Share

Pillow Talk

Setelah puas menertawakan kejadian teraneh yang pernah aku alami itu, kami pun memutuskan untuk beristirahat karena hari sudah semakin pagi. Manda berjalan mengikutiku dari belakang menuju ke kamar, sedangkan Angga berencana untuk mengerjakan kembali skripsinya sebelum tidur.

Aku menatap langit-langit kamarku sambil berbaring, hampir saja terlarut dalam pikiranku sendiri. Manda yang awalnya tidur terlentang tiba-tiba mengubah posisinya menjadi menghadapku.

“Sya” panggil Manda pelan.

“Kenapa Man?” tanyaku.

“Lo masih sayang nggak sih sama Radit?” tanya Manda tiba-tiba.

“Hah? Kok tiba-tiba nanya gitu?” tanyaku balik.

“Hmm penasaran aja. Gue kan sekarang tau nih apa yang lo rasain ketika putus, mostly ya lo tuh marah sama Radit dan itu ketahan dari lama. Gue pengen tau aja dengan marah lo itu, masih ada nggak sih perasaan sayang lo buat dia?” Manda menjelaskan maksud pertanyaannya.

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status