Kase segera berkata, “Suki, aku tidak ngomong apa-apa!”Sonia mengangkat kelopak matanya untuk melirik Kase sekilas. Kase pun langsung menutup bibirnya.Mereka bertiga tidak berbicara lagi. Kebetulan pada saat ini, ponsel Reza berdering. Dia melirik sekilas, lalu berkata pada Sonia, “Aku pergi angkat telepon. Kamu pesan makanan dulu. Aku akan segera kembali!”Sonia mengangguk. “Oke!”Reza mengambil ponselnya pergi.Kase memalingkan tatapannya, lalu berdiri berkata pada Sonia, “Aku pergi ke toilet.”Kase pun meninggalkan tempat.Saat ini, hanya tersisa Sonia dan Melvin berdua di dalam ruangan.Sonia berkata, “Jangan sengaja memancing emosinya lagi!”Melvin menunjukkan senyuman genitnya. “Aku ingin dia tahu, selain dia, masih ada orang yang selalu memikirkanku, biar dia merasa sedikit terancam.”Sonia menatap Melvin dengan tidak berdaya. “Aku nggak butuh perlakuan seperti itu.”Melvin mendengus ringan. “Oke, aku turuti apa kemauanmu, aku tidak akan memancing emosinya lagi! Tapi, jangan-j
Baca selengkapnya