"Jadi, yang kemarin lusa nganter lo itu, beneran Arya?"Alisha memejam sejenak ketika teringat awal mula pertikaiannya dengan Ibas, salah satu rekan kerjar yang menjadi partnernya di Penang. Kejadian beberapa hari itu sebenarnya ingin Alisha lupakan saja, namun ternyata tak bisa, karena bayangan wajah congkak Ibas terus berkelebat di benaknya.“Anaknya Pak Adiyatma itu kan?” sambung Ibas membuat Alisha melirik sekilas ke arah pria berkulit kecokelatan itu. Kalimat yang dilontarkan sebenarnya hanya pertanyaan biasa. Namun terdengar aneh ketika Ibas yang menanyakan. Karena, sebagaimana yang Alisha tahu, Ibas sangat jarang membahas hal-hal pribadi di luar pekerjaan mereka."Ya begitulah," jawab Alisha tersenyum tipis. "Anak-anak udah banyak yang tahu juga kok,""Tapi gue nggak tahu tuh," sahut Ibas sembari menambahkan saus sambal ke dalam burgernya.Pembicaraan itu terjadi ketika Alisha, Ibas dan Kadek sedang menikmati makan malam di salah satu resto yang tak terlalu jauh dari apartment
Last Updated : 2026-01-26 Read more