Clara membuka mulutnya, tetapi setelah Ardika memelototinya dengan galak, dia tidak berani berbicara lagi."Baik, Tuan!"Pramuniaga itu tahu Ardika adalah orang kaya, dia langsung mengangguk dengan senang.Bisa menjadi pramuniaga di toko level tinggi begini, tentu saja dia sudah memiliki keahlian sendiri dan berpengalaman soal fesyen.Dalam kurun waktu kurang dari sepuluh menit, dia sudah memilihkan tiga setel pakaian untuk Clara, dari atas sampai bawah, dari dalam sampai luar, intinya semuanya lengkap."Nona, silakan dicoba."Tanpa banyak bicara lagi, Ardika langsung mengeluarkan kartu dan menggesek lebih dari 20 juta, sama sekali tidak memberi Clara ruang untuk menyesal.Intinya, kalau ukuran tidak sesuai, hanya tinggal ganti ukuran saja.Clara melirik Ardika dengan sorot mata tidak berdaya, lalu hanya bisa mengikuti pramuniaga masuk ke ruang ganti dengan patuh.Tak lama kemudian, Clara berjalan keluar dalam balutan pakaian baru dengan wajah memerah.Melihat Clara yang saat ini sedan
Read more