Home / Romansa / Terlena Kenikmatan Suami Baru / 156. Rencana paling Rencana

Share

156. Rencana paling Rencana

Author: CacaCici
last update Petsa ng paglalathala: 2026-04-23 23:54:31
"Oh iya, Papa, bukannya Papa bilang Aeza dan Tuan Alaric menikah dijodohkan," ucap Siena tiba-tiba.

Aeza yang sejak tadi diam, seketika mengangkat pandangan. Dia mulai waspada dan gugup.

"Iya, itu benar," ucap Elbert. "Tapi mereka saling mencintai."

"Tapi kan … yang dijodohkan itu seharusnya putri De Enigma dengan putra Theodora. Sedangkan Aeza itu bukan putri kandung Papa. Berarti seharusnya …-" Siena menggantungkan ucapannya, "seharusnya akulah yang menikah dengan Tuan Alaric, Papa. Ka
CacaCici

Selamat membaca dan semoga suka dengan 4 bab kita hari ini, MyRe. Dukung terus novel kita dengan cara vote gems, hadiah, dan ulasan manis. Semangat. IG:@deasta18

| 19
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (3)
goodnovel comment avatar
Ayu Ilma
ritual memanggil peti mati gak tuh...... kasian bgt alarich dijulidin langsung sm istri & adeknya wahahahahaha
goodnovel comment avatar
nor Ain
ok fhm. huaaaa.. td mula2 rs kasihan tp ke sini. yaelah.. kok ketawa pula. siena songong banget ya mau diumumkan segala. tnpa tau maut menanti didepan. ksihn hahaha
goodnovel comment avatar
lullaby dreamy
jd Aeza trnyata dilibatkan jg dlm sandiwara ini yaa ?! bagusan emg kalo dilibatkan, ktimbang gatau apa² trs salah paham n' bsa² Aeza malah brtindak impulsif .
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    249. Yang dari Masa Lalu

    "Ana, Mommy tidak mengizinkan kamu pergi ke pesta lajang Larisa yah!" tegas Aeza setelah Larisa dan Alka pergi meninggalkan mereka. "Tenang saja, Mom." Anaya senyum manis pada mommynya, "aku juga nggak mau datang, kok, ke sana. Hanya saja, aku bilang mau datang biar mereka pergi saja dari sini, Mom," tambahnya. Aeza langsung senyum cerah. "Ouh, begitu yah, Sayang?" jawabnya, mendapat anggukan kepala dari Anaya. "Oke deh."Keduanya kembali berbelanja dengan penuh kesenangan, setelah itu mereka pulang bersama. Sepulangnya ke rumah, Anaya memilih istirahat sejenak lalu setelah itu dia dan mommy mertuanya mulai memasak. Aeza begitu senang dan bahagia. Dari rahimnya memang tidak melahirkan seorang putri, tetapi Tuhan memberikannya putri lewat rahim perempuan lain. Yah, baginya Anaya sudah seperti putrinya. Perempuan benar-benar ia perlakukan seperti putri kandung sendiri, dia akan menjaganya sepenuh hati dan dia sangat bersyukur bahwa Anaya lah yang menjadi menantunya. Perempuan ini

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    248. Undangan Mencurigakan

    "Zaid?" dingin Dominic, menaikkan sebelah alis sambil menatap membunuh ke arah istrinya. "Aza dan Zaid saling bermesraan, Hujan dan Bumi yang …-""Bukan begitu, Mas," ucap Anaya dengan cepat, "Rain memang suka bercanda. Dia sukanya ke Kak Elma. Coba baca chat di atas.""Jadi kau setuju kalau Zaid adalah Rain dan kau adalah Aza, Humm?" Suara Dominic serak dan berat, akan tetapi terdengar dingin dan mengancam. Anaya menggelengkan kepala. "Zaid dan Aza hanya tokoh dalam novelku, Mas Kesayanganku.""Tidak percaya." Dominic membuang muka dengan bersedekap dingin. Tampaknya dia seperti sedang marah besar, akan tetapi ketika wajahnya sudah berpaling dari Anaya, dia langsung senyum manis. Apa tadi? Mas Kesayanganku? Dia kesayangan Anaya? "Sumpah, Mas. Zaid dan Aza itu cuma tokoh fiksi dalam novelku. Dia bukan aku dan Rain, dan … kisah ini tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupanku," jelas Anaya, "ending novelnya saja Aza tidak bersama dengan Zaid ataupun dengan si … Dominic De Devil."

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    247. Suka Lagi

    "Apa?" Elma menatap Rain dengan ekspresi wajah yang tampak kaget, matanya membola cukup lebar. "Aku hanya asal bicara," ucap Rain, kenbali berbaring dengan posisi membelakangi Elma. Elma geleng-geleng kepala lalu menghela napas. Dia segera mengenakan pakaian kemudian mengeringkan rambut dengan hair dryer. "Ck, bising sekali!" keluh Rain, kembali mengambil posisi duduk sambil menatap berang ke arah Elma. Namun, ketika melihat perempuan itu sedang mengeringkan rambut, ekspresi kesal Rain seketika hilang. "Maaf, aku sedang mengeringkan rambut," ucap Elma, segera mematikan hair dryer karena cukup takut pada Rain tang terlihat terganggu dengan suara bising dari pengering rambutnya. "Ouh, kau sedang mengeringkan rambut? Silahkan. Sebenarnya aku tidak terganggu," ucap Rain dengan nada hati-hati. 'apa aku bisa membantumu, Kak?' sebenarnya Rain ingin menanyakan hal itu, akan tetapi pertanyaan itu hanya berani ia suarakan dalam batin. Elma dengan ragu kembali menyalakan hair dryer, la

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    246. Tidak Nyaman

    "Kau bertanya?" Dominic mengerutkan kening, menatap tajam pada istrinya yang bertanya seperti apa tipe perempuan yang dia sukai. "Iya." Anaya menganggukkan kepala. "Kau ragu padaku?" Tatapan Dominic semakin tajam, "apa aku harus jatuh dari tebing lagi agar kau tidak ragu pada cintaku, Anaya?"Anaya melebarkan mata lalu menggeleng cepat. "Aku tidak ragu, Mas. Tapi … aku bertanya supaya tahu tipe Mas yang seperti apa. Semisal kalau tipe Mas ternyata tidak sama persis sepertiku, nanti aku perbaiki diri lagi supaya tipe …-""Kau tipeku," jawab Dominic cepat. "Karena itu, hanya dengan sekali melihatmu, aku langsung jatuh cinta padamu."Anaya Seketika senyum malu-malu, memukul pelan lengan suaminya lalu cengengesan karena salah tingkah. "Terima kasih," ucap Anaya tiba-tiba. "Kenapa kau berterima kasih, Sweetheart?" tanya Dominic sambil menaikkan sebelah alis. "Karena tipe Mas yang sepertiku," jawab Anaya sambil senyum malu-malu. "Cih." Dominic berdecih pelan, langsung menjewer hidung a

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    245. Menikah Dadakan

    "Apa?" Luke melebarkan mata pada Rain, menatap tak percaya dan cengang pada pria yang sebaya dengan putri keduanya tersebut. "Jangan bercanda!""Aku sangat serius, Om," jawab Rain mantap, tanpa melepas cekalan tangannya dari pergelangan tangan Elma. Elma sendiri, dia menatap Rain secara lekat dan intens. Matanya berbinar dan berkaca-kaca, dan jantungnya berdebar sangat kencang. Dia sulit mempercayai ini karena tidak mungkin Rain sungguh ingin menikahinya. Apa ini hanya mimpi atau halusinasinya? "Tidak mungkin kau mau menikahi Elma. Dia lebih tua 4 tahun darimu dan kau cocoknya dengan Rahas," ucap Luke kembali. "Aku nggak mau, Yah. Dia itu cuma penjual bunga," angkuh Rahas dari tempatnya. "Memangnya aku mau denganmu?" balas Rain tak mau kalah. "Tidak sama sekali!""Ck." Luke berdecak kesal sambil menatap penuh peringat pada Rahas. Sekalipun Rain hanya pengusaha bunga, akan tetapi bisnisnya sangat lancar. Toko bunganya adalah yang terbesar di kota ini dan incaran banyak orang dari

  • Terlena Kenikmatan Suami Baru    244. Mengejutkan

    "Kenapa kau datang ke sini?" Rain Kalingga Moriz berkata dengan nada ketus, menatap datar ke arah seorang perempuan dewasa yang berpenampilan anggun dan feminim. Rain hanya melirik sejenak, memilih sibuk menyortir bunga tulip. Sedangkan perempuan itu, dia mendekat pada Rain, meraih setangkai bunga tulip pink lalu ikut menyortir. Rain tidak mengatakan apa-apa, hanya melirik perempuan di sebelahnya dengan tatapan sinis. "Aku dijodohkan oleh Ayahku dan malam ini aku akan bertunangan dengan pria itu," ucap Elma, menatap bunga tulip di tangannya dengan lekat dan intens. "Bukan urusanku," dingin Rain, pindah ke tempat lain demi menghindari Elma. Dia memilih menata bunga dalam vas kuno dan klasik. Elma sama sekali tak sakit hati pada sikap Rain. Dia tetap sabar, mendekati Rain dengan cara ikut pindah ke tempat Rain. "Aku tahu ini bukan urusanmu dan tidak ada sangkut pautnya denganmu, Rain. Tapi … aku ingin meminta tolong padamu," pinta Elma dengan nada rendah dan pelan. "Kau lihat ak

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status