"Terlepas dari seberapa hebat Alendo, dia hanya mengandalkan Keluarga Siantar. Tapi kalau aku kembali, dia bukanlah apa-apa."Jesika langsung menanggapi pria itu dengan satu kalimat ini, juga sebagai bentuk tekadnya yang kuat.Sebelumnya, demi mengikuti Ardika, dia tak kunjung kembali.Namun, masalah sekarang sudah sampai mengancam nyawa ibunya. Kalau dia terus menghindar, dia tidak pantas menjadi seorang anak.Mendengar ucapan ini, Juan malah tiba-tiba tertawa."Yah, seorang wanita ditakdirkan nggak akan bisa mewarisi keluarga."Juan tertawa dengan menghina."Bagi seorang bocah bodoh sepertimu, tentu saja kamu nggak akan memercayai hal ini. Tapi, jangan lupa, pewaris sebuah keluarga dilihat dari apakah orang tersebut punya kemampuan, apakah orang tersebut punya latar belakang.""Aku memenuhi dua kualifikasi ini, memangnya Alendo punya kemampuan untuk bersaing denganku?"Kepercayaan Jesika berasal dari Ardika. Selama pria itu bersedia, maka dia bisa mendapatkan semuanya."Memangnya ken
Read more