Partager

Bab 10: Akan Bekerja

Auteur: Noona Aurora
last update Date de publication: 2026-09-08 10:59:54

Sienna menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa, menatap Naomi dengan tatapan yang begitu tenang dan penuh keyakinan.

"Kita tidak pernah butuh pelindung yang menjadikan bantuan sebagai alat untuk mengontrol kita, Naomi," kata Sienna dengan suara yang tegas namun menenangkan.

Naomi tertegun. "Maksudmu?"

"Aku sudah menyiapkan tabungan pribadi dari sisa peninggalan ibuku untuk menutup operasional dua bulan ke depan," jelas Sienna tenang. "Dan mulai minggu depan, aku akan mulai bekerja. Aku akan m
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 114: Suasana yang Berbeda

    Ruang rapat lantai eksekutif Blackwell Group pagi itu terasa mencekam seperti biasanya.Para manajer duduk kaku di kursi masing-masing, jemari mereka gemetar memegang berkas presentasi. Sudah menjadi rahasia umum, rapat pagi dengan Damian Blackwell selalu menjadi momen paling menegangkan sepanjang minggu.Namun, pagi ini terasa berbeda.Damian melangkah masuk dengan langkah ringan, sudut bibirnya tertarik membentuk senyum tipis yang tidak biasa. Dia mendudukkan diri di kursi utama, lalu menatap seluruh peserta rapat dengan raut wajah yang jauh dari kesan mengintimidasi."Silakan mulai," ucap Damian santai, nadanya begitu ringan.Beberapa manajer saling melirik bingung mendengar nada bicara Damian yang jauh dari kata tegas seperti biasanya.Ada apa dengan atasan mereka pagi ini?Manajer divisi pemasaran mulai memaparkan presentasinya dengan suara sedikit gemetar, matanya sesekali mencuri pandang ke arah Damian, mencari tanda-tanda kemarahan yang biasa muncul di tengah presentasi.Namu

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 113: Sarapan Berdua

    "Damian!" Sienna memekik pelan, panik. "Apa yang kamu lakukan?"Damian tidak menjawab. Pelukannya justru semakin erat."Aku baru sadar," ucap Damian pelan, suaranya terdengar begitu dekat di telinga Sienna. "Kita sudah melewatkan banyak hal selama satu tahun ini."Sienna terdiam.Dada Sienna berdebar kencang, merasakan napas Damian yang hangat menerpa lehernya. Dia mencoba untuk tetap tenang."Dulu kita hanya menikah kontrak," ucap Sienna akhirnya, mencoba menstabilkan suaranya sendiri. "Tidak ada ikatan apa pun. Hanya hitam di atas putih."Damian diam sejenak.Lengannya masih melingkar di pinggang Sienna, tidak ada niat sedikit pun untuk melepaskan."Kalau begitu." Damian kembali bersuara dengan nada pelan. "Aku akan menggantinya. Hubungan dingin kita, jadi hubungan yang lebih hangat."Sienna tersenyum kecil mendengar itu.Namun, senyum itu langsung lenyap begitu dia sadar—Damian masih belum berpakaian. Dadanya yang bidang masih terbuka, menempel di punggungnya.Wajah Sienna memanas

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 112: Godaan di Pagi Hari

    Joana bergegas melipat beberapa potong kemeja dan celana kerja Damian, memasukkannya rapi ke dalam sebuah paper bag berlogo butik langganan tuannya. Begitu selesai, dia menyerahkannya pada sopir pribadi yang sudah menunggu di halaman."Tolong segera antarkan ke alamat Nyonya Sienna, Tuan bilang kamu sudah tahu," kata Joana tersenyum lebar.“Iya, aku akan segera antar,” kata sopir dengan senyum lebar di bibirnya.Sopir segera masuk ke dalam mobil dan melajukannya keluar dari gerbang.Joana menatap kepergian mobil dengan senyum lebar. Dadanya begitu lega, meski belum tahu pasti apa yang terjadi, tapi Joana cukup senang tuannya kini kembali dekat dengan Sienna.Baru saja mobil itu menghilang di ujung jalan, Joana melihat sebuah sedan lain berhenti tepat di halaman rumah. Keningnya berkerut memperhatikan. Beatrice keluar dari dalam mobilnya dengan langkah tergesa, matanya menyipit tajam menatap mobil yang baru saja pergi."Joana," panggil Beatrice ke pelayan setia putranya, suaranya pen

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 111: Kembali Bersama

    Sienna terdiam, pertanyaan itu menghantam dadanya. Dia menatap Damian yang menunggu dengan sorot mata penuh harap, tidak ada sedikit pun keraguan yang tersisa di sana.Pikirannya berputar cepat, mengingat semua luka yang pernah dia rasakan, semua kekecewaan yang dulu membuatnya memutuskan untuk pergi. Namun bersamaan dengan itu, dia juga mengingat setiap perubahan Damian belakangan ini—kesabarannya, ketulusannya, cara dia membela Sienna tanpa ragu, cara dia berusaha menikmati hal-hal sederhana yang dulu tidak pernah dia sentuh sama sekali. Membuat hati Sienna bergetar.Sienna menghela napas panjang, air mata yang sejak tadi tertahan akhirnya menetes perlahan di pipinya. "Iya," bisiknya lirih, hampir tak terdengar. "Aku mencintaimu, Damian."Belum sempat Sienna melanjutkan kalimatnya, Damian sudah lebih dulu menarik tubuhnya mendekat, membungkam bibirnya dalam sebuah ciuman yang begitu dalam dan penuh perasaan. Berbeda dengan ciuman paksa yang pernah terjadi sebelumnya, kali ini gera

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 110: Ingin Kembali

    Tanpa Sienna sadari, kelelahan setelah seharian bekerja perlahan menariknya masuk ke dalam kantuk yang berat. Dia tertidur begitu saja di dalam pelukan Damian, tubuhnya bersandar lemas di atas dada bidang pria itu.Beberapa waktu berlalu, hingga Damian perlahan membuka matanya. Dia terdiam sejenak, menyadari posisi Sienna yang tertidur nyaman di atas tubuhnya, napas wanita itu teratur dan tenang.Sudut bibir Damian tertarik membentuk senyum tipis. Dengan gerakan hati-hati, dia mengangkat kepalanya sedikit, mengecup pucuk kepala Sienna, membiarkan bibirnya menempel cukup lama di sana, seolah ingin menyerap setiap detik ketenangan yang jarang sekali dia rasakan.Kecupan lembut itu membuat Sienna tersentak, matanya perlahan terbuka. Begitu menyadari posisinya, Sienna buru-buru bangkit, melepaskan diri dengan gerakan gugup."Maaf," ucap Sienna cepat, merapikan rambutnya yang sedikit berantakan, wajahnya memerah menahan malu. Dia berdiri, menatap Damian yang juga sudah terjaga sepenuhnya

  • Tuan CEO, Istri Kontrakmu Pergi!   Bab 109: Pelukan yang Menenangkan

    Malam sudah cukup larut ketika Sienna berjalan menuju rumahnya sepulang kerja. Langkahnya mendadak terhenti begitu matanya menangkap sebuah mobil hitam yang familier terparkir di depan pagar rumahnya.Sienna mengerutkan kening, jantungnya berdegup lebih cepat saat semakin mendekat dan mendapati sosok Damian duduk di anak tangga teras, kepalanya menunduk dengan bahu yang sedikit merosot."Damian?" panggil Sienna heran, tidak menyangka pria itu akan berada di sini malam ini, apalagi mengingat sikapnya yang begitu dingin siang tadi.Damian mendongak mendengar suara itu, matanya bertemu dengan Sienna. Tanpa berkata apa-apa, dia bangkit dari duduknya dan langsung merengkuh Sienna ke dalam pelukan, begitu erat seolah mencari perlindungan dari sesuatu.Sienna tersentak dan terdiam dalam pelukan itu, tidak langsung membalas, hanya membiarkan tubuhnya kaku sesaat. Ingatan Sienna melayang jauh ke belakang—setiap kali Damian tiba-tiba memeluknya seperti ini di masa lalu, itu selalu berarti sat

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status