Home / Romansa / Takdir Tidak Pernah Keliru / Menjelang Pernikahan

Share

Menjelang Pernikahan

Author: Erna Azura
last update publish date: 2026-10-22 19:41:48

Ada satu hal yang baru disadari Ratu sejak menerima lamaran Bagas.

Ternyata mempersiapkan pernikahan jauh lebih melelahkan daripada memimpin proyek infrastruktur bernilai triliunan rupiah.

Setidaknya, dalam proyek infrastruktur, ia masih bisa mengandalkan jadwal kerja, laporan kemajuan, risk register, dan tim teknis yang memahami pembagian tanggung jawab masing-masing.

Sementara dalam mempersiapkan pernikahan;

Ada warna bunga.

Jenis undangan.

Susunan keluarga.

Ukuran kebaya.

Pilihan su
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
virna putri
Bahagia nya jadi Ratu..smg setelah menikah nanti tdk ada yg berubah,kalian msh bisa spt itu bahkan lebih bahagia lagi..jalani biduk rmh tangga hingga maut memisahkan
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Takdir Tidak Pernah Keliru   Siraman

    Setelah siraman selesai, dilanjutkan dengan prosesi adat lain yang telah dipilih keluarga, termasuk pemotongan sedikit rambut sebagai simbol membuang hal-hal buruk dan menyambut babak kehidupan baru.Potongan rambut tersebut diserahkan kepada kedua orang tua sesuai tata cara keluarga.Kemudian dilakukan prosesi memecahkan kendi sebagai simbol berakhirnya satu tahap kehidupan dan dimulainya tahap baru.Suara kendi pecah disambut tepuk tangan hangat para tamu.Ratu tersenyum.Air mata masih tersisa di pipinya.Namun kali ini ia merasa jauh lebih ringan.Menjelang sore.Acara dilanjutkan dengan jamuan keluarga.Di area belakang rumah, sebuah buffet panjang telah ditata dengan sangat indah.Berbagai hidangan khas Sunda disajikan.Nasi liwet.Ayam bakar.Gurame balas cobek.Aneka pepes.Karedok.Sayur asem.Sambal dan lalapan.Serta berbagai jajanan tradisional yang disusun dalam wadah anyaman bambu

  • Takdir Tidak Pernah Keliru   Suasana Kekeluargaan

    Pagi menjelang siang.Acara siraman dimulai.Para tamu perempuan dari keluarga dekat telah berkumpul.Sebagian mengenakan kebaya Sunda dalam warna-warna lembut.Kaum laki-laki mengenakan busana formal bernuansa tradisional.Di antara para tamu terlihat beberapa kerabat keluarga Gunadhya.Ayah Kama dan bunda Arshavina sebagai besan kedua orang tua Kaluna turut hadir memberikan doa restu.Namun hari itu perhatian utama tertuju pada keluarga Ratu.Terutama kedua orang tuanya.Bagi mereka, peristiwa tersebut bukan sekadar rangkaian adat.Melainkan saat ketika mereka harus menerima bahwa putri kecil yang dahulu digendong dan dibesarkan kini akan memulai rumah tangganya sendiri.Di salah satu sisi taman telah disiapkan tempat siraman.Sebuah panggung rendah berlapis kayu dihiasi kain putih dan ornamen bambu.Kursi siraman diletakkan di tengah.Di sekelilingnya terdapat rangkaian melati, kenanga, mawar, dan sedap malam.

  • Takdir Tidak Pernah Keliru   Pesta Pernikahan yang Semakin Dekat

    Lembang. Tiga hari sebelum pernikahan. Kediaman orang tua Satria dan Ratu sejak pagi telah dipenuhi kesibukan. Rumah keluarga mereka yang berdiri di kawasan Lembang sebenarnya cukup luas. Halaman depannya menghadap hamparan tanaman hijau, sementara di bagian belakang terdapat taman dengan beberapa pohon besar yang dahulu ditanam ayah mereka. Dan hari itu—Rumah tersebut nyaris tidak dapat dikenali. Sebuah tenda transparan berstruktur putih dibangun menyambung dengan teras samping. Kain-kain putih gading menjuntai lembut di antara rangka tenda. Rangkaian melati, sedap malam, mawar putih, dan bunga-bunga berwarna pastel menghiasi setiap sudut. Di bagian depan rumah berdiri sebuah gapura dekoratif dengan sentuhan ukiran khas Sunda. Anyaman bambu dipadukan dengan rangkaian janur dan bunga segar. Sebuah papan kayu berukir bertuliskan: SIRAMAN RATU MEIDA WIRAK

  • Takdir Tidak Pernah Keliru   Persiapan Pernikahan

    Dua minggu sebelum hari pernikahan.Ratu tiba-tiba menangis.Tapi bukan karena Bagas melakukan kesalahan.Bukan pula karena keduanya bertengkar.Melainkan karena hampir seluruh hal kecil yang selama ini berhasil ditanganinya mendadak terasa terlalu banyak.Pagi itu ia baru selesai memimpin rapat koordinasi proyek.Sebuah perubahan jadwal pengiriman material membutuhkan penyesuaian dari beberapa pihak.Ryan-atasannya, telah menyetujui pengaturan cuti pernikahan Ratu dengan memastikan tanggung jawab proyek sementara didelegasikan kepada tim yang ditunjuk.Namun sebelum serah terima pekerjaan selesai, masih ada sejumlah persoalan teknis yang harus dipastikan.Di saat bersamaan, vendor dekorasi mengirim revisi desain.Penjahit meminta fitting tambahan.Salah satu keluarga besar meminta perubahan jumlah kamar hotel.Dan wedding organizer menghubunginya mengenai penyesuaian susunan acara.Ketika Bagas datang ke apartemennya malam itu, ia menemukan Ratu duduk di lantai dekat sof

  • Takdir Tidak Pernah Keliru   Menjelang Pernikahan

    Ada satu hal yang baru disadari Ratu sejak menerima lamaran Bagas.Ternyata mempersiapkan pernikahan jauh lebih melelahkan daripada memimpin proyek infrastruktur bernilai triliunan rupiah.Setidaknya, dalam proyek infrastruktur, ia masih bisa mengandalkan jadwal kerja, laporan kemajuan, risk register, dan tim teknis yang memahami pembagian tanggung jawab masing-masing.Sementara dalam mempersiapkan pernikahan; Ada warna bunga.Jenis undangan.Susunan keluarga.Ukuran kebaya.Pilihan suvenir.Menu prasmanan.Jumlah kursi.Dan entah mengapa, setiap orang mempunyai pendapat yang berbeda mengenai semuanya."Gas.""Hm?""Menurut kamu ivory sama broken white itu beda jauh enggak?"Bagas sedang membuka laptop di meja makan apartemen Ratu, dia pun mengangkat pandangan.Di hadapannya terdapat beberapa lembar daftar kebutuhan pernikahan yang baru saja dikirim wedding organizer.Sementara Ratu duduk bersila di sofa, dikelilingi katalog dekorasi, contoh kain, dan sebuah tablet y

  • Takdir Tidak Pernah Keliru   Si Pemilik MG Group

    Beberapa waktu kemudian.Sebuah pertemuan resmi mempertemukan Vimala dengan Burhan.Pertemuan tersebut diatur melalui penasihat hukum dan pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.Bukan pertemuan rahasia.Tidak ada ancaman.Maupun upaya meminta pengakuan di luar pemeriksaan.Vimala hanya ingin mengatakan sesuatu kepada laki-laki yang selama bertahun-tahun dianggapnya sebagai bagian dari keluarga.Ruangan itu sederhana.Jauh berbeda dari ruang kerja Burhan dahulu di MG Group.Tidak ada meja besar dengan kursi direktur dan sekretaris yang menunggu di luar.Burhan duduk di hadapan Vimala.Untuk beberapa saat, keduanya tidak berbicara.Burhan memperhatikan perempuan muda itu.Vimala mengenakan blus putih dan celana panjang berwarna gelap.Wajahnya terlihat lebih sehat dibandingkan ketika terakhir kali mereka bertemu.Perutnya tampak membuncit.Namun yang paling berbeda adalah tatapannya.Tidak lagi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status