Ia menatap Alicia beberapa saat, lalu berkata ringan,“Kamu sering ke Indonesia?”Alicia sedikit terkejut mendengar pertanyaan itu.“Tidak terlalu sering.”Ia akhirnya menoleh lagi."Kakek, nenek, dan kedua adik mommy, sudah meninggal. Jadi tidak ada saudara yang di kunjungi, terkecuali paman Nathan dan Tante Eliza. Kata mommy, Tante Eliza dan keluarga Hermawan, lebih dari sekedar saudara. Disaat mommy benar-benar hancur dan bahkan memilih untuk mati, mereka hadir menjadi penyemangat dan menyelamatkan hidup mommy."Meskipun Aruna tidak mau menceritakan secara detail masa lalunya, ia tetap memberi tahu seperti apa gambaran hidupnya dulu sebelum bertemu Eliza dan juga Albert.“Biasanya hanya saat liburan panjang.”Arbi mengangguk.“Jadi kamu lebih terbiasa di Paris.”“Iya.”Alicia tersenyum kecil.“Tapi aku suka di sini.”Arbi memiringkan kepala sedikit.“Kenapa?”Alicia berpikir sebentar.Lalu menjawab dengan jujur,“Karena di sini semuanya terasa… hangat.”Ia menunjuk ke arah dalam ma
Magbasa pa