Leo menarik tangan Anisa dan kemudian memegangnya. "Aku tidak suka melihat Kamu menutupi wajah yang merah merona karena malu. Aku sangat suka dengan wajah cantik Kamu yang seperti ini. Kamu sangat menggoda."Anisa menatap Leo dan kemudian menganggukkan kepalanya. Perkataan suaminya itu membuat jantungnya berdebar lebih cepat.Leo sudah tidak bisa menahan diri. Handuk yang ia pakai, dibuang begitu saja. Hingga tubuh mereka sama-sama dalam keadaan polos tanpa sehelai benangpun.Leo kembali mencium bibir istrinya dengan penuh gairah. Namun hal itu hanya terjadi sesaat. Kecupan itu berpindah ke leher dan turun hingga ke dada bagian kanan.Bibir yang awalnya mengecup, kini justru berubah menjadi menghisap dan lidahnya mulai bermain diujung kecil dada istrinya.Anisa semakin larut dengan rasa nikmat. Matanya terus saja terpejam namun suara desahan halus, terus saja keluar dari bibirnya. Tidak puas sampai di satu sisi, Leo melanjutkan ke sisi kiri. Ia benar-benar seperti bayi yang sedang keh
Baca selengkapnya