Share

BAB 17. Hadiah Kecil

Dia tersenyum miring, melihat gadis yang terus saja mengoceh tidak jelas. Awalnya, dia ingin memberi sedikit hukuman, dengan membiarkan Meta pergi sendirian. Namun, kakinya malah melangkah, mengikuti langkah mungil gadis itu. Meta terus mengoceh, bahkan sempat membayangkan hal fiksi, yang tidak mungkin menjadi nyata.

Edward berbalik arah, saat merasa Meta sudah mendapatkan yang dia harapkan. Namun, baru juga berjalaan beberapa langkah, teriakan Meta terdengar. Seekor singa terlihat mengejar gadis, yang malah fokus melindungi kelinci hasil buruannya.

Pria itu berdecak, mengambil senapan sebelum menolong gadis itu. Dia bergerak begitu saja, tanpa pikir panjang. Tepat saat namanya disebut, dia hadir sebagai penyelamat. Sungguh dramatis dan Edward sedikit menyesalinya.

“Bodoh!” decak pria itu menatap gadis yang sudah tidak sadarkan diri, bahkan dengan bangganya menunjukkan hasil buruannya, meski kondisinya sudah sekarat.

Dia mengangkat tubuh gadis itu. Ada sesuatu yang mengganggu pikiran
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status