Dia mencoba membuka beberapa buku lainnya. Sayangnya, semuanya menggunakan tulisan yang sama sehingga tidak ada satu pun yang bisa dia pahami."Percuma saja. Aku bahkan tidak mengerti satu kata pun." Nathan mengembalikan buku itu dengan kecewa dan bersiap meninggalkan ruangan.Namun, langkahnya mendadak terhenti. Seolah teringat sesuatu, dia kembali mengambil buku yang tadi diletakkannya.Kali ini, Nathan tidak mencoba membaca tulisan di dalamnya. Dia justru mengulurkan tangan dan mengusap permukaan buku tersebut dengan lembut.Tak lama kemudian, aura ilahi menyelimuti buku itu.Di dalam lautan kesadarannya, Buku Resonansi Dunia tiba-tiba memancarkan cahaya. Sesaat kemudian, seluruh isi buku yang berada di tangannya mengalir masuk ke dalam ingatannya, sedikit demi sedikit, seperti aliran sungai yang tenang.Dalam waktu singkat, Nathan berhasil memahami dan menghafal seluruh isi buku tersebut. Tulisan yang sebelumnya sama sekali tidak bisa dibacanya kini telah tersimpan dengan sempurna
Read more