Beranda / Fantasi / Tanda Pemberontak Langit / Bab 9: Keberangkatan ke Wilayah Tengah dan Sekutu Alkimia

Share

Bab 9: Keberangkatan ke Wilayah Tengah dan Sekutu Alkimia

Penulis: Lann
last update Terakhir Diperbarui: 2025-10-24 15:18:23

Pelarian yang dramatis dari Kota Naga Hitam telah menyegel nasib Ji Yun. Ia bukan lagi sekadar buronan Sekte lokal; ia adalah target langsung Sekte Naga Giok, pelaksana kehendak Mandat Langit di Wilayah Timur. Pengejaran ini akan melibatkan seluruh jaringan kultivasi di kawasan tersebut.

​Ji Yun, yang kini berada di tepi dataran tinggi, menatap ke barat, di mana puncak-puncak gunung abadi Wilayah Tengah menjulang di balik kabut. Di sana tersembunyi Gua Niweng dan, ia berharap, fragmen pertama Kuali Surga.

​“Kita harus bergerak cepat. Komandan Zheng tidak akan beristirahat,” ujar Alkemis Tua Yuan. “Kerusakan Ginjal yang kau sebabkan padanya hanya akan mempercepat kebenciannya. Dia pasti sudah mengirim laporan ke Alam Langit. Mereka akan mengirim Perwira Penegak Langit yang jauh lebih kuat, mungkin dari tahap Foundation Establishment tingkat atas.”

​Ji Yun mengangguk, napasnya berembus kabut tipis di udara dingin. “Aku tahu, Guru. Aku tidak bisa mengambil jalur utama. Setiap jalan utama pasti dijaga oleh pos pemeriksaan Qi. Qi-ku terlalu unik; Primal Qi ini terlalu asing, aku akan mudah terdeteksi.”

​“Tepat. Kita akan mengambil jalan kuno—melintasi jurang yang tidak terpetakan yang dikenal sebagai Lembah Kematian Tujuh Bintang,” instruksi Yuan, nadanya terdengar serius. “Lembah itu dipenuhi dengan ilusi formasi alami dan Qi yang sangat kacau, sengaja ditinggalkan oleh kultivator kuno. Qi-nya sangat liar sehingga bahkan kultivator Foundation Establishment pun enggan memasukinya. Kekacauan adalah pelindungmu.”

​“Lembah Kematian. Kedengarannya seperti tempat yang dirancang untuk membunuh, Guru,” balas Ji Yun, merasakan ketakutan dingin di punggungnya.

​“Semua tempat kultivasi yang bernilai tinggi dirancang untuk membunuh yang lemah, Ji Yun,” kata Yuan. “Hanya yang kuat—atau yang cukup berani untuk menantang Dao—yang bisa melewatinya. Formasi alami di sana akan menyamarkan sinyal Primal Qi-mu. Gunakan Shen-mu untuk menundukkan ilusi, bukan melawannya.”

​Perjalanan melalui Lembah Kematian Tujuh Bintang adalah cobaan yang menguji batas Esensi dan Roh Ji Yun. Ilusi yang dipicu oleh Qi kacau menyerang Shen-nya, memaksanya melihat penolakan dari masa lalu: wajah Li Mu yang mengejek, Tetua Qing yang menghina, dan rasa sakit dari Tanda Sanghyang.

​“Lawan itu, Ji Yun! Ini adalah teknik Langit untuk membuat kultivator menyerah pada takdir, menerima Wu Wei—kepasrahan total! Lawan itu!” Yuan berteriak di benaknya. “Dao-mu adalah pemberontakan, bukan ketaatan!”

​Ji Yun memusatkan Shen-nya, yang kini diperkuat oleh Pil Inti Emas Mini yang telah ia sintesis. Aku tidak akan menyerah pada nasib yang mereka tetapkan. Ia berhasil melewati lembah setelah dua minggu yang melelahkan.

​Ketika ia keluar, ia mendapati dirinya berada di sebuah desa kecil yang terpencil di kaki pegunungan megah Wilayah Tengah. Di sini, Qi spiritual jauh lebih murni, tetapi juga lebih teratur—bukti bahwa Mandat Langit memegang kendali penuh. Untuk bertahan, ia memutuskan untuk menggunakan Furnace Alkimia Bintang untuk memurnikan herba langka yang ia temukan di Lembah Kematian, menciptakan Pil nutrisi tingkat tinggi yang ia jual secara hati-hati di pasar gelap.

​Suatu sore, saat menjual pil di pasar yang ramai, ia didekati oleh seorang kultivator wanita yang mengenakan jubah abu-abu polos dan cadar tipis. Auranya Qi Condensation tingkat delapan—jauh di atas Ji Yun—dan stabil. Namanya adalah Nona Xue.

​"Berhenti di sana, kultivator pengembara," ucap Nona Xue, suaranya tenang, tetapi memerintah. "Pil ini. Aku ingin membeli seluruh stokmu. Tapi aku ingin tahu teknik apa yang kau gunakan."

​Ji Yun merasa waspada. "Pil ini hanya Pil nutrisi biasa, Nona. Guru saya sudah lama meninggal."

​Nona Xue tertawa pelan, suaranya seperti kristal berdentang. "Jangan berbohong, Ji Yun. Aku seorang alkemis. Pil-pil lain di sini penuh dengan Qi spiritual yang tercemar oleh ramuan murah. Pilmu murni. Itu adalah hasil penyulingan tingkat tinggi, jauh melampaui kemampuan alkemis tingkat rendah mana pun. Itu adalah teknik yang terikat pada penyempurnaan Jing, bukan Qi."

​Ia mendekat, tatapannya menusuk. "Aku tahu tentang Alkimia Internal yang terlarang. Dan aku hanya tahu satu sumber pengetahuan terlarang di Wilayah Tengah ini yang menggunakannya."

​Ji Yun menegang. "Aku tidak tahu apa yang Anda bicarakan, Nona Xue."

​"Kau tahu. Aku mencari warisan Gua Niweng. Tapi gua itu dijaga oleh formasi kuno yang hanya bisa dipecahkan oleh mereka yang memiliki pengetahuan tentang Primal Qi—teknik kultivasi yang diyakini sudah punah. Jika kau menguasai Primal Qi, kau harus bekerja sama denganku."

​Ji Yun terkejut. Nona Xue tidak hanya mengenali tekniknya, tetapi juga tahu nama tempat tujuannya. Pertemuan ini adalah sekutu yang berpotensi mematikan, tetapi sangat diperlukan.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
mulai seru
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Tanda Pemberontak Langit   Bab 36: Di Luar Kekosongan dan Kuali yang Hilang

    ​“Kau adalah Raja Abadi Bumi yang pertama yang pernah mencapai tingkat kebebasan ini, Ji Yun! Kau telah memotong rantai Langit! Sekarang, mari kita tinggalkan Alam Langit yang korup ini sebelum bala bantuan Raja Abadi Sejati yang sejati tiba!”​Seruan kemenangan Alkemis Tua Yuan menggema di benak Ji Yun. Di belakang Ji Yun, Istana Kaisar Surgawi yang hancur terlihat seperti reruntuhan megah yang perlahan runtuh. Ji Yun, yang kini berada di Level Tiga Abadi Sejati, melesat menembus Kekosongan dimensional, meninggalkan batasan Alam Langit.​"Aku merasakan kebebasan yang mutlak, Guru Yuan. Tiga Kuali ini—Jing, Shen, dan Qi—memberiku keseimbangan yang tak terbatas," balas Ji Yun, merasakan Qi Abadi Sejati murni yang mengalir dalam dirinya. "Aku telah membuktikan bahwa Tanda Sanghyang adalah Tanda Dao Agung Sejati."​Mereka akhirnya tiba di Sunyata—Kekosongan tak terbatas di antara Alam. Di sini, Qi sangat langka, tetapi energi kosmik terasa murni dan tidak terikat.​"Kaisar Surgawi telah

  • Tanda Pemberontak Langit   Bab 35: Keseimbangan Tiga Harta dan Dao Agung Sejati

    "Aku akan mengambil Tiga Kuali-mu, dan aku akan mengikat Tanda Sanghyang-mu ke Tiang Hukuman Abadi selama sepuluh ribu tahun!"​Kaisar Surgawi Level Tertinggi bangkit dari takhtanya. Ia tidak menggunakan serangan Qi; ia menggunakan kekuatan otoritas kosmiknya—Mandat Langit—yang bertujuan untuk menghancurkan Jiwa spiritual Ji Yun dan memaksanya pasrah pada takdir yang telah ditentukan.​Ji Yun, Level Tiga Abadi Sejati, merasakan tekanan yang mencekik, seolah-olah seluruh Alam Langit mencoba meremukkan Jiwa Baru Lahir-nya.​"Aku tidak akan berlutut, Kaisar Surgawi. Mandat Langit-mu hanyalah ilusi dari penindasanmu! Aku telah memurnikan Shen-ku dari ilusi itu!" balas Ji Yun, memfokuskan Kuali Pencerahan yang memancarkan cahaya biru.​Kuali Pencerahan segera membersihkan Shen Ji Yun dari tekanan kosmik Kaisar Surgawi. Meskipun tubuhnya sakit, jiwanya tetap utuh.​“Shen yang murni adalah kelemahanmu, Kaisar! Kau tidak bisa mengendalikan Roh yang bebas!” seru Ji Yun.​Kaisar Surgawi mencibi

  • Tanda Pemberontak Langit   Bab 34: Pertarungan di Takhta Surgawi

    ​“Kita tidak bisa hanya berjalan ke sana, Ji Yun! Istana Kaisar Surgawi dijaga oleh Raja Abadi Level Sembilan dan Raja Abadi Sejati Level Tertinggi! Kau harus punya rencana!”​Seruan Alkemis Tua Yuan dipenuhi ketegasan yang mutlak saat Ji Yun melesat keluar dari Gudang Artefak Terlarang. Kecepatan Level Tiga Abadi Sejati-nya kini menyaingi Abadi sejati lainnya. Di belakang mereka, Jenderal Bintang Biru dan puluhan Prajurit Langit berusaha mengejar, tetapi mereka terlalu lambat.​"Aku punya rencana, Guru Yuan. Kita tidak akan melawan semua Raja Abadi. Kita hanya akan melawan Kaisar Surgawi," jawab Ji Yun. "Aku sudah memadatkan Jimat Pengeboman Dimensional dari rampasan Jenderal Bintang Biru. Itu adalah Jimat yang dapat menghancurkan lapisan pertahanan luar Istana Kaisar Surgawi."​“Menghancurkan pertahanan luar? Itu adalah tindakan perang habis-habisan! Seluruh Alam Langit akan tahu kau datang!”​"Itu tujuanku," Ji Yun menyeringai, matanya memancarkan cahaya ungu-emas dari Tiga Kuali.

  • Tanda Pemberontak Langit   Bab 33: Tiga Kuali Bersatu dan Transformasi Abadi

    ​"Ji Yun, cepat! Jangan lihat artefak lain! Fokus! Kuali Transformasi Qi adalah di tengah ruangan! Kita tidak punya waktu—Jenderal Bintang Biru akan segera menghancurkan Formasi Pemutus Langit dan menyerbu masuk!"​Teriakan Alkemis Tua Yuan menggema dalam kesadaran Ji Yun, yang baru saja berhasil menipu Formasi pertahanan utama Istana Surgawi. Ji Yun melesat ke dalam Gudang Artefak Terlarang—sebuah ruangan raksasa, diselimuti oleh aura kuno, di mana ribuan artefak Langit yang memancarkan Qi tersimpan rapi di rak-rak giok.​Ji Yun mengabaikan Pedang Abadi, Pil Keabadian, dan Jimat Langit yang mematikan. Matanya terfokus ke tengah ruangan, di mana di atas alas giok setinggi pinggang, sebuah fragmen Kuali bersinar dengan cahaya keemasan.​Itu adalah Kuali Transformasi Qi—fragmen terakhir dari Sembilan Kuali Surga.​"Itu dia, Guru! Kuali yang dapat mengubah Primal Qi-ku menjadi Qi Abadi sejati!" seru Ji Yun.​"Ya! Jangan disentuh perlahan! Kau harus menyatukan ketiga fragmen itu secara pa

  • Tanda Pemberontak Langit   Bab 32: Jantung Birokrasi dan Formasi Pemutus Langit

    ​"Ini adalah jantung birokrasi, Ji Yun! Istana Surgawi adalah mesin yang menggerakkan Mandat Langit! Setiap batu di sini adalah formasi, setiap Scribe adalah mata-mata!" ​Seruan Alkemis Tua Yuan dipenuhi ketegangan saat Ji Yun meluncur di bawah Istana Kaisar Surgawi. Menggunakan jadwal pembersihan yang dicuri dari Scribe Ming, Ji Yun menyelinap ke pintu masuk tersembunbi—jalur pemeliharaan yang hanya dibuka untuk beberapa jam setiap siklus Abadi. Pintu itu, disamarkan sebagai air terjun Qi spiritual, adalah celah sempit menuju perut kekuasaan Langit. ​"Aku merasakannya, Guru Yuan. Qi di sini sangat padat, tetapi juga sangat terstruktur. Tidak ada Qi yang liar; semuanya terikat pada hukum," balas Ji Yun, berjalan di lorong batu giok yang dingin. "Kita harus cepat. Jenderal Bintang Biru sudah tahu ke mana kita menuju." ​"Pintu masuk sudah berhasil kau tembus. Sekarang kau berada di terowongan yang mengarah ke Inti Formasi. Ingat, Kuali Transformasi Qi tersembunyi di sana. Kuali itu a

  • Tanda Pemberontak Langit   Bab 31: Penyamaran di Istana Giok dan Sang Jenderal

    ​"Itu adalah kegilaan tingkat kosmik, Ji Yun! Kau menyerang Jenderal Bintang Biru, perwira Level Empat Abadi Sejati! Kita tidak bisa lagi bersembunyi di Alam Langit; dia akan mengerahkan seluruh garnisun Istana Surgawi untuk memburumu!"​Teriakan khawatir Alkemis Tua Yuan hampir melampaui suara gemuruh Qi di Alam Langit. Setelah menyerang Jenderal Bintang Biru dengan Gelombang Kejutan Primal Qi, Ji Yun segera melesat menembus lautan awan yang bergolak, menuju kompleks istana yang paling padat.​"Aku tahu, Guru Yuan. Tapi serangan kejutan itu memberiku waktu beberapa menit," balas Ji Yun, sambil memaksakan Jiwa Baru Lahir-nya untuk menyerap Qi Langit yang berat. "Di sini, Qi spiritual Langit sangat padat, tetapi auraku yang penuh Primal Qi terasa seperti obor di tengah kegelapan bagi mereka. Aku tidak bisa terus terbang!"​Ji Yun mendarat di atap sebuah istana giok kecil, segera menggunakan Kuali Pencerahan untuk menekan aura Primal Qi-nya.​"Kau harus melakukan penyamaran segera! Qi L

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status