Hendra sedang berada di kantor pusat, menerima sebuah pesan berasal dari Teguh yang mengatakan. “Kalau memang serius, minta Kennan datang ke Surabaya. Biar kita langsung bicarakan itu nanti sama Renjana.” Tiba-tiba Hendra meminta izin untuk keluar dan menghubungi Teguh. Pria itu akhirnya menjawab teleponnya. “Teguh, Paman bukannya nggak setuju sama apa yang kamu ucapkan barusan. Tapi akan lebih baik kalau kamu dulu yang menjadi tempat dia izin. Paman nggak mau nanti tiba di sana malah dia ditolak sama Papa kamu. Renjana juga kan harus diberitahu nanti. Paman yang kasih tahu dia. Apa pun keputusannya harus kita hargai. Paman akan coba ngomong sama dia juga. Paman nggak mau nanti Renjana tiba-tiba kaget gitu kalau kita langsung lamaran. Sebenarnya Kennan minta Kamis malam. Tapi kita harus pertemukan kamu dulu sama Kennan, nanti dia yang ngomong.” “Oh gitu, berarti Kamis malam ini Kennan jadi ke rumah?” “Ya, kan malam ini.” “Ya sudah, Paman. Kalau begitu aku kasih tau Mama sama Pap
Last Updated : 2025-12-07 Read more