Semua orang terperanjat menyaksikan kejadian tersebut. Awalnya, mereka mengira telah mendapatkan pekerjaan yang menguntungkan. Siapa sangka, ternyata mereka hanya dianggap sebagai umpan yang bisa dikorbankan kapan saja!"Kalian berdua, maju!" Leva kembali menunjuk dua orang lainnya.Kedua penduduk desa itu langsung gemetar ketakutan. Mereka tak punya pilihan selain memohon kepada Zavian."Tabib Zavian, tolong selamatkan kami! Kita sudah saling mengenal sejak lama. Kumohon, tolong bantu kami!"Mereka memang tidak mengenal Leva, tapi mereka mengenal Zavian. Karena itulah, mereka berharap pria itu bersedia menolong.Namun, jawaban Zavian justru membuat mereka semakin putus asa. "Aku hanya menyuruh kalian melakukan pengintaian di depan, bukan mengirim kalian ke tempat kematian. Selama kalian berhasil memancing Raja Iblis Lintah itu keluar, kakakku dan aku akan menghadapinya sendiri. Jadi, tidak perlu takut!"Dia kemudian menambahkan dengan nada mengancam, "Tapi kalau kalian menolak, kakak
Read more