Saat jutaan tombak itu datang ke arahnya, Xiao Tian melambaikan tangannya. “Dunia Api!” BUZZ!! Dalam sekejap mata lautan api mengurung jutaan tombak itu di kehampaan. Api itu tidak muncul seperti kobaran biasa. Ia meledak dari satu titik kecil di depan telapak tangan Xiao Tian, lalu meluas dengan sangat cepat hingga berubah menjadi samudra api yang memenuhi kehampaan. Perluasan itu tidak berhenti hanya pada wilayah tempat tombak-tombak itu melesat. Api terus membentang ke segala arah, menelan lapisan demi lapisan ruang hingga membentuk bentangan luas yang benar-benar layak disebut dunia. Di dalam bentangan itu, batas antara langit, ruang, dan kehampaan menjadi kabur. Yang tersisa hanya gelombang api tanpa ujung yang menyala dengan kehendak mutlak milik Xiao Tian. Lidah-lidah api memancarkan warna yang berlapis-lapis. Ada nyala merah yang menyala keras seperti bara hidup, emas yang berkilau tajam, ungu yang berpendar dalam, biru yang bergetar dingin, putih yang menyilaukan, hingga
Última atualização : 2026-03-15 Ler mais