Home / Fantasi / Tabib Sakti Tak Terkalahkan / Bab 286. Membawa kehancuran 

Share

Bab 286. Membawa kehancuran 

Author: Zayn Z
last update Huling Na-update: 2025-12-23 23:22:33

Bab 286. Membawa kehancuran

"Memangnya kenapa jika aku yang ada dibalik semua ini?" tanya Shizi lantang sambil menatap tajam ke arah sang pria tua.

Sontak apa yang Shizi katakan langsung membuat semua orang menatapnya dengan tatapan yang tidak biasa.

"Jadi kau mengakui hal ini? " Seru sang pria tua dengan lantang.

" Aku bertanya!" Jawab Shizi tak kalah lantang.

Lanjutnya, "Tak bisakah kau membedakan antara pernyataan dan juga pertanyaan? Apa pikiranmu terlalu sempit atau kau memang sedang terpojok sehingga kau mencari kambing hitam dengan apa yang terjadi di dalam klan Yang sendiri?" Seru Shizi yang membuat sang pria tua hanya bisa melotot kepadanya.

" Kau…! " Seru sang pria tua tersebut sambil mengeluarkan auranya untuk menekan Shizi.

Wush.

Bugh.

Duar.

Shizi melesat cepat ke arah sang pria tua dengan ranah pertapa sakti tingkat menengah itu dan tanpa basa basi Shizi menghadiahkannya satu pukulan tepat di wajah si pria tua yang membuat pria tua dari klan Yang itu terpelanting ke bel
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (2)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
makin seru
goodnovel comment avatar
Fhadly 2980
waduh kapan lagi update nya Thor,
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 294. Dua kali.

    Bab 294. Dua kali.Ce Fu, patriark klan Ce sekaligus ayah dari Ce Mong, wajahnya berubah menjadi merah padam. Bukan hanya malu luar biasa dengan omong kosong putranya, tapi apa yang dilakukan Shizi pada Ce Mong pun membuat amarahnya baik sampai ke ubun ubun.Ce Fu baru akan akan bicara, namun sebuah suara dari arah belakang membuat dirinya menahan diri untuk sementara."Pemimpin kota,rombongan alkemis dari perkumpulan alkemis wilayah timur telah tiba. Mohon petunjuk patriark!" seru salah satu penjaga gerbang kota sambil berlutut dan memberi hormat padanya."Dimana mereka sekarang?" tanya Ce Fu serius.Sang penjaga tampak ragu untuk berkata, "Mereka hamba bawa kesini pemimpin kota, karena mereka tak mau menunggu di depan, selain itu para alkemis tersebut sudah terlihat kesal karena tuan muda Mong tidak ada saat kedatangan mereka," jelas sang penjaga dengan canggung.Sontak hal itu langsung membuat Ce Fu berwajah kecut karena kelakuan buruk putranya semakin terbukti dihadapan semua ora

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 293.  Sentil

    Bab 293. SentilDalam waktu empat batang dupa. Ketujuh orang yang tadinya tergeletak tak berdaya diatas tempat tidur kini bisa bangkit setelah Shizi mengangkat sang kutukan dengan teknik miliknya.Shizi sendiri kini duduk di atas lantai dengan keringat yang membasahi tubuhnya. "Huft, Ternyata batasku dalam menggunakan teknik bola penyembuh ini hanya mampu sejauh ini."“Tampaknya energi qi kegelapan dan energi qi putih di tubuhku ini belum bisa tersinkronisasi dengan sempurna sehingga ada batasan seperti ini,” batinnya." Saudara Shizi, apa kau baik baik saja? " Tanya Ceng Hei pada Shizi yang masih duduk di atas lantai ruangan dimana tubuhnya berkeringat cukup deras."Pertanyaan bodoh macam apa itu? Jelas pasti Master tidak baik baik saja sampai bisanya ia kelelahan dan duduk di lantai seperti itu! " Ujar Hao Tenghai kesal pada sahabatnya itu."Bantu aku mengangkat Master Shizi, agar ia bisa beristirahat dengan nyaman! " Seru Hao Tenghai kembali.Segera keduanya membopong Shizi dan

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 292. Turunan

    Bab 292. TurunanShizi beserta Hao Tenghai dan Ceng Hei kini berada di depan satu gerbang klan, tampak para penjaga yang berada di gerbang menggunakan kain putih untuk menutupi area mulut dan hidungnya dan terlihat waspada dengan pergerakan setiap orang yang melintas di depan klan mereka."Tuan muda," seru empat penjaga serentak dengan hormat saat melihat Hao Tenghai datang.Satu anggukan kepala dan satu tanda dari gerakan satu tangannya langsung ditanggapi oleh empat penjaga gerbang tersebut. Gegas mereka membuka gerbang masuk clan. " Mari saudara Shizi, " ujar Hao Tenghai mempersilakan sambil menunjukan jalan.Sang tuan muda klan Hao itu segera membawa Shizi menuju salah satu aula yang ada di paviliun utama klan Hao. Tampak di depan ruangan tersebut terdapat banyak orang yang sedang berdiri sambil berbincang serius.Kedatangan Hao Tenghai dan Ceng Hei langsung menarik pandangan dari semua orang ke arah sang tuan muda. Tentu saja yang menjadi pusat perhatian semua orang adalah Shizi

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 291.  Mengetahui 

    Bab 291. Mengetahui Dengan perlindungan Shizi mereka berhasil sampai dengan selamat ke Kota Xian. Beast yang mengamuk dan menyerang siapapun dengan brutal di dalam hutan pun semua dikalahkan oleh Shizi.Di depan gerbang Kota Xian."Ini, ambillah," ujar Shizi sambil menyerahkan tiga buah slip jade khusus pada Yu Yan, Ninghuan dan Yinxuan." Dengan slip jade ini, nanti ketiga nona bisa mengabariku jika semuanya sudah siap, aku akan menuju ke tempat kalian nantinya. Aku sendiri juga tak akan diam, waktu yang ada akan kugunakan untuk mencari bahan bahan lainnya di kota Xian ini sembari mengurus urusanku sendiri," jelas Shizi.“Kenapa tidak menunggu di sekte kami saja? Biar kami yang mencari bahan-bahan pil yang saudara butuhkan?” tawar Yu Yan.“Kukira membutuhkan waktu untuk mencari bahan-bahan itu terutama untuk bahan yang memiliki esensi kegelapan seperti rumput Lingzhi hitam, ganoderma darah dan juga bunga biru langit.” “Itu pastinya tidak akan kalian miliki dan cukup membutuhkan

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 290 Anti kutukan

    Satu hari penuh Shizi habiskan di dalam ruangan lain yang ada di dalam gua.Bunyi ledakan dan kepulan asap membuat keramaian tersendiri di dalam gua tersebut. Yaa, ia fokus meneliti darah Yu Yan yang sebelumnya ia ambil, dari sana ia menemukan jika di dalam darah gadis itu terdapat hal yang ganjil. Shizi kini tampak fokus sambil melihat ke atas cawan dimana potongan makhluk hitam yang dihidupkan kembali dari tetes darah Yu Yan yang ia ambil. “Ada hal seperti ini…kurasa benda ini tidak berasal dari dunia ini,” ujarnya sambil menatap setitik gumpalan hitam yang bergerak dengan lambat di dalam cawan. "Aku akan mencari cara agar makhluk ini benar benar hilang dari muka dunia ini!" ujar Shizi sambil menyeringai pada makhluk hitam berlendir pekat yang merayap di atas cawan. Shizi segera meneteskan beberapa ramuan yang sebelumnya ia buat keatas tubuh sang mahluk hitam tersebut. Jatuhnya cairan keatas tubuh makhluk hitam tersebut langsung membuat tubuh makhluk tersebut bergelung me

  • Tabib Sakti Tak Terkalahkan   Bab 289. Murid Sekte Raja Obat.

    Bab 289. Murid Sekte Raja Obat."Darimana teman dao mengetahui jika…" Shizi lalu memotong perkataan wanita."Sebagai tamu yang baik, bukankah memperkenalkan diri adalah salah satu tata krama yang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum bertanya dan mengajak berbincang panjang lebar pada seseorang yang belum dikenal?" ujarShizi sambil tersenyum kecil ke arah ketiganya." Maafkan kami, teman dao. Apa yang teman dao katakan benar seluruhnya. Perkenalkan namaku Yu Yan," Ujar sang wanita muda."Aku Yinxuan," Ujar wanita muda bercadar putih singkat." Aku Ninghuan, " ujar gadis berbaju putih dengan corak biru."Aku Shizi, salam kenal teman dao semua," Jawab Shizi ramah. Lanjutnya, "Jadi apa yang bisa kubantu selain permintaan untuk pergi dari tempat ini, karena belum saatnya teman dao untuk keluar seperti yang kusampaikan sebelumnya," Ujar Shizi penuh arti.“Memangnya kenapa kita tidak bisa pergi sekarang?” tanya Yu Yan.Ninghuan yang sebelumnya menatap ke sekeliling gua mendapati satu jub

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status