Puft!"Irena, Kak Yumika, Nona Priya, hati-hati!" seru Tirta. Melihat dua pembunuh itu sudah mendekat dengan senyuman kejam di bibir mereka, dia sama sekali tidak menghindar. Dalam sekejap, dia mengaktifkan Teknik Rahasia Delapan Gerbang dan menaikkan kekuatannya hingga tingkat semi pencapaian agung.Pembunuh yang berada di paling depan memang sempat merasakan firasat bahaya. Namun, saat dia hendak mundur, semuanya sudah terlambat karena Tirta langsung menghancurkan kepalanya dengan satu pukulan. Saat jiwa spiritualnya terbang mundur dengan ketakutan, Tirta mengeluarkan Busur Matahari yang telah lama tidak digunakannya.Tirta mengayunkan Busur Matahari hingga bunga api beterbangan, lalu seorang pembunuh lainnya langsung dipukul mundur. Lengan pembunuh itu mati rasa karena benturan itu, bahkan tulangnya pun hampir retak."Bocah ini ternyata bisa keluarkan kekuatan sebesar ini," kata salah satu pembunuh yang menyadari situasinya mulai memburuk itu, lalu segera melesat keluar dari kepunga
Read more