Baraka dan Jelita Bule pandangi Teratai Kipas dengan masing-masing dahi berkerut. Tapi sebelum Teratai Kipas bicara, tiba-tiba mereka mendengar suara tanpa rupa yang berkata; "Nasibmu sama dengan nasibku, Nona!"Sekali lagi mereka terkejut. Tapi Pendekar Kera Sakti yang cerdas itu cepat menghapal suara tersebut, sehingga ia berseru, "Bancak Doya...! Kaukah yang bicara itu!""Benar, Pendekar Muda! Aku Bancak Doya!""Bukankah kematianmu telah kusempurnakan?""Belum, Pendekar Muda! Kesaktianmu hanya dapat melenyapkan bayanganku. Tapi suaranya masih bisa kau dengar, bukan? Berarti kematianku belum sempurna, Pendekar Muda!""Baraka, siapakah orang yang bicara tanpa rupa itu?" tanya Jelita Bule.Pendekar Kera Sakti belum sempat menjelaskan sudah terdengar suara Bancak Doya yang agaknya bicara pada Pesona Indah, "Nona jubah biru, apakah kau melihatku saat ini?""Tid... tidak...!""Nanti kau akan melihatku kalau kau sudah berbentuk bay
Last Updated : 2025-12-01 Read more