"Yang kau bilang pria brengsek itu aku, Tuan Kemal. Jangan sembarangan bicara." Zacky memperingati."Minggir, saya tidak ada urusan dengan Anda!" Kemal berusaha menyingkirkan Zacky yang menghalangi. Tapi Zacky terlalu kokoh untuk disingkirkan begitu saja. Pria latin itu siap membela Jasmine mati-matian."Oh jelas ada. Urusan Jasmine adalah urusan saya juga. Catat, sejak tujuh tahun lalu." Zacky bicara dengan lugas posisinya.Dua pria itu saling melempar tatapan tajam, saling mengukur kemampuan."Saya tidak peduli siapa Anda." Kemal maju selangkah, menunjuk arah dada Zacky. "Tapi saya ingatkan, Jasmine itu milik saya, Zico adalah anak saya. Dan Anda, Anda bukan siapa-siapa." Kalimat pedas itu dilemparkan Kemal. Bukan hanya memantik emosi Zacky lebih besar, tapi ini adalah penghinaan bagi Zacky. Artinya Kemallah yang memulai perang.Kemal pria cerdas, ia tahu betul bagaimana memainkan emosi dan psikis lawan. Dalam hal ini, Kemal tak ingin ada basa basi, pria itu langsung menyerang psik
Read more