“Jingyu, kamu memang tidak salah, generasi muda ini sangat luar biasa. Bahkan dengan kemampuan ku, aku tidak berhasil mengintip ranahnya.” BUZZ!! Setelah suara itu terdengar, udara beriak, kemudian muncul seorang lelaki tua yang memiliki rambut panjang berwarna putih. Pakaiannya pun serba putih. Lelaki tua itu memberikan kesan, suci. Riak udara yang muncul tidak besar, namun stabil. Gelombang tipis yang terbentuk di ruang itu bergerak perlahan sebelum akhirnya membentuk sosok yang utuh. Kehadiran lelaki tua itu tidak disertai tekanan kekuatan, namun aura yang mengalir darinya tetap membuat ruang di sekitarnya terasa lebih hening. Melihat lelaki tua itu, semua anggota Istana Laut Utara, bahkan Shen Jingyu sebagai Kaisarnya langsung membungkuk. “Kami telah melihat Leluhur,” sapa mere semua serempak. Gerakan mereka hampir terjadi bersamaan. Para jenderal, tetua, serta prajurit Istana Laut Utara yang sebelumnya berdiri tegap segera menundukkan tubuh mereka dengan penuh hormat. Tidak
Read more