韻を残す。 レオノーレは無言のまま、揺れるカーテン越しに空を見上げた。 ──星の位置が、昔と少しだけ違う。 あの国の空は、もっと広く澄んでいた。少女だった日々。慣れない言葉、異国の風。 けれどあの地では、誰よりも自分が“自分らしく”いられた気がした。レオノーレは、ガリカ王国へ思いをはせる。
十年前──彼女がまだ少女だったころ。
あの宮廷庭園で出会った、名も知らぬ少年。 優しさに満ちた眼差しと、幼いのにどこか威厳を帯びていた。それでいて、ちょっと腕白で意地悪だった。
何度か向かってきたが、一度も負けてやらなかった。――今思えば、大人げなかったかな。
でも、前世の記憶があるとはいえ、自分も子どもだった。感情は、どうしても体に引きずられてしまう。
もし、彼がまだあの国にいるのなら── 今度は私が名乗る番になるのかな……?“Apa maksudmu? Kamu mau putus hubungan sama aku? Aku ini putra kandungmu, kamu nggak mungkin menelantarkanku.”Awalnya, Yohan hanya melontarkan pertanyaan dengan terkejut. Saat tidak mendapatkan respons dariku, dia baru berkata dengan agak takut, “Nggak bisa! Meski kamu mau pergi, kamu juga harus berikan aku sejumlah uang. Di mana akta rumah kita?”Aku tertawa, lalu menjawab, “Sudah digadai ayahmu. Kamu sudah lupa?”Ekspresi Yohan langsung menjadi kaku. Dia bergumam, “Nggak mungkin. Di rekening Ayah di luar negeri, masih ada banyak uang kok. Bibi Susi bilang, aku akan jadi anak orang kaya.”Aku menatapnya dengan ekspresi kasihan dan berujar, “Yang dilakukan ayahmu dan Susi melanggar hukum. Setelah dia ditangkap polisi, semua rekeningnya itu juga sudah disegel. Kuingatkan kamu dulu, masa sewa rumah ini sudah mau habis. Sebaiknya kamu cepat cari sebuah pabrik dan kerja di sana. Aku nggak akan kasih kamu uang lagi.”Setelah itu, aku tidak lagi peduli pada Yohan dan langsung pergi dengan m
Setelah aku menyerahkan semua data yang bersangkutan, Marco dan Susi pun dipanggil ke kantor polisi. Kemudian, polisi mulai menyelidiki masalah ini. Namun, buktinya masih belum cukup. Setelah diinterogasi, hanya Marco sendiri yang ditahan di kantor polisi, sedangkan Susi dilepaskan.Yohan masih berhubungan dengan Susi. Dia pun segera mengetahui bahwa Marco ditahan di kantor polisi. Entah apa yang dikatakan Susi pada Yohan, Yohan sangat yakin bahwa polisi bisa menyelidiki Marco karena aku tidak bersedia menjual rumah untuk membayar utang.Setelah pulang ke rumah dan bertemu denganku, Yohan langsung berseru marah, “Ini semua gara-gara kamu! Kamu mau celakai Ayah sampai gimana? Bukannya itu cuma sebuah rumah? Memangnya kenapa kalau dijual? Kamu benar-benar egois!”Aku menatap Yohan yang tidak berhenti mengomel. Dia jelas-jelas sudah berusia 18 tahun, tetapi gerak-gerik dan caranya berbicara malah mirip anak-anak. Ini anak yang berusaha aku besarkan meskipun harus mempertaruhkan nyawaku di
Marco diseret sekelompok orang keluar dari kamar tidur utama. Sementara itu, Yohan bersembunyi di sampingku dan bertanya dengan pura-pura bodoh, “Ibu, siapa mereka?”Aku tidak menanggapinya dan hanya berdiri diam untuk menunggu pertunjukan. Di kehidupan sebelumnya, yang datang menagih utang juga adalah sekelompok orang ini. Berhubung tidak mau Yohan menemukan hal ini, aku pun berdiskusi dengan sekelompok preman ini sendirian. Pada saat itu, aku merasa sangat ketakutan.“Marco, kamu utang 20 miliar pada bos kami. Tapi, Bos kami baik hati dan cuma minta bunga 4 miliar. Jadi, totalnya 24 miliar. Kapan kamu mau bayar? Sebutkan tanggal pastinya.”Sekelompok orang ini benar-benar adalah penagih utang. Marko juga kelihatannya lumayan takut. Dia menelan air ludah, lalu menjawab, “Kakak-kakak sekalian, kita ngomong baik-baik ya. Apa bisa kasih aku kelonggaran beberapa hari? Aku pasti bayar!”Pemimpin preman itu tertawa sinis, lalu melambaikan tangannya. Beberapa orang di belakangnya pun langsun
“Ayah, gimana ini? Kamu sudah pinjam 20 miliar untuk bisnis itu. Penagih utang akan segera datang, tapi semua uang kita disimpan di rekening luar negeri. Kita sama sekali nggak bisa pakai uang itu!”Marco mengisap rokok, lalu menjawab setelah terdiam sejenak, “Sebelum orang tua ibumu meninggal, mereka meninggalkan sebuah rumah di ibu kota untuk ibumu. Itu termasuk asetnya sebelum nikah. Selama beberapa tahun terakhir, aku pernah suruh dia jual rumah itu, tapi dia nggak setuju.”Susi tersenyum tipis dan menyahut, “Gampang kok! Suruh saja penagih utang itu cari dia! Yohan itu putra kandungnya dan juga akan segera ujian masuk universitas. Dia nggak akan biarkan putranya terpengaruh sama hal ini.”Begitu mendengar hal ini, Yohan menjawab dengan ragu, “Tapi, meski nggak dijual, ibuku pasti akan wariskan rumah itu untukku ....”“Anak bodoh!” Susi berkata, “Kamu bukannya nggak tahu sifat ibumu. Dia itu orang yang lurus. Contohnya, kalau kita kasih tahu dia soal ini, dia pasti langsung lapor p
Marco tiba-tiba bangkit dan membuka kain putih yang menutupinya. Hal ini mengagetkan semua staf di sekitar. Mungkin karena rencananya gagal, raut wajah Marco terlihat sangat suram.Susi bereaksi sangat cepat. Dia menarik Yohan dan buru-buru berlari ke hadapan Marco.“Ada apa ini? Dokter, apa alat pem
Yohan terlihat sangat panik. Dia mengadang di depan ranjang pasien Marco dan berseru, “Nggak bisa! Aku nggak setuju!”Aku berpura-pura menyalahkannya, “Ini urusan orang dewasa. Kamu nggak usah ikut campur.”Yohan mulai berkeringat dingin, sedangkan aku hanya memandangnya dengan dingin.“Ibu, bukanny
Melihat putraku yang sedang bersandiwara seperti kehidupan sebelumnya, hatiku pun perlahan-lahan menjadi dingin.Melihat aku yang tidak bereaksi, Yohan berhenti menangis dan menatapku sambil memanggil, “Ibu?”Aku tersenyum, lalu berjalan ke samping ranjang pasien Marco dan membuka kain putih yang me
“Apa ini istrinya Marco? Suamimu alami pendarahan otak, tapi gagal diselamatkan. Dia sudah meninggal 1 jam lalu.”Setengah jam sebelumnya, aku menerima telepon dari sebuah rumah sakit swasta yang terletak di dekat rumah. Aku buru-buru datang, tetapi malah menerima kabar kematian suamiku pada saat ba
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan