Share

INI RUMAH KITA

Author: Pendosa
last update publish date: 2026-09-21 16:33:26

Yura kembali menyantap makanannya sambil berkedip beberapa kali. Ia berusaha menahan air mata yang sejak tadi menggenang di pelupuk matanya.

“Kenapa diam?”

“Iya,” Yura menatap pria itu dengan gugup.

“Iya apa?” Adrian membalas tatapan Yura dengan tatapan teduh.

Yura menarik napas panjang. “Kamu benar-benar ingin memperbaiki pernikahan kita?”

Adrian terdiam sesaat sebelum akhirnya mengangguk.

“Kamu tidak sedang mempermainkan aku, kan?”

“Apa aku terlihat sedang bermain-main?” raut wajah Adrian ter
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   KEBENARAN

    Cahaya matahari menerobos celah tirai, menyinari kamar yang masih dipenuhi aroma bunga mawar. Beberapa kelopak bunga berserakan di atas karpet. Selimut putih menutupi dua sosok yang masih berbaring di atas ranjang.Yura perlahan membuka mata. Hal pertama yang dia rasakan adalah kehangatan di belakang tubuhnya. Sebuah lengan melingkari pinggangnya, sementara dada bidang Adrian menempel di punggungnya. Pria itu masih tertidur dengan wajah yang begitu dekat dengan rambutnya.Yura membeku saat ingatan tentang malam tadi berangsur-angsur kembali. Pengakuan cinta Adrian, percakapan panjang mereka, pelukan yang awalnya terasa canggung dan malam yang akhirnya mereka lewati bersama sebagai sepasang suami istri.“Ya Tuhan…” Wajah Yura seketika terbelalak.Dia menutup wajahnya dengan kedua tangan. Bagaimana mungkin dia bisa melakukan semua itu? Bukankah dia datang ke hotel dengan niat untuk segera pulang dan melanjutkan proses perceraian? Bukankah selama ini dia selalu berusaha menjaga jarak dar

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   BERCINTA

    Yura yang berjalan hendak meninggalkan pesta tiba-tiba meringis. Sepatu hak tinggi yang dikenakannya membuat langkahnya semakin sulit untuk melangkah. Namun, karena ingin segera pulang, dia tetap memaksakan diri berjalan.“Ah!”Kakinya mendadak terkilir. Tubuh Yura kehilangan keseimbangan. Dia berusaha meraih sesuatu di dekatnya, tapi tangannya hanya menggapai udara.Byur!Tubuhnya tercebur ke dalam kolam renang.“Yura!”Adrian yang berada tidak jauh darinya langsung berlari. Tanpa berpikir panjang, dia melompat ke dalam kolam. Air yang dingin membasahi seluruh tubuhnya. Adrian berenang menghampiri Yura yang berusaha mengangkat kepalanya ke permukaan.“Pegang aku!”“Pak A-Adrian… Kakiku sakit."”Adrian meraih pinggang Yura dan membantunya mengapung. Setelah memastikan Yura bisa bernapas, dia memapah istrinya menuju tepi kolam. Yura terbatuk-batuk, rambutnya yang basah menempel di wajah.Adrian berusaha membantu Yura berdiri.“Aku bisa berjalan sendiri,” Yura berusaha melepaskan tangan

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   PERTUNANGAN

    Adrian berdiri di depan pintu kamar kos Yura dengan satu tangan dimasukkan ke dalam saku celana. Pria itu mengenakan kemeja putih yang lengannya digulung hingga siku, dipadukan dengan celana panjang hitam. Penampilannya sederhana, tapi tetap memancarkan kesan elegan yang sulit disembunyikan.Dari dalam kamar, Yura baru saja selesai menyisir rambutnya di depan cermin, saat mendengar ketukan, dia segera meletakkan sisir di atas meja.Tok. Tok. Tok."Siapa?""Aku."Yura mengenali suara itu, suara yang selama beberapa hari terakhir justru berusaha dia hindari. Meskipun dia sedang berusaha menjauh dari Adrian, pria itu tetap saja menemukan cara untuk hadir dalam kehidupannya.Yura membuka pintu, tetapi hanya sedikit. Tubuhnya tetap berada di balik daun pintu, seolah-olah ingin memastikan bahwa Adrian tidak akan masuk tanpa izin."Ada apa?"Adrian melirik ke dalam kamar. "Boleh aku masuk?"Yura menggeleng. "Kalau ada yang ingin kamu katakan, katakan saja dari sini."Adrian menarik napas panj

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   TARIK ULUR

    Damian sedang berbicara dengan Sebastian mengenai perusahaan ketika ponselnya bergetar di atas meja. Ia melihat layar, ada nomor tidak dikenal menghubunginya. Damian mengangkat tangan, memberi isyarat agar Sebastian diam."Hallo.""Mr. Damian, saya Adrian pemilik perusahaan xxx.""Ada perlu apa anda menghubungi saya?""Saya menghubungi anda bukan untuk menuduh anda mencuri data perusahaan saya.”"Apa maksud anda?" Damian langsung tersinggung dengan perkataan Adrian.“Orang yang bekerja untuk anda terlibat dalam pencurian data perusahaan saya.”“Kalau begitu, berikan aku buktinya.” Damian terkejut hingga wajahnya memerah karena ini bukan tuduhan kecil.“Saya tidak akan meminta anda bertanggung jawab atas tindakan setiap bawahan anda, tapi saya akan meminta anda bertanggung jawab atas apa yang terjadi setelah saya menunjukkan bukti.”“Kalau memang orang saya terlibat, laporkan kepada polisi.”“Saya bisa melakukan itu.”“Lalu kenapa masih menghubungi saya?”“Karena saya ingin memberi And

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   KEPERGIAN ADRIAN

    Yura berdiri mematung, matanya tidak lepas dari pria yang berdiri beberapa langkah di hadapannya.“Bukan.” Yura menggeleng.“Yura, aku Adrian.” Adrian menatap Yura dengan intens.“Kamu bukan Pak Adrian. Pak Adrian sedang di luar negeri untuk terapi. Dia tidak bisa berjalan. Jadi jangan bilang kamu Adrian hanya untuk menutupi kesalahanmu.” Yura menatap kedua kaki pria itu berdiri tegak di lantai. Yura berpikir Andreas sedang menipunya agar bisa lari dari kesalahannya.“Aku memang Adrian.”“Tidak!” Suara Yura meninggi. “Jangan bohong lagi kepadaku!”Adrian menghela napas panjang. “Aku tidak bohong. Kamu ingat saat pertama kali aku berdiri di hadapanmu, kamu bilang aroma parfumku sama dengan aroma parfum Adrian, itu karena aku memang Adrian.”Adrian kemudian menceritakan semuanya. Tentang kondisinya yang perlahan membaik, tentang terapi yang dijalaninya, tentang pemeriksaan lanjutan, tentang bagaimana ia sebenarnya sudah mampu berdiri dan berjalan dalam jarak tertentu, tapi memilih menye

  • Terpaksa Menikahi Tuan Muda   PENGAKUAN ADRIAN

    "Aku sudah terlalu lama berada dalam pernikahan yang sebenarnya tidak pernah terasa seperti pernikahan.”Pernyataan Yura membuat hati Adrian semakin kacau, dadanya terasa sesak seolah ada batu besar yang menghimpitnya. Ia sudah menduga cepat atau lambat, Yura tetap akan meminta cerai darinya, tapi Adrian tidak menyangka mendengar langsung dari bibir Yura rasanya akan sesakit ini. Yura ingin bercerai darinya. Ironisnya, selama ini Adrian sendiri yang membuat Yura sampai pada keputusan itu. Dan sekarang, ketika Yura akhirnya memutuskan untuk melepaskan pernikahan mereka, Adrian justru merasa dunia sedang runtuh di bawah kakinya.“Tidak,” ucap Adrian pelan.“Apa?” Yura mengerutkan kening.“Jangan bercerai.” Satu kata itu keluar begitu saja, karena Adrian masih belum siap untuk bercerai.“Pak Andreas?” Yura menatapnya bingung. Adrian bangkit dari sofa. “Apa kamu tidak bisa memberinya kesempatan.”Yura terdiam beberapa detik, lalu menghela napas. "Aku sudah memikirkan ini sejak lama, dan

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status