Share

Bab 2681

Penulis: Musim Gugur
Roger berkata dengan keras kepala, “Ini maksud hati Nenek. Kamu juga sudah seharusnya mendapatkannya.”

Theresia membalas, “Maksud Nenek, ini untuk calon cucu menantunya … untuk anggota Keluarga Manthana. Jadi, aku nggak bisa menerimanya. Kamu simpan saja untuk calon istrimu.”

“There ….” Roger masih ingin membujuknya.

Theresia menyela omongannya, “Kamu pernah bilang, kamu memahamiku, jadi jangan membujukku lagi.”

Roger merasa agak tidak berdaya. “There, sebenarnya kamu nggak tidak membedakannya d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Ali Hasan
besok banyakin bab lagi kak
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3080

    Suara Tora terdengar buru-buru. “Kak Yandi, pihak hotel yang melakukan pembongkaran datang lagi. Mereka bahkan datang dengan alat berat, katanya mereka ingin menghancurkan rumah kami! Apa yang terjadi? Bukannya sudah sepakat untuk tidak membongkar rumah kami? Kami belum tanda tangan surat perjanjian dan juga tidak setuju dengan apa pun, kenapa mereka tiba-tiba mau membongkar rumah kami?”Raut wajah Yandi menjadi dingin, begitu pula dengan tatapannya. “Aku akan segera ke sana. Kamu halangi orang-orang yang ingin melakukan pembongkaran dulu. Jaga dirimu dan juga anggota keluargamu!”“Oke!” balas Tora dengan panik, “Aku akan diskusikan dengan mereka lagi. Semoga saja aku bisa menghalangi mereka!”“Kamu mesti perhatikan keselamatan!”Setelah Yandi mengakhiri panggilan, Tasya baru bertanya dengan kaget, “Apa yang terjadi?”Yandi menceritakan kembali apa yang terjadi.Tasya juga merasa sangat aneh. “Bukannya semua sudah selesai semalam? Apa pihak lapangan belum menerima kabar?”Yandi mengend

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3079

    Tasya melirik kemari. Dia menyadari pose tidur pria itu membuat hatinya bergetar, bahkan berdetak semakin kencang. Pria itu memang terlihat menawan di mata orang yang menyukainya!Tasya naik ke atas ranjang. Dia memejamkan matanya, kemudian melebarkan matanya lagi, lalu memalingkan kepalanya menatap orang yang dia sukai. “Bos Yandi, aku ingin dengar cerita!”Yandi mengangkat kelopak matanya, lalu memiringkan kepalanya untuk menatap Tasya. “Dengar cerita 229 mantan kekasihku?”Tasya memelototinya. “Kalau kamu berani menceritakannya, aku juga berani untuk mendengarnya!”“Oke!” Yandi duduk bersandar di atas ranjang. Dia terlihat sedang mengenang kembali. “Wanita pertama, aku dan dia ….”Tasya langsung menyusup ke dalam selimutnya dan menutupi kepalanya.Yandi pun tersenyum ketika menatap sosok Tasya yang menyembunyikan kepalanya seperti burung unta. Dia mengangkat tangannya untuk mematikan lampu.Hari kedua, Yandi membawa Tasya untuk menikmati pemandangan di Kota Owara. Tasya pun bermain

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3078

    Tasya menatap Yandi dengan mata berkilauan. Beberapa saat kemudian, dia jadi terlihat kesal. “Justru karena aku bodoh, nggak mengerti apa-apa, makanya aku ingin tinggal di sini untuk menambah wawasanku dan belajar lebih banyak. Aku jamin aku nggak akan sembarangan petik barang lagi, oke?”Yandi menatap sosok malang Tasya. Pada akhirnya, dia pun luluh. “Gimana dengan pekerjaanmu?”“Minta cuti saja. Kebetulan aku baru menyelesaikan sebuah proyek. Oscar memang pernah bilang mau liburkan aku selama beberapa hari,” kata Tasya, “Tenang saja. Aku bukan tipe orang nggak bertanggung jawab. Pekerjaanku nggak akan terbengkalai.”Yandi juga tidak tenang untuk membiarkan Tasya pulang sendiri. “Dua hari ini kamu ikut aku saja. Jangan sendirian.”Akhirnya Tasya tersenyum. “Tenang saja. Aku malah ingin sekali bersamamu selama 24 jam.”Yandi hanya bisa terdiam. Dia tiba-tiba merasa curiga. Jangan-jangan Tasya sengaja ingin menggodanya? Dia bisa menggombal dengan mudah sekali!Namun, ketika melihat tata

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3077

    Yandi langsung tersenyum sinis. Dia tentu saja tidak percaya. Dia mengambil pakaian dari lemari, lalu berkata dengan datar, “Kamu keluar!”Tasya tidak bersedia untuk berdiri. Dia bergumam, “Aku juga nggak akan ngintip. Sejak kapan aku begitu nggak tahu batasan? Kalau aku mau lihat, aku juga akan lihat secara terang-terangan!”Tasya berbicara sembari membuka pintu, berjalan ke sisi halaman.Yandi melihat bayangan punggung Tasya dengan sedikit emosi. Dia mandi dengan sangat cepat, hanya dalam hitungan beberapa menit. Setelah keluar dari kamar mandi, dia melihat ke sisi halaman, tetapi dia tidak bisa menemukan sosok Tasya.Kening Yandi sedikit berkerut. Dia berjalan ke sisi halaman dan menjerit, “Tasya!”Di luar sana ada sebuah kolam renang besar. Di tepi kolam berjajar payung matahari dan kursi santai untuk beristirahat. Di sekelilingnya hanya ada beberapa pohon hias, tidak ada apa pun lagi selain itu. Sebuah pagar besi hitam memisahkan area tersebut dari halaman kamar tamu di seberangny

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3076

    Tasya menoleh untuk melirik Lecy dan Tora, kemudian dia bertanya dengan nada ringan, “Apa kamu capek? Turunkan aku saja!”“Dua jam juga bukan masalah!” ucap Yandi dengan nada datar.Tasya langsung tertawa. Dia bersandar di atas pundak Yandi, dan menyandarkan kepalanya di atas lengan kokoh Yandi. Dia jadi tidak ingin bangkit lagi.Gadis yang bersandar di punggung Yandi itu terasa sangat ringan. Karena sempat berkeringat tipis tadi, kulit halusnya terasa sedikit dingin, disertai aroma wangi tubuh sang gadis.Tasya memeluk pundak Yandi. Jarak mereka pun semakin dekat lagi. Bibirnya hampir saja menempel di atas leher si pria. Dia bertanya dengan nada rendah, “Yandi, apa kamu benar-benar nggak cinta sama aku?”Langkah kaki Yandi seketika berhenti. Suaranya terdengar agak serak dan tegas. “Tidak!"Sorot mata Tasya yang semula berbinar seketika meredup. Dia menghela napas dengan perlahan. Napasnya mengembus mengenai wajah samping si pria. Tasya berbisik, “Ya sudah kalau nggak cinta. Yang pent

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3075

    “Nggak akan kelihatan karena ketutup lengan pakaianmu.” Tasya menarik tangan Yandi dan tidak bersedia untuk melepaskannya. Dia bersikeras ingin memakaikan gelang itu.Kening Yandi berkerut. Padahal dia sedang mengenakan kaus lengan pendek, bagaimana caranya bisa ketutup?Sepertinya Tasya sama sekali tidak menyadari bahwa dirinya telah salah bicara. Dia masih memasangnya di pergelangan tangan Yandi. “Jangan bergerak!”Saat Yandi ingin mendorong Tasya, dia tiba-tiba terdengar suara Tora sedang menjeritnya di depan. Alhasil, Tasya pun sudah berhasil memasang gelang di pergelangan tangannya. Tasya bahkan berkata dengan sangat serius, “Jangan dilepas. Kalau nggak, aku akan beri tahu semua orang di dunia ini … masalah aku suka sama kamu!”Mereka berdiri di sebuah tempat lapang di pegunungan. Sinar matahari yang cerah menyinari mereka, jatuh ke sepasang mata gadis itu yang begitu hidup sekaligus penuh kasih.Nada bicara Tasya terdengar seperti sedang bercanda, tetapi tatapannya begitu serius.

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1356

    “Apa yang terjadi?” tanya bibinya Wilona dengan penasaran.Hillary berkata dengan tersenyum sinis, “Memangnya apa yang bisa terjadi? Pemikiran anak perempuan zaman sekarang sangat terbuka!”Ariani yang duduk di samping juga hanya mendengar. Dia tidak membantu Kelly untuk menjelaskan, melainkan menunju

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1295

    Hari ini adalah acara perayaan keberhasilan kerja sama Gunawan Group dengan Eras Group. Direksi dan wakil direksi Eras Group berdatangan, lalu bersulang dengan Jason.Jason juga tidak menolak. Dalam seketika, 4-5 gelas alkohol sudah habis diteguknya.Selagi Jason dan sekretaris Kimin mengobrol, Kimin

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1294

    Kelly refleks bertanya, “Apa Keluarga Wijaya mencarimu lagi?”“Tidak!” Derrick berkata dengan tersenyum, “Jangan segugup ini. Selain masalah orang lain, memangnya kita berdua tidak boleh bertemu?”Kelly tidak berani melihat Jason. Dia berkata dengan nada dingin, “Maaf, malam ini aku ada urusan.”“Tidak

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 1279

    Reza menggenggam tangan Sonia, lalu berkata dengan tersenyum tipis, “Kalau dia tidak ada sedikit kekurangan, apa kamu merasa aku pantas untuk bersamanya?”Sonia melebarkan sedikit matanya, kemudian mencubit tangan Reza. Kenapa Reza malah sembarangan bicara di hadapan Tandy?Tandy tersenyum. “Benar apa

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status