WUNGGG! Energi iblis yang pekat mengalir keluar dari pedang, menyelimuti seluruh tubuh Ryan seperti jubah pelindung yang hidup. Pada saat itu, dia tidak lagi terlihat seperti manusia biasa. Auranya berubah total, berat dan menindas, seperti iblis sejati yang baru saja turun ke dunia. Niat membunuh yang tadi memadati udara di sekitar Pedang Iblis Darah lenyap begitu saja tanpa meninggalkan jejak. Mata Ryan yang sempat memerah perlahan kembali jernih, seperti kabut yang tersapu angin kencang. Pedang Iblis Darah telah tunduk sepenuhnya padanya. Untuk pertama kalinya. Unicorn Api Berkaki Naga membuka matanya sedikit. Ekspresinya nyaris tidak berubah di permukaan, tapi jauh di dalam, ia tidak bisa menyembunyikan guncangan yang dirasakannya. Dia sangat paham betapa sombong dan brutalnya sifat Pedang Iblis Darah. Awalnya, ia hanya mengizinkan Ryan mencoba sebagai sebuah taruhan, tanpa terlalu banyak harapan. Bagaimanapun, ini adalah pedang peninggalan Demon Saint. Anak semu
Read more