Inicio / Romansa / Terbakar Asmara Bosku / Bab 16. Bukan Hadiah Yang Diinginkan

Compartir

Bab 16. Bukan Hadiah Yang Diinginkan

last update Última actualización: 2025-11-01 17:00:43

Beberapa pagi ini, Honey tak bisa lagi menahan keinginannya untuk muntah segera di wastafel kamar mandinya. Sudah beberapa hari ini ia terus menerus muntah di jam-jam tertentu. Itu termasuk pagi hari atau malam menjelang tidur. Honey tak berani bicara pada Axel karena ia tak ingin adiknya itu jadi khawatir.

“Ada apa denganku?” gumam Honey sambil menyeka bekas air di ujung bibirnya. Ia masih terengah mencoba mengatur napasnya. Dengan langkah agak sedikit terhuyung, Honey duduk di ujung ranjangnya sambil memegang perutnya yang terasa tak nyaman.

Hari ini ia bertekad akan masuk kerja meski mungkin The Midas akan memakinya. Tapi ia tidak bisa kehilangan pekerjaan dan surat magang itu sekarang.

“Kenapa aku belum datang bulan juga?” Honey lalu mengambil kalender meja di atas meja belajarnya dan menghitung harinya. Dia sudah terlambat satu minggu dari tanggal yang seharusnya dan itu agak sedikit mengkhawatirkan.

“Mungkin aku terlalu

Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 151. Ablivient

    Napas Rei tercekat kala teleponnya diputuskan sepihak oleh Axel Clarkson. Yang lebih mengejutkan adalah ketika Axel ternyata mengetahui apa yang sudah dilakukan oleh Rei pada Honey di Boston. Rei kemudian berdiri dari posisi duduknya dengan kepala penuh pertanyaan. Entah bagaimana caranya masalah itu bisa keluar dan diketahui oleh Axel.Rei lantas mengambil lagi ponselnya untuk menghubungi nomor ponsel Honey lagi. namun yang terjadi malah ponsel Honey telah dimatikan total. Rasa cemas di hati Rei masuk dan membuatnya resah. Ia tak bisa memungkiri jika rasa takut akan kehilangan Honey mulai masuk dan menguasai hatinya.Axel Clarkson bukan orang yang ramah pada Rei Harristian. Dari awal mereka bertemu, Axel sudah benci setengah mati padanya. Sekarang saat ia mengetahui yang dilakukan oleh Rei pada Honey, pastilah Axel tak akan pernah bisa menoleransinya sama sekali.“Shit ... apa yang harus gue lakuin sekarang?” ucap Rei merutuki dirinya se

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 150. Tanpa Ampun

    Selama perjalanan bulan madunya, Arjoona terus menghubungi putranya Rei memberikannya kabar setiap hari. Sama seperti hari ini saat malam hari, Rei baru saja di apartemennya sendirian dan tengah menerima sambungan telepon dari sang ayah.“Kamu terdengar bahagia? Apa ada yang terjadi?” tanya Arjoona di tengah pembicaraan soal bulan madu kedua Arjoona dan Claire melalui sambungan telepon. Rei terkekeh kecil dan mendengus.“Dad, aku sedang jatuh cinta!” jawab Rei dengan santainya bersandar separuh berbaring di sofa ruang tengah sambil tersenyum lebar.“Oh ya? Apa ... yang kamu maksud itu Axel?” tebak Arjoona dengan santai. Rei terkekeh karena tebakan yang benar dari sang Ayah. “Kok Daddy tau aja? Daddy ngintip ya!” canda Rei lalu terkekeh lagi. Arjoona tak ikut tertawa tapi Rei yakin jika ayahnya juga ikut bahagia.“Kamu tuh! Apa kamu yakin dengan pilihan kamu sekarang?” tanya Arjoona membuat suara kekeh Rei berhenti. Ia memutar bola matanya melirik ke beberapa arah di ruangan tempatnya

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 149. Akankah Kamu Peduli?

    “Honey ... apa benar yang dikatakan Daddy! Si Brengsek itu yang sudah menghamilimu!” hardik Axel menaikkan nada suaranya nyaris membentak Honey. Abraham cukup terkejut dengan perubahan sikap Axel. Ternyata ia benar-benar tak tahu tentang hal tersebut. Abraham ikut berdiri dan memegang pundak Axel.“Kamu tidak tahu soal ini?” Axel menoleh pada ayahnya dengan kening mengernyit.“Jadi Daddy tahu dan tak bilang padaku!” Axel makin menaikkan suara pada ayahnya itu. Abraham memandang Axel yang malah terlihat marah padanya. Axel kecewa dengan Abraham yang tak mengatakan apa pun soal Rei Harristian. Sementara Honey makin terisak.“Aku melakukan penyelidikan dan menemukan jika Rei Harristian adalah orang yang telah memberikan cek pada Honey, satu hari setelah kejadian itu. Honey meminta aku untuk menghentikan semua penyelidikanku soal Rei! Dia meminta aku melupakan semua itu dan memulai semuanya dari awal lagi!” jelas Abrah

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 148. Memohon

    “Bekerja samalah denganku! Atau aku akan mempermalukanmu ke media. Jika aku membuka skandal percintaanmu dengan Dalton, bosmu itu tak akan menyukainya! Dia kan akan menghancurkan hidupmu!” sambung Christina makin menakut-nakuti. Charlotte menelan ludah pahit dan getir karena takut.“D-Dia bukan Axel Clarkson yang asli. A-Aku rasa dia bukan seorang pria!” aku Charlotte setelah tak tahan diancam seperti itu. Christina terdiam dan mengernyitkan keningnya. Rasanya ada yang aneh dengan semua itu.“Apa maksudmu dia bukan pria?” tanya Christina penuh keheranan. Charlotte mencoba menenangkan dirinya.“Itu hanya perkiraanku. Aku tidak punya buktinya!” elak Charlotte membuat Christina memicingkan mata padanya.“Bagaimana kamu bisa berspekulasi seperti itu? Apa kamu mengenal sosok asli asisten itu yang sebenarnya?” Charlotte tercekat dan pikirannya bergolak. Ia tengah mempertimbangkan apakah akan memberitah

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 147. Kekecewaan

    Rei mengantarkan Honey sampai ke depan pintu lobi depan apartemennya setelah membukakan pintu untuknya. Ia tersenyum dan hendak ikut naik ke atas lobi sampai Honey berbalik dan Rei pun berhenti berjalan.“Terima kasih sudah mengantarkan aku, Pak!” ucap Honey seperti mencegah Rei untuk bisa naik dan masuk ke dalam. Rei tersenyum perlahan dan mencoba menyentuh jemari Axel alias Honey lagi. Tapi Axel dengan cepat memindahkan tangannya.“Apa aku boleh masuk ke dalam? Aku ingin memastikan jika kamu masuk dengan selamat,” ujar Rei mencoba membuat alasan agar bisa naik ke atas. Axel masih menghalangi dengan tetap berdiri di posisi yang sama.“Aku baik-baik saja. Kamu boleh pulang, Pak!” balas Honey menolak permintaan Rei yang ingin mengantarkannya masuk ke dalam. Rei mengangguk paham dan masih tersenyum manis.“Kalau begitu aku akan meneleponmu lagi nanti malam. Aku harap kamu akan mengangkat telepon dariku!” Honey

  • Terbakar Asmara Bosku   Bab 146. Kejatuhan

    Christina Megan berdiri di balik sebuah dinding menunggu kesempatannya seperti seekor cheetah tengah memangsa. Matanya menatap ke arah pintu masuk lobi Tritone menunggu seseorang yang muncul dari sana. Target itu muncul menjawab rasa sabar Christina yang sudah menunggunya selama nyaris dua jam.Target itu adalah Charlotte Harper yang kembali menggunakan taksi. Ia kembali dengan sebuah spekulasi yang akan ia jual pada Dalton Curt. Kini Charlotte menebak jika yang menjadi Axel Clarkson adalah Honey yang merupakan saudara kandung Axel. Dengan langkah terburu-buru, Charlotte masuk ke dalam lift menuju lantai tempat Dalton tengah berada sekarang.Belum sempat pintu tertutup sempurna seseorang menerobos masuk. Dia adalah Cristina Megan yang langsung menekan tombol pintu tertutup. Mata Charlotte sontak membesar melihat keberadaan Christina yang tiba-tiba berdiri di depannya seperti akan menerkamnya.Christina tak terlihat bersahabat sama sekali. ia memandang tajam pada

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status