"Aduh ... pinggangku," keluh Tabib Suci yang terjatuh tepat di samping Tirta. Dia telungkup di tanah cukup lama juga tidak bangkit kembali."Uhuk uhuk .... Kak, karena Kakak sudah keluar dari jalan ujian, aku rasa sudah waktunya kita tinggalkan tempat ini. Aku masih punya beberapa urusan penting yang harus diselesaikan," kata Tirta yang sama sekali tidak merasa canggung, melainkan segera membantu Tabib Suci berdiri. Saat Tabib Suci sedang tidak memperhatikan, dia diam-diam menyelipkan puluhan Cincin Penyimpanan ke pakaian Tabib Suci."Baik. Kalau begitu, ayo kita tinggalkan tempat ini," kata Tabib Suci sambil menyeringai dan menganggukkan kepala. Tubuhnya jelas tidak setangguh Tirta yang tahan dipukul.Setelah kejadian itu, keduanya menjadi jauh lebih sopan saat kembali ke hadapan Selvi.Setelah Tirta menjelaskan keadaannya, Priya juga setuju sepenuhnya untuk segera meninggalkan tempat itu. Bagaimanapun juga, kali ini mereka juga sudah mendapatkan hasil yang sangat besar. Satu-satunya
Read more