Begitu kata-kata itu selesai diucapkan, Sodam mengulurkan tangannya dan mencengkeram kepala Radif."Argh .... Kenapa ...."Saat itu, tulang tengkorak Radif langsung remuk. Dia merasa seluruh darah, kekuatan spiritual, dan jiwa spiritualnya pun ditarik keluar dari tubuhnya. Rasa sakit seperti itu benar-benar tidak bisa digambarkan dengan kata-kata, bahkan wajahnya sampai berubah bentuk hingga sudah tidak menyerupai manusia."Sangat sederhana. Karena setelah bunuh kamu, benda ini tetap akan jadi milikku. Aku hanya mau tahu asal-usulnya, itu saja," cibir Sodam.Setelah Sodam melepaskan tangannya, Radif sudah berubah menjadi kulit manusia yang kering dan keriput. Dia pun langsung mengambil peta bintang yang terjatuh dan meletakkannya di telapak tangan untuk diamati dengan saksama. Cahaya indah seperti mimpi dari benda itu memantulkan ekspresinya yang makin dipenuhi keserakahan.Namun, tepat pada saat itu, terdengar suara lain yang serak di dalam lautan kesadaran Sodam. "Bocah, aku hanya ja
Read more