เข้าสู่ระบบ"Bu Stacy, kamu yakin ingin menggugurkan anak ini?" Stacy masih agak linglung. Menghadapi pertanyaan dokter yang diulang berkali-kali, dia tiba-tiba tersentak dan sadar. Dia membelalakkan mata, seolah-olah tak percaya dengan semua yang ada di hadapannya. Baru ketika dokter kembali mendesaknya, dia menyadari bahwa dirinya telah terlahir kembali. Di kehidupan sebelumnya, tepat pada hari ini, dia mengetahui bahwa dirinya hamil, lalu membuat sebuah pilihan yang membuatnya harus membayar harga yang sangat mahal. Dokter kembali mendesak, "Bu Stacy?" "Ya!" Jawaban Stacy kali ini sangat tegas, meskipun suaranya sedikit bergetar. Kali ini, dia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
ดูเพิ่มเติมSetelah keluar dari ruang dokter, wajah Willy dipenuhi keputusasaan.Ternyata sejak di dalam negeri dia sudah dijatuhi vonis mati. Datang ke sini untuk berobat hanyalah harapan terakhir. Namun, harapan terakhir itu pun hancur.Dia berjalan terhuyung-huyung kembali ke ruang rawat, tepat berpapasan dengan Wilbert yang baru kembali.Melihat ekspresinya, Wilbert langsung tahu bahwa dia sudah mengetahui semuanya."Willy, dokter bilang selama kamu mau menjalani pengobatan dengan aktif, masih ada harapan."Namun, kalimat itu saat ini terdengar begitu pucat dan tak berdaya.Willy mengangkat kepala lagi. Wajahnya sudah basah oleh air mata. "Kak, aku belum ingin mati. Aku bahkan belum berhasil mendapatkan kembali Stacy. Aku nggak terima ...."Dia memeluk kakaknya dan menangis tersedu-sedu. Baru setelah kelelahan menangis, dia kembali berbaring di ranjang untuk beristirahat.Dia menjadi jauh lebih serius menjalani pengobatan. Tingkat medis rumah sakit ini sudah kelas dunia, tetapi dia tetap meras
Willy menatap Stacy tanpa berkedip. Dia tampak sedikit lebih tinggi, wajahnya juga terlihat lebih berisi. Sepertinya setelah meninggalkannya, hidup Stacy tetap berjalan dengan baik.Memikirkan hal itu, hati Willy diliputi rasa getir. Stacy bukan lagi gadis kecil yang dulu selalu suka menempel padanya.Dia mengangkat tangan, ingin seperti dulu mengusap kepala Stacy. Namun, tangan yang sudah terulur itu akhirnya ditarik kembali. "Stacy, aku ....""Om Willy, sudah lama nggak ketemu." Stacy melangkah maju menyapanya, lalu menoleh ke belakangnya sambil memanggil, "Om Wilbert."Dua panggilan om itu terucap tanpa pembedaan, begitu alami. Hati Willy yang semula berdebar seketika mendingin, tetapi dia tidak boleh menyerah.Kali ini, dia datang berobat dengan alasan sakit. Ini adalah satu-satunya kesempatan baginya untuk mendapatkan Stacy kembali."Stacy, aku ingin bicara berdua denganmu sebentar, boleh?"Stacy tidak langsung menjawab, melainkan melirik Wilbert di belakangnya.Wilbert mengangguk
Willy yang semula lesu tiba-tiba kembali bersemangat, mendesak kakaknya agar segera mengatur keberangkatan ke luar negeri.Melihat sikapnya yang begitu antusias, seharusnya Wilbert merasa senang. Namun, senyuman di wajahnya justru lebih pahit daripada tangisan. Jika Willy tahu kondisi penyakitnya yang sebenarnya .... Dia tidak berani melanjutkan pikiran itu.Di ranjang rumah sakit, Willy terus memainkan jepit rambut di tangannya sambil berulang kali memanggil nama Stacy dengan suara lirih. Melihat penampilan adiknya yang begitu penuh perasaan, wajah Wilbert dipenuhi kekhawatiran mendalam.Setelah mengambil keputusan, Wilbert menelepon Stacy yang berada di luar negeri. "Halo, Stacy, ini Om Wilbert. Ada hal penting yang ingin kubicarakan denganmu."Stacy baru saja menyelesaikan satu rangkaian eksperimen. Dia cukup terkejut menerima panggilan ini.Sebelum meninggal, Indra pernah berpesan kepada orang-orang Keluarga Jinara agar tidak memberitahukan kabar kematiannya kepada Stacy. Indra tah
Sejak Indra meninggal dunia, Willy hampir tinggal di perusahaan. Dia jarang pulang ke rumah lama. Setiap kali kembali ke sana, dia selalu teringat hal-hal yang menyedihkan. Dia tidak berani membiarkan dirinya rileks walaupun sesaat. Karena begitu berhenti bekerja, dia akan tenggelam dalam kerinduan yang tak berujung.Dalam waktu singkat, Willy berhasil membawa Grup Jinara ke tingkat yang baru, tetapi semua itu ditukar dengan kesehatan tubuhnya. Enam bulan kemudian, penampilannya menjadi begitu kurus dan menyedihkan.Suatu pagi, setelah selesai memimpin rapat pagi dengan jajaran eksekutif perusahaan, dia tiba-tiba roboh di ruang rapat. Ketika dia kembali sadar, sudah dua hari berlalu. Di atas ranjang rumah sakit, Willy bermimpi sangat panjang.Dalam mimpinya, dia melihat Stacy yang berusia 18 tahun, pada hari pesta ulang tahunnya, menyatakan cinta kepadanya. Tanpa berpikir panjang, dia langsung menerimanya. Stacy begitu bahagia sampai melompat dan berputar-putar, lalu jatuh ke dalam pel






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.