Share

Duri Dalam Daging

Penulis: Blue Angel
last update Tanggal publikasi: 2025-12-12 18:23:45

Selama ini Roy tidak pernah bertemu dengan Zea, Elshi, atau anggota lainnya. Itu semua karena tugas Roy adalah eksekutor dalam menghabisi nyawa orang-orang yang dianggap harus disingkirkan dalam dunia bisnis Hugo. Hugo tidak pernah melibatkan Roy dalam urusan Queen Mafia. Meski begitu, Roy selalu diajak saat rapat membahas tentang Queen Mafia karena dia adalah anggota inti yang idenya masih diperlukan Hugo.

Sesaat kemudian mereka sampai di rumah. Elshi meminta Zea agar segera mengoba
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Surat Balasan Dari Hugo

    "Axel, leher kamu? Hemm, bagus lah," kata Roy dengan ceplas-ceplos.Sementara Vita tampak membawa tas yang berisi barang-barangnya keluar. Dia sudah mencuci muka dan siap berangkat."Vita, biar aku yang bawa tas kamu, tasnya berat. Kamu masuk saja ke mobil," kata Axel."Tidak perlu. Oya, satu lagi, tolong hapus kontakku, atau kalau tidak biar aku yang memblokir nomormu," kata Vita.Axel tampak mematung. Kenapa dia berkata begitu tadi ke Vita? Mungkin seharusnya dia senang mendapat ciuman selamat bangun tidur dari Vita. Kenapa dia justru menuduh Vita yang tidak-tidak?Roy, Zea, Elshi, dan Roy membatu melihat pertengkaran mereka.Zea dan Elshi segera menyusul Vita yang buru-buru ke mobil."Elshi, aku mau duduk bersama kamu dan Damian di kursi belakang." Vita tampak masuk mobil dan duduk di kursi belakang lebih dulu.Mendengar Vita mengucapkan itu, Damian berinisiatif untuk duduk di kursi bagian tengah mobil bersam

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Apa Hubungan Roy, Elshi dan Hugo?

    Tiba-tiba saja alat pendeteksi kata yang baru saja di aktifkan Axel, sebagai percobaan awal mengeluarkan sinyal alarm, tertulis di layar alat sebesar ponsel genggam, nama Hugo, bahkan kata itu terdeteksi di ucapkan sebanyak lebih dari 5 kali. Jarak deteksi maksimal adalah 200 meter. Berarti orang yang menyebut nama itu ada di sekitar atau tidak jauh dari Axel. Benar saja di sebuah tempat duduk santai, di dekat kamar Elshi dan Damian yang ada di ujung, terlihat Elshi dan Roy sedang bicara berduaan. Axel mendekat dan mencoba menguping pembicaraan mereka. "Roy, jadi bagaimana? apa sebenarnya rencana Hugo, kenapa dia tidak membalas pesan yang ku kirim dengan surat? Jangan-jangan kamu berkhianat padaku, kamu bilang dia akan menghubungi Minggu dini hari, bukti nya besok hari sudah Senin, tapi dia tidak ada menghubungiku sama sekali." Elshi tampak mencengkram kerah kemeja Roy. Mata Axel terbelalak, rasa-rasanya dia ingin berteriak karena kaget,

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Siapa Hugo Sebenarnya?

    "Aku belum yakin tentang perasaanku. Aku ke kamar mandi dulu, aku akan mengatasi diriku. Kamu istirahatlah dengan baik," kata Axel.Vita segera berbaring di ranjang. Sudah 30 menit Axel di kamar mandi, dia sepertinya tidak bisa mengatasi dirinya. Vita melihat siluet tubuh di kamar mandi yang dikelilingi kaca tersebut. Vita menelan ludahnya dan berusaha menstabilkan dirinya. Axel tampak mengangkat kepalanya ke atas dan meletakkan tangannya ke bawah.Vita kemudian beranjak dari ranjang dan menghampiri Axel yang dari tadi berdiri di kamar mandi."Axel, apa kamu capek? Apa tanganmu sakit? Keluarkan, mungkin aku bisa sedikit membantumu," kata Vita.Axel membuka pintu kamar mandi tersebut dan segera menggendong Vita ke atas ranjang.Keduanya kini larut dalam ciuman sarat emosi. Beberapa kali mereka terlihat saling bergantian menggigit leher satu sama lain dengan manis.Vita meminta Axel berbaring, kemudian kedua tangannya mulai beraksi

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Gejolak Asmara

    Axel terdiam sejenak."Pak, bagaimana? Apa jadi mesan kamarnya? Kalau tidak jadi, akan kami serahkan ke antrian di belakang," kata resepsionis."Jadi, tentu saja jadi. Tidak masalah 3 kamar, kami bisa saling berbagi," jawab Roy.Roy kemudian menyelesaikan pembayaran kamar yang mereka pesan. 3 kunci diserahkan pada Roy.Mereka kemudian berjalan menuju kamar. Kamar tersebut bernomer 78, 79, dan 80. Mereka ternyata tinggal bersebelahan.Roy segera membuka pintu 78 dan bersiap masuk. Axel ikut masuk mengikutinya."Axel, kamu mau ngapain? Kenapa masuk ke kamarku?" tanya Roy."Bukannya kita tidur sama-sama? Memang tidak boleh aku sekamar denganmu?" tanya Axel."Aku mau tidur dengan pacarku, Zea. Di sini terlalu dingin untuk tidur dengan teman pria," kata Roy sambil tertawa."Roy, kamu mau apa? Jangan macam-macam, kalian belum cukup dewasa untuk itu," kata Elshi."Kak Elshi, tenang saja. Aku cuma pelu

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Axel Memang Rebutan

    Setelah semuanya siap, mereka akhirnya pamit kepada Laura dan Ibu Axel. Laura melambaikan tangan sambil berkata selamat bersenang-senang kepada kakaknya dan yang lainnya. Damian, Axel, Roy, Zea, Vita, dan Elshi membalas lambaian tangan. Axel berpesan agar Laura belajar yang rajin dan jaga ibu baik-baik. Dengan perjalanan sekitar 4 jam, mereka baru akan sampai ke pantai tujuan. Roy duduk di kursi depan dengan Zea, sementara Damian dan Elshi di kursi paling belakang. Vita sudah duduk di kursi tengah. Axel yang masih membereskan barang bawaan mereka terlihat baru mau masuk ke dalam mobil. "Damian, aku boleh duduk di belakang?" tanya Axel. "Tentu saja bole..." Belum selesai Damian menjawab, Elshi sudah menutup mulutnya. "Axel, kamu mau melihatku bermesraan dengan Damian di sini? Sudah duduk saja di kursi tengah," kata Elshi, yang sebenarnya ingin Axel dan Vita lebih dekat. "Hemm, kenapa? Kamu tidak mau duduk di sampingku? Jelas kursi kosong yang tersisa adalah di bagian tengah, k

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Kakak Roy Sudah Punya Pacar

    Keesokan paginya.Pintu rumah Axel diketuk seseorang. Ibu Axel tampak membukakan pintu.Setelah pintu dibuka, tampak tiga orang gadis dengan kecantikan di luar nalar, kecantikan setara bidadari dan model papan atas. Di samping mereka berdiri seorang pria yang memiliki ketampanan setara dengan anaknya Axel. Damian tersenyum dan meraih tangan Ibu Axel."Tante, maaf mengejutkanmu pagi-pagi. Perkenalkan, kami semua teman Axel dan Roy. Kami mau menjemput mereka untuk jalan-jalan ke pantai, apa boleh, Tante?" kata Damian dengan lembut dan ramah.Vita segera menghampiri Ibu Axel dan memeluknya. Dia bilang dia mau mengajak Ibu, dan juga Laura jika Ibu berkenan.Melihat kedekatan Vita dan Ibu Axel, Zea dan Elshi menutup mulut mereka seolah tidak percaya."Heem, biar menantu Ibu dan Axel yang pergi. Hari ini Laura mau kerja kelompok di rumah, mereka harus menyelesaikan tugas kelompok yang harus dikumpulkan hari Senin. Bersenang-senanglah.

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Masih Ku Perjuangkan

    “Kalau boncengan dengan pacar,” sahut Elshi.“Apa katamu, Elshi?” Nampak Damian tidak terlalu jelas mendengar karena motor Ducati Panigale V4 R itu melaju dengan kencang.Rambut Elshi yang cantik tersapu angin di balik helm yang ia kenakan. Elshi memeluk erat tubuh Damian dari b

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Hanya Dara Yang Ada Di Hatimu

    Kemudian menghampiri Damian yang sedang tidur di kursi, karena kursinya hanya muat untuk satu orang rebahan. Elshi akhirnya tidur di bawah sambil duduk, dia menyandarkan kepalanya di sisi kursi sambil memegang tangan Damian. Damian terkejut kemudian terbangun, dia mendapati Elshi t

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Elshi, Tenangkan dirimu

    Akhirnya Damian membiarkan Elshi memeluknya di pangkuannya."Damian, dia juga begini kalau di kantor?" tanya Ardy pelan."Tidak. Cuek aja," sahut Damian."Sepertinya dia hanya gengsi. Dia sebenarnya menyukaimu," bisik Ardy kembali, takut membangunkan Elshi.Dam

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Aku mencintaimu Damian

    "Elshi, kita sudah lama berteman. Aku tahu kamu sedang ada masalah, katakanlah?" bujuk Vita."Tenang saja, Vita. Tidak ada apa-apa, aku sedang banyak kerjaan saja akhir-akhir ini," sahut Elshi."Baik, kalau kamu belum mau jujur. Kamu bilang sedang banyak kerjaan, bukankah s

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status