Compartir

Bab 103

last update Fecha de publicación: 2024-06-22 16:43:48

"Udah?" Tanya Gara begitu Bella kembali ke ruang Kepsek.

"Udah," jawab Bella singkat.

"Terus, Bu Anjar mana?"

"Masih di belakang."

Setelah percakapan itu suasana di dalam ruang Pak Kepsek menjadi hening. Mereka menunggu Bu Anjar membawa bukti yang mungkin bisa meringankan beban sanksi Bella dan Gara.

Akhirnya Bu Anjar muncul juga setelah ditunggu-tunggu.

"Nunggu lama ya? Maafkan saya ya Bapak Ibu sekalian," ucap Bu Anjar sopan tak lupa diiringi senyuman ramah.

"Bagaimana dengan hasilnya Bu Anja
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 134

    "Bel, ketemuan di mall ya. Kita nonton bioskop. Pokoknya kamu harus dateng. Aku sama Vano udah nunggu. Kalo kamu nggak dateng bakal ngambek." Begitu ucap Vanilla sore itu melalui sambungan telepon.Bella yang sebenarnya ingin bersantai sedikit malam ini jadi tak memiliki memiliki pilihan lain selain datang ke mall tempat Vanilla dan Vano menunggu.Bella mengenakan kaos oversize dipadukan dengan celana pendek selutut. Rambutnya diikat biasa ke belakang. Sapuan make up tipis selalu mampu memberikan tampilan fresh di wajahnya.Dengan mengendarai mobilnya ia pergi menuju sebuah mall. Ketika hampir sampai Bella menelepon Vanilla."Kalian dimana?" Tanya Bella."Masuk dari lobby utara aja yang tempat parkirnya luas. Kita masih di parkiran," jawab Vanilla."Oke, aku muter dulu," jawab Bella singkat.Bella pun mengambil jalan memutar untuk bisa masuk dari lobby utara. Hanya berselang lima menit saja Vano dan Vanilla sudah melihat

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 133

    Gara kembali ke rumah kedua orangtuanya karena ia berpikir Bella tidak ada di kediaman keluarga Hyuugo."Apa yang kamu lakukan Ra?" Tanya Ibunya Gara bingung mendapati anaknya itu duduk di atas sofa dengan kaki ditekuk."Buk, Ibuk tau kan dimana Bella? Kasih tau Gara dong Buk. Gara mau nemuin dia. Mau berbaikan sama dia," rengek Gara. Ia sudah mirip bocah kecil yang merengek pada Ibunya untuk dibelikan coklat kesukaannya."Ibuk nggak tau Gara," jawab Ibunya Gara menyusul anaknya duduk di sofa."Bohong," cerca Gara. Ia tak percaya pada Ibunya. "Ibuk pasti tau dimana Bella dan sedang berkongsi untuk tidak memberitahu Gara. Buk, ayolah Gara ini anak Ibuk loh.""Cari tahu sendirilah. Perempuan itu kadang ingin melihat perjuanganmu Ra, bukan sekedar rengekanmu."Gara malah merebah kepalanya ke lengan sofa. Matanya memandang ke atas plafon yang didekorasi begitu cantik."Buk, percaya sama Gara. Semua yang terjadi diantara aku

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 132

    Setelah satu minggu lebih terus menerus tak sadarkan diri hari ini pukul tujuh pagi tepat, saat hujan mengguyur bumi Leo membuka matanya. Laki-laki pemilik wajah baby face itu terbengong untuk beberapa saat lamanya. Ia telah sadar dari tidur panjang yang mengkhawatirkan nyawanya lunas. "A-aku..." Suara Leo begitu lemah. Tapi meskipun lemah suara mampu di dengar oleh Lina. Melihat Leo yang sudah sadarkan diri wanita itu tersenyum. Wajahnya begitu sumringah seolah tak bisa membendung perasaan bahagianya. Lina segera memanggil Dokter Sean untuk mengecek kondisi Leo. "Sudah kubilang sama Dokter bahwa anak ini akan siuman kembali. Dia terlihat kuat dengan cidera seperti itu mana mungkin ia akan berakhir tanpa pernah membuka matanya lagi," celoteh Lina panjang begitu Dokter Sean masuk ke ruangan Leo. Dokter itu hanya menanggapi dengan senyuman sekilas saja. Ia segera mengecek tanda-tanda vital Leo, mulai dari suhu tubuh, detak jantung, tekanan

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 131

    Gara baru saja keluar dari lift. Ia berjalan gontai menuju pintu apartemennya. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, kedatangannya ke apartemen ini tidak lagi membuatnya bersemangat. Pikiran Gara penuh dengan masalah-masalah yang rasanya hampir membuat kepalanya meledak."Huuuffftttt..." Berkali-kali Gara menghembuskan nafas panjang.Ceklek!Gara memutar kenop pintu. Ia masuk ke apartemen dan langsung menuju ke arah balkon. Laki-laki itu membuka jendela sedikit agar udara bisa masuk. Namun Gara tak sengaja mendengar obrolan serius Leticia dengan seseorang melalui telepon. Gadis itu sedang berada di balkon apartemennya yang memang bersebelahan dengan balkon apartemen Gara."Sudah kulakukan dengan baik Sonya. Yah, sepertinya aku mendapatkan keberuntungan. Karena hanya dengan salah paham sedikit saja mereka jadi bertengkar hebat hahahaha..."Gara menajamkan pendengarannya."Sonya? Maksudnya Sonya Rudolf?" Tanya Gara bermonolog di dal

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 130

    Gara masuk ke salah satu toko bunga terbesar di kota ini."Selamat datang, ada yang bisa kami bantu?" Tanya seorang karyawan toko bunga bergigi gingsul itu dengan senyuman ramah."Berikan aku bunga anyelir merah muda dengan kualitas terbaik untuk sutu buket yang besar," perintah Gara."Baik Kak. Mohon ditunggu ya. Pesanan Kakak akan segera kami siapkan. Apakah Kakaknya mau menulis pesan khusus?" Tanya pegawai tersebut.Gara menggeleng."Tidak usah," tolak Gara."Baik, terimakasih Kakak. Ditunggu ya."Gara mengangguk. Sambil menunggu bunga pesanannya disiapkan dia mengambil gawainya. Gara mencari nomor telepon Bella untuk di telepon.Beberapa saat kemudian jelas terdengar kalau panggilan Gara berdering tapi Bella tak mau mengangkat. Sampai sini Gara paham bahwa Bella masih marah padanya."Kakak, ini bunga pesanan Kakak. Totalnya delapan ratus ribu. Pembayaran mau cash atau..."Sebelum pegawai it

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 129

    Ting Tong! Gara berdiri di sebuah pintu apartemen. Sang pemilik apartemen yang tadi sibuk bergurau dengan istrinya bangkit dari sofa untuk membukakan pintu. "Yank, Gara dah dateng keknya. Aku bukain pintu dulu," ucap Edo. "Oke sayang," jawab Sabia dengan senyuman lebar. Kelihatannya pasangan suami istri itu kian hari kian bahagia dan romantis. Apalagi tak kan lama mereka akan segera menyambut kelahiran anak pertama mereka yang mana hal itu seolah menjadi pelengkap kebahagiaan mereka. Ceklek! Edo membuka pintu. "Wehhh... Baru pulang dari Paris Ra?" Sapa Edo dengan wajah sumringah. Tapi yang disapa sama sekali tidak menunjukkan wajah senang. Senyum pun tidak. Wajah Gara terlihat lesu. "Kenapa Ra?" Tanya Edo melihat wajah Gara tak secerah biasanya. "Bisa nggak tamu tuh disuruh masuk dulu? Bukannya diintrogasi di depan pintu?" Tanya Gara. "Wkwkwk... Masuk deh masuk." Edo membukakan pintu lebar-lebar agar Gara bisa masuk. Saat Gara mau masuk ia melihat sekilas Sabia berj

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 76

    Keenam bocah berseragam SMA swasta itu duduk dalam satu meja yang sama. Di depannya sudah tersaji berbagai makanan dan minuman pesanan masing-masing."Ekhemm... Yang baru jadian bolehlah traktir kita," ujar Vano dengan sindiran tipis-tipis.Semua orang saling pandang menyelidik."Emangnya siapa yang ba

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 74

    Hari ini adalah hari minggu jadi tidak ada yang mengusik tidur Bella. Gadis itu baru terbangun pukul delapan pagi, tepat ketika Gara keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambut basahnya dengan handuk."Selamat pagi sayang," sapa Gara terlihat aneh. Bagi Bella memang aneh karena Gara tidak bias

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 73

    "Versi cerita yang aku temukan adalah Tuan Rendy dan Tuan Rano dulunya sama-sama tergabung dalam anggota mafia Black Dragon di bawah kepemimpinan Tuan Tohir. Bisa dikatakan dulunya mereka bersahabat dekat. Mereka bahkan terlibat kisah cinta yang rumit." Leo menyalakan sebatang rokok lalu menghisapny

  • Terpaksa Menikahi Putri Mafia   Bab 72

    "Aku akan ke markas sekarang juga!" Potong Bella tak sabaran untuk segera mengetahui detail lengkap informasi itu.Sambungan telepon dimatikan. Bella melepaskan jas Gara dan mengembalikannya pada suaminya."Kamu mau kemana?" Tanya Gara."Ke markas.""Malam begini Bel?""Iya. Aku tidak bisa menunda hingga

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status