Share

Bab 60

last update Last Updated: 2026-03-01 14:13:02

Keesokan paginya, semua orang pun bersikap acuh pada Bu Mayang, tidak ada satu pun orang yang berani menegurnya.

"Ibu,, apa Baskara sudah berangkat ke kantor?" Tanya Bu Mayang.

"Iya, dia sudah berangkat ke kantor sejak tadi pagi. Kenapa? Apa kamu masih belum puas menyakiti hati putra mu itu." Sahut Bu Sukma.

"Ibu, kenapa ibu terus saja menyalahkan aku. Sebagai seorang ibu tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak kita Bu, pasti ibu juga akan melakukan hal yang sama seperti aku."

"
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terpaksa Dinikahi CEO Tengil    Bab 60

    Keesokan paginya, semua orang pun bersikap acuh pada Bu Mayang, tidak ada satu pun orang yang berani menegurnya. "Ibu,, apa Baskara sudah berangkat ke kantor?" Tanya Bu Mayang. "Iya, dia sudah berangkat ke kantor sejak tadi pagi. Kenapa? Apa kamu masih belum puas menyakiti hati putra mu itu." Sahut Bu Sukma. "Ibu, kenapa ibu terus saja menyalahkan aku. Sebagai seorang ibu tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak kita Bu, pasti ibu juga akan melakukan hal yang sama seperti aku." "Kata siapa kalau aku akan melakukan hal seperti itu, aku ini tidak sama jahat nya dengan kamu, buktinya meskipun aku tidak begitu menyukaimu aku tetap membiarkan Lukas menikahi mu, jika dibandingkan dengan Melinda jelas kau ini tidak ada apa-apa nya." Ujar Nek Sukma. Mendengar hal itu, tentu saja membuat Bu Mayang merasa kesal dan sakit hati. "Berani sekali ibu berkata seperti itu padaku." Gerutu Bu Mayang sambil mendorong Nek Sukma dari atas tangga. Untung saja Sahira berada disana, sehingga

  • Terpaksa Dinikahi CEO Tengil    Bab 59

    Sore harinya, Baskara pulang dalam keadaan marah dan memangil semua orang untuk turun. "Mah, Pah. Dimana kalian, cepatlah kesini." Teriak Baskara. Arga yang baru saja tiba di rumah pun merasa heran dengan tingkah adiknya itu. Tak butuh waktu lama, semua orang pun langsung datang menghampiri Baskara."Baskara, ada apa nak? Kenapa kamu teriak-teriak seperti itu?" Tanya Nek Sukma."Ada sesuatu yang begitu penting yang ingin aku beritahukan pada kalian semua, ini tentang aku dan Sahira." "Apa yang kamu katakan Baskara, kenapa kamu malah ingin membahas soal kamu dan Sahira." Ujar Bu Mayang. "Iya mah benar sekali, dan kali ini aku sangat butuh kejujuran dari Mama." "Kejujuran apa yang kamu maksud?" "Aku baru saja kembali dari kantor polisi untuk menemui para penjahat itu, dan mereka mengatakan kalau Mama adalah orang yang sudah membayar mereka untuk menculik aku, di hari pernikahan ku dengan Sahira." Ungkap Baskara dengan mata yang berkaca-kaca, tampak jelas jika pemuda itu sudah tid

  • Terpaksa Dinikahi CEO Tengil    Bab 58

    Setelah acara selesai, pada malam harinya Baskara pun di minta untuk mengajak istrinya pergi ke kamar. Clara begitu senang saat dirinya di pangku oleh Baskara, berharap malam ini akan menjadi malam yang sangat indah untuk mereka berdua. Sesampainya di kamar, Baskara pun menurunkan Clara dari pangkuan nya. "Akhirnya ya Mas kita bisa menjadi sepasang suami istri, aku sangat bahagia bisa memiliki kamu." Ujar Clara. Baskara pun hanya merespon dengan tersenyum kecil. Clara pun mulai mendekati Baskara dengan menggodanya, berharap Baskara akan bereaksi. "Sebaiknya kita pergi istirahat saja, aku sangat lelah dan sudah mengantuk sekali." Sahut Baskara dengan cuek. Mendengar hal itu, tentu raut wajah Clara langsung berubah. "Ini adalah malam pertama kita setelah menikah, apa kamu akan melewati momen berharga ini." "Maaf Clara, kita memang sudah menikah tapi aku rasa aku masih butuh waktu untuk bisa melakukan hal itu, aku harap kamu bisa mengerti." "Kalau begitu kenapa kamu n

  • Terpaksa Dinikahi CEO Tengil    Bab 57

    Satu Minggu kemudian, Clara dan Baskara pun sudah resmi menjadi pasangan suami istri, semua orang mengucapkan selamat pada mereka berdua. Pesta pernikahan mereka pun di buat dengan sangat meriah sekali. "Aku sangat bahagia sekali karena hari ini aku sudah sah menjadi bagian dari keluarga ini, sangat menyenangkan sekali membayangkan aku akan menjadi nyonya di rumah ini." Gumam Clara di dalam hatinya. "Clara, sekarang kamu sudah resmi menjadi anggota keluarga ini selamat untuk kamu sayang, kamu akan menjadi menantu kesayangan Mama." Ujar Bu Mayang yang begitu bahagia, sambil memeluk menantu baru nya itu. "Iya Mah, aku janji akan menjadi istri dan menantu yang baik untuk kalian semua." Sahut Clara. "Selamat untuk pernikahan kalian berdua, kami berdua turut berbahagia." Ujar Argantara."Terimakasih." Balas Baskara dengan sedikit ketus. "Pah, coba lihat anak kita Clara sangat cantik sekali bukan, ini baru langkah awal untuk kita, masih banyak langkah-langkah yang harus kita lakukan u

  • Terpaksa Dinikahi CEO Tengil    Bab 56

    Sore harinya, Sahira dan Edward pun sudah bersiap akan pergi. "Kalian berdua mau pergi kemana?" Tanya Nek Sukma. "Kami akan pergi ke rumah nya Bapak dan ibu, Sahira sudah lama tidak pernah mengunjungi keluarganya, jadi aku mengajaknya untuk pergi kesana." Sahut Arga. "Iya Nek, tiba-tiba saja Mas Arga mengajak aku untuk pergi ke rumah orangtuaku dan menginap disana." Lanjut Sahira. "Jadi kalian akan menginap disana malam ini?" Tanya Pak Lukas. "Iya Pah, hanya satu malam saja." "Baiklah kalian bisa pergi, pasti Pak Tomi dan Bu Inggit merasa senang sekali jika kalian datang apalagi sampai menginap. Dan sampaikan salam dari kami untuk mereka." "Kalau begitu kami pamit dulu ya, assalamualaikum." "Waalaikumsalam." Sahut semua orang secara bersamaan.Dengan cepat Sahira dan Arga pun segera pergi dari sana."Aku senang sekali karena sekarang Arga dan Sahira sudah mulai dekat, Arga juga selalu saja membela istrinya dalam hal apapun. Sepertinya mereka berdua memang sudah berkomitmen unt

  • Terpaksa Dinikahi CEO Tengil    Bab 55

    Besok paginya, Argantara mengantarkan Sahira ke kampusnya.. Saat Sahira akan turun, tiba-tiba saja pemuda itu menghentikan nya. "Sahira tunggu dulu, hari ini aku akan pulang lebih awal hari ini, aku akan mengajak kamu menginap di rumah orangtuamu." Ujar Argantara."Kamu serius Mas?" Tanya Sahira seolah tak percaya. "Iya, aku serius. Apa aku terlihat sedang berbohong." "Tidak, aku hanya merasa tak percaya saja kalau kamu mau mengajak aku pergi ke rumah orangtuaku. Terimakasih ya Mas, aku sangat senang sekali, sudah lama juga aku tidak pernah mengunjungi mereka." "Iya sama-sama, setelah selesai kuliah sebaiknya kau cepat pulang dan bersiap ya." "Iya Mas, terimakasih sudah mengantarkan aku sampai kampus. Kamu hati-hati.." Argantara pun menganggukkan kepalanya sambil tersenyum ramah. Sahira pun segera turun dari mobil suaminya itu dan mulai berjalan masuk ke dalam kampusnya. Tak lama Rani pun datang menghampiri Sahira. "Sahira..tunggu.!!" Panggil gadis itu sambil berlari. "Ada a

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status